Fakhri Muhammad Ario Putra
Universitas Muhammadiyah Jakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI ISLAM DALAM PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PADA ERA SOCIETY 5.0 Fakhri Muhammad Ario Putra; Al Anshari; Irmawati Irmawati
Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi Vol 1, No 1 (2025): Media Riset Bisnis Manajemen Akuntansi
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbima.v1i1.439

Abstract

This study examines the integration of Islamic values in the development of science and technology in the Society 5.0 era through a qualitative literature study. The research analyzes three main aspects: (1) the concept of tadabbur alam (contemplation of nature) in the Qur'an as an epistemological foundation, (2) critique of secular science from a tawhidic paradigm perspective, and (3) implementation models in Islamic higher education. Findings reveal that the Qur'an provides a comprehensive epistemological framework connecting empirical observation, rational reasoning, and spiritual internalization. Case studies at UIN Bandung and UIN Surabaya demonstrate successful curriculum integration models such as "Revelation Guides Science" and "Integrated Twin Towers." The study concludes that Islamic epistemology offers solutions to contemporary challenges including ecological crises, technological ethics, and meaning crises in modern science. Strategic recommendations are proposed for policy makers, Islamic universities, and technology developers to operationalize this integration. Keywords : Islamic epistemology, Ccience integration, Society 5.0, Tadabbur alam, Tawhidic paradigm
ANALISIS MODEL BISNIS DAN STRATEGI OPERASIONAL BUKIT PELAYANGAN RESTO Fakhri Muhammad Ario Putra; Muhammad Zaim Musyaffa; Nurul Ramandini
Media Resonansi Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2025): Media Resonansi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrdimas.v1i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model bisnis dan strategi operasional yang diterapkan oleh BUPE Resto (Bukit Pelayangan Resto), sebuah usaha kuliner yang mengusung konsep “Good View, Good Food” di Tangerang Selatan. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara langsung dan observasi lapangan, ditemukan bahwa BUPE membangun model bisnis berbasis kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan pengalaman bersantap dengan suasana alam tanpa harus keluar kota. Strategi operasional yang diterapkan meliputi efisiensi biaya melalui standar gramasi, pemilihan supplier kompetitif, pengelolaan penyimpanan bahan baku, serta pemanfaatan teknologi sistem kasir digital untuk mendukung keuangan dan stok. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi antara model bisnis berbasis kebutuhan dan strategi operasional yang adaptif mampu membawa BUPE mencapai titik impas di tahun kedelapan dan bertahan dalam situasi ekonomi yang fluktuatif. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku usaha kuliner merancang model bisnis yang berorientasi pada kebutuhan konsumen dan memperkuat operasional dengan pendekatan sistematis dan efisien.
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP BERBAGAI FAKTOR DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK HALAL: ANALISIS STATISTIK DESKRIPTIF Fakhri Muhammad Ario Putra; Siti Jamilah
Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan Vol 5, No 2 (2026): Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbest.v5i2.983

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis persepsi konsumen terhadap berbagai faktor yang membentuk keputusan pembelian produk halal di Indonesia, yang meliputi kebiasaan konsumsi, kesadaran merek halal, kepercayaan, dan religiusitas. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah statistik deskriptif, dengan fokus pada pemetaan kecenderungan persepsi konsumen tanpa menguji hubungan kausal antarvariabel. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 188 konsumen produk halal di Indonesia yang memenuhi kriteria penelitian. Instrumen penelitian disusun menggunakan skala Likert lima poin untuk menggambarkan tingkat persetujuan responden terhadap setiap pernyataan. Teknik analisis data meliputi perhitungan nilai minimum, maksimum, rata-rata, dan standar deviasi untuk setiap variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumen memiliki tingkat kesadaran merek halal dan religiusitas yang relatif tinggi dalam membentuk keputusan pembelian produk halal. Kebiasaan konsumsi dan kepercayaan juga menunjukkan kecenderungan positif, meskipun tingkat persepsinya lebih bervariasi antarresponden. Secara keseluruhan, temuan ini menggambarkan bahwa keputusan pembelian produk halal tidak hanya dipengaruhi oleh aspek fungsional, tetapi juga oleh nilai, identitas merek, dan kesesuaian dengan prinsip keagamaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memperkaya literatur perilaku konsumen produk halal serta menjadi dasar empiris bagi pelaku usaha dan peneliti selanjutnya dalam memahami karakteristik persepsi konsumen Muslim di Indonesia.. Keywords : Keputusan Pembelian; Produk Halal; Kesadaran Merek Halal; Kepercayaan; Religiusitas; Statistik Deskriptif
DAYA SAING INDUSTRI FARMASI HALAL DI INDONESIA, MALAYSIA, DAN ARAB SAUDI: ANALISIS BERDASARKAN SGIE 2024/2025 Fakhri Muhammad Ario Putra; Wulan Rindyana; Al Anshari
Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan Vol 5, No 1 (2026): Media Riset Bisnis Ekonomi Sains dan Terapan
Publisher : Taksasila Edukasi Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71312/mrbest.v5i1.823

Abstract

This study analyzes the development of the halal pharmaceutical sector in Indonesia, Malaysia, and Saudi Arabia based on differences in halal regulations, production localization capacity, research and innovation ecosystems, and trade performance, referenced from the SGIE 2024/25 report and related academic literature. The study aimed to explain variations in national strategies and levels of institutional readiness in strengthening the halal pharmaceutical industry in the three countries. The study employed a comparative qualitative approach with secondary data sources through document analysis and thematic content analysis of regulatory indicators, halal certification, manufacturing localization, research collaboration, and industrial competitiveness. The results indicate that Indonesia is at the stage of strengthening localization and import substitution with gradual integration of halal certification, Malaysia has more mature halal governance with export-oriented industrial capacity, while Saudi Arabia is in the transition phase toward manufacturing independence through production localization and technological partnerships. The study concluded that the maturity of halal regulations, technological capacity, and research and industrial integration are the main determinants of the competitiveness of the halal pharmaceutical sector across countries. Keywords : halal pharmaceuticals, SGIE, halal regulations, production localization