Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Marketing sebagai Penguat Rantai Nilai dalam Organisasi: Tinjauan Literatus Sistematis The Role of Marketing as a Strengthener of the Value Chain in Organizations: A Systematic Literature Review Abdul Gopur; Gloria Graceta Natasya S; Grace Bambulu; G. Agung Krisna Yudha; Ineke Apriliana
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 9 (2025): IJEMA - September 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital juga memperluas peran marketing dalam menciptakan nilai. Teknologi digital memungkinkan perusahaan untuk memanfaatkan data pelanggan, membangun hubungan interaktif, serta menyesuaikan strategi value creation secara lebih responsive. Fungsi marketing dalam organisasi telah mengalami pergeseran paradigma signifikan dari sekadar fungsi promosi menjadi fungsi strategis yang mengintegrasikan rantai nilai. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran fungsi marketing sebagai penggerak utama dalam rantai nilai organisasi. Marketing tidak hanya berperan sebagai aktivitas promosi, tetapi juga sebagai katalis integrasi antar aktivitas dalam menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan. Metode Systematic Literature Review (SLR) digunakan dengan protokol PRISMA, melalui pencarian artikel dari basis data Scopus, Web of Science, ProQuest, dan Google Scholar dengan rentang publikasi 2013–2023. Dari 652 artikel yang ditemukan, sebanyak 41 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis menunjukkan bahwa fungsi marketing memiliki peran strategis dalam (1) penciptaan nilai melalui customer-centric value chain, (2) integrasi internal dan eksternal antar aktivitas bisnis, (3) transformasi digital dalam rantai pasok, serta (4) penguatan daya saing organisasi melalui orientasi pasar. Artikel ini memberikan kontribusi teoritis dengan memperkuat integrasi konsep value chain Porter dengan perspektif market-driven strategy, serta kontribusi praktis sebagai acuan pengembangan strategi bisnis berbasis nilai
Integrasi Karakteristik Jasa Rumah Sakit, Kualitas Pelayanan, Dan Loyalitas Pasien: Sebuah Systematic Literature Review Joanie Dewi Janti Dhartono; Abdul Gopur; Gloria Graceta Natasya Salsha; Grace Bambulu; A. Rohendi
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengintegrasikan berbagai bukti ilmiah terkait pengaruh karakteristik jasa rumah sakit terhadap kepuasan serta loyalitas pasien, sekaligus mengembangkan suatu model konseptual yang menghubungkan karakteristik jasa berdasarkan konsep Intangibility, Heterogeneity, Inseparability, dan Perishability (IHIP), kualitas pelayanan melalui pendekatan SERVQUAL, kepuasan pasien, dan loyalitas pasien. Penelitian dilaksanakan dengan metode Systematic Literature Review (SLR) yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020 sebagai acuan dalam proses identifikasi, seleksi, dan sintesis literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakteristik jasa rumah sakit yang meliputi intangibility, heterogeneity, inseparability, dan perishability merupakan landasan utama dalam pembentukan kualitas pelayanan. Selanjutnya, dimensi SERVQUAL yang memiliki kontribusi paling dominan terhadap kepuasan pasien meliputi reliability, responsiveness, dan empathy. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa kepuasan pasien berfungsi sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kualitas pelayanan dan loyalitas pasien, dengan pengaruh tambahan yang berasal dari faktor trust, hospital image, dan patient experience. Selain itu, kajian ini mengidentifikasi masih terbatasnya penelitian yang mengintegrasikan konsep IHIP dan SERVQUAL ke dalam suatu model konseptual yang komprehensif. Berdasarkan temuan tersebut, rumah sakit disarankan untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kompetensi tenaga kesehatan, optimalisasi pemanfaatan layanan digital, serta penerapan pendekatan patient-centered care guna meningkatkan tingkat kepuasan dan loyalitas pasien. Sebagai luaran, penelitian ini menghasilkan suatu model konseptual integratif yang menggambarkan keterkaitan antara karakteristik jasa, kualitas pelayanan, kepuasan pasien, dan loyalitas pasien
TRANSFORMASI MANAJEMEN STRATEGI RUMAH SAKIT DI ERA DIGITAL: DARI INOVASI KONSEPTUAL KE PRAKTIK OPERASIONAL Abdul Gopur; Ni Luh Putu Adinda Tasya Saraswati; Purwadhi Purwadhi; Yani Restiani Widjaja
JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA) Vol 5 No 1 (2026): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (EKO-BISMA)
Publisher : PUBLISHER ABISATYA DINAMIKA ISWARA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58268/eb.v5i1.256

Abstract

Digital transformation has become a crucial element in the development of hospital strategic management in the modern era. Hospitals are no longer required solely to provide clinical services but must also manage complex organizations efficiently through the use of digital technologies. This study aims to describe the concept of hospital strategic management transformation in the digital era, identify emerging forms of conceptual innovation, and analyze how these innovations are implemented in operational practices. The research employs a Systematic Literature Review (SLR) method with a qualitative descriptive approach, reviewing relevant scientific publications from the last five years. The findings indicate that conceptual innovations such as the digitalization of clinical and administrative processes, the use of data analytics, and digitally integrated service models significantly enhance operational efficiency, service quality, and evidence-based decision making. However, the implementation process faces several challenges, including limited technological infrastructure, insufficient human resource competencies, organizational resistance to change, and data security issues. The study concludes that successful digital transformation depends on the alignment between strategic vision, technological capabilities, and adaptive organizational culture. Therefore, hospitals are recommended to strengthen organizational readiness through continuous human resource development, improved digital infrastructure, and ongoing performance monitoring and evaluation.