Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Varians Sebagai Alat Evaluasi Kinerja Pada UMKM “Sarapan Ibu Dewi” Dengan Pendekatan Anggaran Fleksibel Ester Carolina Simanuhuruk; Melissa Angelina Multi Silalahi; Raysa Putri Nabila Hasibuan; Risya Nabila Fitri; Tsaqifa ’Aziza Siregar; Putri Kemala Dewi Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.595

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan anggaran fleksibel dan analisis varians sebagai alat evaluasi kinerja keuangan pada UMKM Sarapan Ibu Dewi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner dan wawancara sebagai data primer, serta dokumentasi laporan keuangan sederhana berupa anggaran dan realisasi sebagai data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis varians yang membandingkan anggaran fleksibel dengan realisasi aktual untuk mengidentifikasi selisih yang terjadi serta faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Sarapan Ibu Dewi telah menerapkan konsep anggaran fleksibel dan analisis varians secara praktis, seperti penyesuaian pembelian bahan baku berdasarkan jumlah penjualan dan evaluasi sederhana terhadap pengeluaran harian. Namun, penerapannya masih bersifat informal dan belum didukung oleh pencatatan yang sistematis. Analisis menunjukkan adanya selisih biaya yang tidak menguntungkan, terutama pada biaya bahan baku dan operasional akibat fluktuasi harga dan perubahan tingkat aktivitas usaha. Meskipun demikian, hasil evaluasi selisih tersebut telah dimanfaatkan untuk mengendalikan biaya, mengurangi pemborosan, serta memperbaiki pengambilan keputusan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa anggaran fleksibel dan analisis varians cukup efektif sebagai alat evaluasi kinerja, namun perlu didukung sistem pencatatan yang lebih terstruktur agar hasilnya lebih akurat dan berkelanjutan.
Analisis Keselarasan Kompetensi Dan Pemahaman Tugas Dalam Memperbaiki Kinerja ASN Ditreskrimsus Polda Sumbar Hilma Harmen; Ester Carolina Simanihuruk; Tsaqifa Aziza Siregar; Risya Nabila Fitri; Melissa Angelina Multi Silalahi; Raysa Putri Nabila Hasibuan
Journal of Knowledge Management Vol 20 No 1 (2026): Journal of Knowledge Management
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jkm.v20i1.43603

Abstract

Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas organisasi sektor publik, termasuk pada instansi yang memiliki karakteristik tugas yang kompleks. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kinerja ASN dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya keselarasan kompetensi (person-job fit) dan pemahaman tugas. Ketidaksesuaian antara kompetensi individu dengan tuntutan pekerjaan serta rendahnya pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab dapat menghambat efektivitas pelaksanaan pekerjaan dan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis berbagai temuan penelitian mengenai hubungan keselarasan kompetensi, pemahaman tugas, dan kinerja ASN berdasarkan kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui telaah berbagai jurnal ilmiah, artikel penelitian, buku, dan sumber referensi yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif-analitis dengan mengidentifikasi, membandingkan, dan mensintesis temuan-temuan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan ketiga variabel tersebut. Hasil sintesis literatur menunjukkan adanya hubungan yang konsisten antara keselarasan kompetensi dan kinerja ASN. ASN yang ditempatkan sesuai dengan kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan yang dimiliki cenderung mampu melaksanakan tugas secara lebih efektif, produktif, dan adaptif terhadap tuntutan pekerjaan. Selain itu, pemahaman tugas yang baik membantu ASN memahami peran, tanggung jawab, serta prosedur kerja yang harus dilaksanakan sehingga mendukung pencapaian kinerja yang optimal. Kajian ini mengindikasikan bahwa keselarasan kompetensi dan pemahaman tugas merupakan faktor yang saling berkaitan dalam mendukung peningkatan kinerja ASN. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat pengelolaan sumber daya manusia berbasis kompetensi melalui penempatan pegawai yang sesuai, pengembangan kompetensi secara berkelanjutan, serta peningkatan pemahaman tugas guna mendukung profesionalisme dan efektivitas kinerja ASN.
ANALISIS MANAJEMEN PRODUKSI RM MINANG ASLI: STUDI KASUS UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KUALITAS HIDANGAN Gracia Octaviani Hutagalung; Jones Wahyu Simamora; Kezia Frygita Simbolon; Raysa Putri Nabila Hasibuan; Rotua Sahat P. Simanulang
LAND JOURNAL Vol. 7 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v7i2.4610

Abstract

UMKM rumah makan memiliki peranan strategis dalam menopang perekonomian lokal, tidak hanya sebagai penyedia layanan kuliner bagi masyarakat, tetapi juga sebagai penggerak aktivitas ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja serta perputaran bahan baku dari sektor hulu. Meskipun demikian, banyak UMKM kuliner menghadapi berbagai kendala operasional, seperti proses produksi yang kurang efisien dan ketidakstabilan kualitas hidangan yang disajikan. Penelitian ini dilakukan di RM. Minang Asli yang berlokasi di Jl. Setia Budi No.115, Tanjung Sari, Medan, dengan tujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang muncul di dapur, menelaah pola pengelolaan persediaan bahan baku, serta memahami mekanisme yang digunakan untuk menjaga konsistensi kualitas masakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus yang meliputi observasi langsung terhadap aktivitas dapur, wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan, serta peninjauan dokumen seperti catatan pembelian dan data penjualan. Hasil penelitian mengungkap adanya pemborosan waktu dalam tahap penyiapan bahan, sistem pengaturan stok yang belum tertata dan terdokumentasi secara optimal, serta ketidakkonsistenan rasa dan porsi antar shift kerja. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penyusunan SOP dapur yang lebih terstruktur, penerapan metode manajemen persediaan yang sistematis, pelaksanaan pelatihan rutin mengenai standar resep dan kebersihan, serta pemanfaatan pencatatan digital guna mempermudah pemantauan stok maupun transaksi penjualan. Implementasi langkah-langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, menekan potensi kesalahan, dan menghasilkan kualitas hidangan yang lebih konsisten.