Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KRITIS TEORI BEHAVIORISMEDALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI Muhammad Naji Bulloh Najib; R. Muhamad Ramdan; Ali Maulida
IMTIYAZ: Jurnal Ilmu Keislaman Vol. 10 No. 2 (2026): Juni
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/zzs8j283

Abstract

This study aims to analyze behaviorist theory from the perspective of Islamic education, covering its basic concepts, relevance, limitations, and implications for Islamic Religious Education (PAI). The study employs a qualitative method using a library research approach through content analysis and a comparative analysis of various relevant literature. Data were collected through documentary analysis and validated using source triangulation from behaviorist literature, Islamic sources, and previous research. The results indicate that behaviorism, through the concepts of stimulus–response, reinforcement, and conditioning, contributes to the formation of students’ behavior, discipline, and habit formation. However, this theory has limitations because it pays insufficient attention to internal aspects such as intention, spiritual awareness, and faith. There is common ground between behaviorism and Islamic education in the areas of habit formation, reinforcement, and modeling, although they differ in their value orientations and objectives. The integration of both can be applied proportionally in Islamic Education (PAI) instruction to support the development of students’ character and religious behavior.
Akhlak Personal dalam Islam: Analisis Integratif atas Nilai Adil, Jujur, Amanah, dan Sabar serta Relevansinya bagi Pendidikan Islam R. Muhamad Ramdan; Choirul Anwar; Ali Maulida
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i4.998

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis moral yang terjadi dalam kehidupan individu yang menunjukkan lemahnya penerapan nilai-nilai akhlak dalam Islam. Manusia menghadapi tantangan moral yang komplek, krisis moral di era digital dan individulisme dalam kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai akhlak personal yang meliputi sikap adil, jujur, amanah, dan sabar serta integrasinya dalam kehidupan individu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat nilai membentuk relasi fungsional: adil sebagai prinsip normatif, jujur sebagai fondasi integritas, amanah sebagai praksis tanggung jawab, dan sabar sebagai daya tahan moral. Integrasi keempat nilai tersebut membentuk karakter individu yang utuh dan berakhlak mulia. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa akhlak personal memiliki peran strategis dalam membangun kepribadian muslim yang ideal. Disarankan agar penelitian selanjutnya mengkaji implementasi nilai-nilai tersebut dalam konteks pendidikan formal.