Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Application of the KNN Algorithm to Assess Customer Satisfaction at A2 Collection Sei Silau Timur Lutfi Anniswa Sitorus; Jeperson Hutahaean; Cecep Maulana
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 6 No. 1 (2026): January - June 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v6i1.6813

Abstract

The development of information technology and data mining in recent years has changed the way retail businesses, including small and medium-scale fashion businesses, collect, analyze, and utilize customer data to improve services and marketing strategies. In addition, through the main discussion carried out in this study, it aims to be able to analyze the factors that influence the level of customer satisfaction at Amel Fashion Prapat Janji based on the attributes of product quality, price, comfort of use, and service. In addition, this study develops and applies the K-Nearest Neighbor (K-NN) algorithm to classify the level of customer satisfaction more objectively, measurably and data-based. And in addition, for the Research Method section used in this study, a qualitative approach was chosen because the focus of this study is to explore the meaning, perception, and direct experience of business actors in the marketing and distribution process. So based on that, this study shows the results that the application of the K-Nearest Neighbor (KNN) algorithm in the customer satisfaction classification system at A2 Collection Sei Silau Timur is able to provide an effective solution in managing and analyzing customer evaluation data. This website-based system has succeeded in changing the assessment process that was previously carried out manually to be more structured, systematic, and easily accessible. Based on the system's calculations, the resulting distance values, such as 2.354, categorized as "Satisfied" and 2.325, categorized as "Dissatisfied," indicate that the proximity of attribute values significantly influences the classification results. Although the difference in distance values is relatively small, the system is still able to determine the class based on the dominance of the nearest neighbor data.
Pengenalan Keamanan Data Pribadi di Era Digital Bagi Masyarakat Desa Silo Lama Sahren; Riki Andri Yusda; Cecep Maulana; Nurhaisyah
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v9i1.4340

Abstract

Abstract: The development of digital technology in Indonesia has penetrated even rural areas, but it is not accompanied by an adequate understanding of personal data security. Rural communities tend to be vulnerable to cyber threats due to limited digital literacy. The purpose of this Community Service (PkM) activity is to increase awareness and knowledge of the community of Silo Lama Village, Silau Laut District, about the importance of personal data security in the digital era. The implementation method includes outreach, education, and practical training for the community using a participatory approach. The material presented includes the definition of personal data, types of cyber threats, how to protect personal information, and an introduction to the Personal Data Protection Law. The activity was attended by 30 participants consisting of village officials, community leaders, and the general public. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding of personal data security, from an average pre-test score of 45% to 82% in the post-test. Participants were also able to identify various forms of online fraud and implement data protection measures. This program has made a positive contribution to improving the digital literacy of rural communities and is expected to prevent losses due to cybercrime in the future. Keywords: cyber; data; digital; security; village Abstrak: Perkembangan teknologi digital di Indonesia telah merambah hingga ke wilayah pedesaan, namun tidak diimbangi dengan pemahaman yang memadai tentang keamanan data pribadi. Masyarakat desa cenderung rentan terhadap ancaman siber karena keterbatasan literasi digital. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut tentang pentingnya menjaga keamanan data privat. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, dan pelatihan praktis kepada masyarakat dengan pendekatan partisipatif. Materi yang disampaikan mencakup pengertian data pribadi, jenis-jenis ancaman siber, cara melindungi informasi pribadi, serta pengenalan UU Perlindungan Data Pribadi. Kegiatan dihadiri dengan 30 orang meliputi unsur pejabat desa, tokoh warga, dan warga umum. Hasil kegiatan memaparkan peningkatan pemahaman warga terkait keamanan data pribadi, dari rerata skor pre-test 45% menjadi 82% pada post-test. Peserta juga mampu mengidentifikasi berbagai bentuk penipuan online dan menerapkan langkah-langkah perlindungan data. Program ini memberikan kontribusi positif dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat desa dan diharapkan dapat mencegah kerugian akibat kejahatan siber di masa mendatang Kata kunci: data; digital; desa; keamanan; siber
Pengembangan Model Pendampingan Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Bahasa Inggris Di SDN 15 Padang Genting Cecep Maulana; Irianto Irianto; Zulkarnain Sirait
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 4 No. 2 (2026): JISS - Juni
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v4i2.688

Abstract

Abstrak Project-Based Learning (PBL) merupakan pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar melalui aktivitas kolaboratif dan berbasis proyek. Namun, guru di SDN 15 Padang Genting masih mengalami kendala dalam menyusun modul ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan model pendampingan berbasis Project-Based Learning untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan implementasi di kelas, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, dan evaluasi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model pendampingan yang diterapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar dan RPP berbasis proyek dengan capaian sebesar 89,3% pada kategori sangat baik. Selain itu, guru menjadi lebih aktif, kreatif, dan mampu melibatkan siswa dalam pembelajaran yang komunikatif dan kolaboratif. Dengan demikian, model pendampingan berbasis Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting.   Project-Based Learning (PBL) is an innovative approach that can improve the quality of English language learning in elementary schools through collaborative and project-oriented activities. However, teachers at SDN 15 Padang Genting still face difficulties in developing teaching modules, lesson plans, and implementing project-based learning effectively. This community service activity aimed to develop a mentoring model based on Project-Based Learning to improve teachers’ competence in English language teaching. The methods used included needs analysis, teacher training, classroom mentoring, practical implementation of learning tools, and reflective evaluation. The stages of the activity consisted of identifying teachers’ needs, designing the mentoring model, conducting training sessions, assisting classroom implementation, and evaluating the outcomes. The results showed that the mentoring model improved teachers’ ability to develop project-based teaching modules and lesson plans, achieving a score of 89.3% in the very good category. In addition, teachers became more active and creative in engaging students in collaborative and communicative learning activities. Therefore, the Project-Based Learning mentoring model was effective in improving the quality of English language learning at SDN 15 Padang Genting.
Pendampingan Guru Project - Based Learning Bahasa Inggris SDN 15 Padang Genting Cecep Maulana; Irianto Irianto; Zulkarnain Sirait
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 4 No. 1 (2026): JISS - Februari
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v4i1.630

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting masih menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya pemahaman guru terhadap penerapan Project-Based Learning (PjBL), keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta minimnya penggunaan aktivitas kontekstual yang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi dan keterampilan berbahasa Inggris siswa. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan guru dalam merancang dan mengimplementasikan model Project-Based Learning pada pembelajaran Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar. Solusi yang dilakukan meliputi pelatihan penyusunan modul PjBL, pendampingan penyusunan perangkat ajar, praktik pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil sementara PKM menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep PjBL sebesar 85%, peningkatan kemampuan penyusunan perangkat pembelajaran sebesar 80%, serta peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran mencapai 78%. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris secara berkelanjutan di SDN 15 Padang Genting.
Pemetaan Lokasi Tower Telkomsel di Labuhan Batu Utara Menggunakan Sistem Informasi Geografis Arif Wibowo; Raja Tama Andri Agus; Cecep Maulana
Jurnal Sistem Informasi Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v12i2.10919

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap sektor telekomunikasi, termasuk dalam pengelolaan infrastruktur jaringan. Telkomsel sebagai penyedia layanan telekomunikasi terbesar di Indonesia menghadapi tantangan dalam pengelolaan tower di Kabupaten Labuhan Batu Utara, seperti kerusakan perangkat, pencurian, dan dampak bencana alam. Belum tersedianya sistem yang mampu menampilkan lokasi tower secara akurat dan melakukan pelaporan menjadi kendala dalam penanganan permasalahan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi geografis (SIG) berbasis web untuk memetakan lokasi tower Telkomsel di Labuhan Batu Utara. Metode pengembangan menggunakan waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, dan pengujian. Sistem dikembangkan menggunakan PHP dengan framework CodeIgniter 3, database MySQL, dan perancangan UML. Hasil penelitian berupa aplikasi WebGIS yang dapat menampilkan lokasi tower berdasarkan koordinat dan menyediakan fitur pelaporan untuk perawatan, pencurian, dan kerusakan. Sistem memiliki dua jenis pengguna yaitu admin untuk mengelola data tower dan teknisi lapangan untuk melaporkan kondisi tower. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Sistem ini membuat proses pencarian informasi lokasi tower menjadi lebih efisien dan pelaporan insiden dapat dilakukan secara berkala, sehingga diharapkan dapat mendukung kinerja Telkomsel dalam menjaga infrastruktur jaringan.
THE IMPACT OF CONVERSATION-BASED LEARNING ON SECOND SEMESTER STUDENTS’ PERFORMANCE Cecep Maulana; Bambang Panca Syahputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2662

Abstract

Studi ini menyelidiki dampak pembelajaran berbasis percakapan terhadap kinerja mahasiswa semester kedua di kelas SI 2 K di Royal University selama tahun akademik 2023/2024. Penelitian ini berfokus pada tiga keterampilan bahasa utama: akurasi, kelancaran, dan pemahaman. Data dikumpulkan melalui penilaian yang mengevaluasi kinerja mahasiswa di area ini sebelum dan sesudah penerapan kegiatan pembelajaran berbasis percakapan. Hasil pra-tes menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh skor rata-rata 55,00 dalam akurasi, 49,00 dalam kelancaran, dan 49,00 dalam pemahaman. Setelah pembelajaran berbasis percakapan diperkenalkan, hasil pasca-tes menunjukkan peningkatan yang signifikan: skor akurasi meningkat menjadi 86,00, kelancaran menjadi 87,00, dan pemahaman menjadi 88,00. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis percakapan secara efektif meningkatkan perkembangan linguistik mahasiswa, yang mengarah pada peningkatan keterampilan berbicara dan penguasaan bahasa secara keseluruhan. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan metodologi tersebut ke dalam pendidikan bahasa untuk mendorong partisipasi aktif dan kinerja yang lebih baik di antara mahasiswa. Kata kunci: pembelajaran berbasis percakapan; semester dua; kinerja mahasiswa
PENERAPAN METODE MAUT SEBAGAI MODEL PENENTUAN BANTUAN HOME CARE PADA DINAS SOSIAL KOTA TANJUNG BALAI BERBASIS WEB Hambali Hambali; Wiwin Handoko; Zulkhairani Zulkhairani; Cecep Maulana; Rahmad Riyadi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i1.2705

Abstract

Abstract: Home Care is assistance for the elderly in the form of providing basic necessities and care assistance services so that the basic needs of the elderly are met reasonably in order to create a sense of security, comfort and peace for the elderly. Since the Tanjungbalai City Social Service provides Home Care assistance, there is no standard reference in determining the recipient of the assistance. This study is based on the discovery of the provision of Home Care assistance to the elderly which is manual, not computerized, so it is considered more subjective. The purpose of this study is to create a Decision Support System for Determining Home Care Assistance using the MAUT method using the PHP programming language and the MySql database which makes it easy for the Tanjungbalai City Social Service to determine who is eligible for Home Care assistance and get more objective results. In this study, the author uses interview and observation techniques in collecting data. The target output in this study is the publication of articles in accredited national journals. Keyword: SPK, MAUT, Home Care, PHP, MySql. Abstrak: Home Care adalah bantuan untuk lanjut usia berupa pemberian sembako dan pelayanan pendampingan perawatan sehingga terpenuhnya kebutuhan dasar lanjut usia secara wajar agar terwujudnya rasa aman, nyaman dan tentram bagi usia lanjut. Berhubung Dinas Sosial Kota Tanjungbalai ada memberikan bantuan Home Care tersebut yang dalam penentuan penerima bantuan tidak ada acuan standart. Maka penelitian ini didasarkan adanya penemuan pemberian bantuan Home Care pada usia lanjut yang manual tidak terpola komputerisasi sehingga lebih dipandang bersifat subjektif. Tujuan dari penelitian ini untuk membuat Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Bantuan Home Care menggunakan metode MAUT menggunakan bahasa pemprograman PHP dan database MySql yang menghasilkan kemudahan bagi Dinas Sosial Kota Tanjungbalai dalam menentukan siapa saja yang layak mendapatkan bantuan Home Care dan mendapatkan hasil yang lebih objektif. Dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik wawancara, observasi dalam mengumpulkan data. Luaran yang menjadi target dalam penelitian ini adalah publikasi artikel pada jurnal nasional terakreditasi. Kata kunci: SPK, MAUT, Home Care, PHP, MySql
PENERAPAN MFEP DALAM MEREKOMENDASIKAN PENERIMA PINJAMAN MODAL USAHA KECIL MENENGAH DI BUMDES TANJUNG ASRI Irianto Irianto; Muhammad Amin; Cecep Maulana
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3085

Abstract

Abstract: Determining loan recipients for Small and Medium Enterprises (SMEs) at BUMDes Tanjung Asri requires an objective method to ensure that assistance is provided to truly eligible parties. This study applies the Multi-Factor Evaluation Process (MFEP) method to provide more structured recommendations based on relevant criteria. The evaluation process includes factors such as business feasibility, loan repayment ability, business experience, and other financial aspects. Data were collected through interviews and document studies, then analyzed using the MFEP method to rank loan applicants. The results indicate that the implementation of MFEP enhances transparency and accuracy in decision-making compared to conventional methods. With an MFEP-based system, BUMDes Tanjung Asri can allocate funds more effectively, ensuring targeted financial support and promoting sustainable local economic growth. Keywords: MFEP, Recommendation, Business Loan, UKM, BUMDes Abstrak: Penentuan penerima pinjaman modal bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) di BUMDes Tanjung Asri memerlukan metode yang objektif agar bantuan dapat diberikan kepada pihak yang benar-benar layak. Penelitian ini menerapkan metode Multi-Factor Evaluation Process (MFEP) untuk memberikan rekomendasi yang lebih terstruktur dan berbasis kriteria yang relevan. Faktor-faktor yang digunakan dalam proses evaluasi meliputi kelayakan usaha, kemampuan pengembalian pinjaman, pengalaman usaha, serta aspek finansial lainnya. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode MFEP untuk menghasilkan peringkat calon penerima pinjaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan MFEP dapat meningkatkan transparansi dan akurasi dalam pengambilan keputusan dibandingkan metode konvensional. Dengan adanya sistem berbasis MFEP, BUMDes Tanjung Asri dapat mengalokasikan dana secara lebih tepat sasaran, sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Kata kunci: MFEP, Rekomendasi, Pinjaman Modal, UKM, BUMDes
DEVELOPING AN ENGLISH LEARNING APPLICATION BASED ON INFORMATION SYSTEMS TO IMPROVE SPEAKING ABILITY OF LKP BINTANG MULIA STUDENTS Cecep Maulana; Hambali Hambali
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.3098

Abstract

Abstract: This study aims to develop an English learning application based on information systems to improve the speaking skills of LKP Bintang Mulia students. The app features voice recording, pronunciation practice, speaking exercises, and an essay tool to support structured speaking. This development addresses the limited use of technology and reliance on conventional teaching methods at the institution. Thirty students participated in a pre-test and post-test evaluation covering fluency, pronunciation, vocabulary, and confidence. The average score increased from 62.4 to 78.6, with post-test scores of 79.5 (fluency), 78.0 (pronunciation), 77.8 (vocabulary), and 79.1 (confidence). The gain score was 16.2 and the normalized gain was 0.43, indicating medium effectiveness. A paired t-test showed significant improvement (p < 0.001), and the effect size (Cohen’s d = 2.2) indicated a large impact. Student feedback confirmed the app’s usability and effectiveness. These results show that integrating technology through interactive applications can significantly enhance speaking ability in language learning. Keyword: speaking skills; English learning app; information systems; language technology; LKP Bintang Mulia Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran bahasa Inggris berbasis sistem informasi untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa LKP Bintang Mulia. Aplikasi ini memiliki fitur rekaman suara, latihan pengucapan, latihan berbicara, dan alat bantu esai untuk mendukung berbicara terstruktur. Pengembangan ini mengatasi keterbatasan penggunaan teknologi dan ketergantungan pada metode pengajaran konvensional di lembaga tersebut. Tiga puluh siswa berpartisipasi dalam evaluasi pra-tes dan pasca-tes yang mencakup kelancaran, pengucapan, kosakata, dan kepercayaan diri. Skor rata-rata meningkat dari 62,4 menjadi 78,6, dengan skor pasca-tes 79,5 (kelancaran), 78,0 (pengucapan), 77,8 (kosakata), dan 79,1 (kepercayaan diri). Skor penguatan adalah 16,2 dan penguatan ternormalisasi adalah 0,43, yang menunjukkan efektivitas sedang. Uji-t berpasangan menunjukkan peningkatan yang signifikan (p < 0,001), dan ukuran efek (Cohen's d = 2,2) menunjukkan dampak yang besar. Umpan balik siswa mengonfirmasi kegunaan dan efektivitas aplikasi. Hasil-hasil ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan teknologi melalui aplikasi interaktif dapat meningkatkan kemampuan berbicara secara signifikan dalam pembelajaran bahasa. Kata kunci: keterampilan berbicara; aplikasi pembelajaran bahasa Inggris; sistem informasi; teknologi bahasa; LKP Bintang Mulia
INTERACTIVE CONVENTIONAL STRATEGY INTEGRATED WITH PROJECT-BASED LEARNING TO ENHANCE ENGLISH SPEAKING SKILLS OF FIFTH-GRADE STUDENTS AT SD NEGERI 15 PADANG GENTING Cecep Maulana; Zulkarnain Sirait
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.3971

Abstract

Abstract:This study investigates the effectiveness of an interactive conventional teaching strategy integrated with Project-Based Learning (PBL) in enhancing English-speaking skills among fifth-grade students at SD Negeri 15 Padang Genting. A quasi-experimental design was employed with a total sample of 30 students, divided evenly into two groups: an experimental group and a control group. The experimental group was taught using a hybrid approach that combined conventional strategies such as Total Physical Response (TPR), storytelling, and role-play with project-based speaking tasks. The control group received instruction through traditional lecture-based methods. Results revealed a significant improvement in the experimental group’s speaking performance at SD Negeri 15 Padang Genting, with a mean post-test score of 85 and a normalized gain score of 0.64 (moderate–high). In contrast, the control group achieved a mean post-test score of 65 and a gain score of 0.19 (low). An independent samples t-test confirmed that the difference in outcomes was statistically significant (t = 11.45, p < 0.05). Qualitative data from classroom observations and interviews supported these findings, indicating increased student confidence, fluency, and active participation. The study concludes that integrating interactive strategies with PBL is an effective and practical model for improving English-speaking skills in elementary school EFL contexts. Keyword: Interactive Conventional Learning; Project Based Learning; Speaking Skills; Elementary School; Quasi Experiment. Abstrak: Penelitian ini mengkaji efektivitas strategi pembelajaran konvensional interaktif yang diintegrasikan dengan Project-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris siswa kelas V di SD Negeri 15 Padang Genting. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan jumlah sampel sebanyak 30 siswa, yang dibagi secara merata menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diajar menggunakan pendekatan hibrida yang menggabungkan strategi konvensional seperti Total Physical Response (TPR), mendongeng, dan bermain peran dengan tugas berbicara berbasis proyek. Sementara itu, kelompok kontrol menerima pembelajaran menggunakan metode ceramah tradisional. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan berbicara siswa kelompok eksperimen di SD Negeri 15 Padang Genting, dengan skor rata-rata post-test sebesar 85 dan skor gain ternormalisasi sebesar 0,64 (kategori sedang–tinggi). Sebaliknya, kelompok kontrol memperoleh skor rata-rata post-test sebesar 65 dan skor gain sebesar 0,19 (kategori rendah). Uji t dua sampel independen mengonfirmasi bahwa perbedaan hasil tersebut signifikan secara statistik (t = 11,45, p < 0,05). Data kualitatif dari observasi kelas dan wawancara mendukung temuan ini, menunjukkan peningkatan kepercayaan diri, kefasihan, dan partisipasi aktif siswa. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi interaktif dengan PBL merupakan model pembelajaran yang efektif dan praktis untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris dalam konteks EFL di sekolah dasar.  Kata kunci: Pembelajaran Konvensional Interaktif; Project Based Learning; Keterampilan Berbicara ; Sekolah Dasar; Kuasi Eksperimen