Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN PAPER BASED VISUAL MEDIA TERHADAP PENGUASAAN MUFRODAT BAHASA ARAB PESERTA DIDIK KELAS VII SMP SWASTA IT AL-MUNADI MEDAN Siti Aisyah; Tuti Alawiyah; Parlaungan Lubis
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 11, No 2 (2026): Vol 11, No 1 (2026): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/muaddib.v11i2.160-168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan paper-based visual media (media visual berbasis kertas) terhadap penguasaan mufradat (kosa kata) bahasa Arab peserta didik kelas VII SMP Swasta IT Al Munadi Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas peserta didik kelas VII yang dipilih menggunakan teknik sampling sesuai dengan karakteristik penelitian. Data dikumpulkan melalui tes penguasaan mufradat yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) perlakuan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, serta uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dan sesudah penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan paper-based visual media memberikan pengaruh positif terhadap penguasaan mufradat bahasa Arab peserta didik. Hal ini ditunjukkan oleh adanya peningkatan nilai rata-rata posttest dibandingkan pretest yang diperkuat oleh hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan signifikan setelah perlakuan diberikan. Media visual berbasis kertas mampu membantu peserta didik memahami, mengingat, dan menguasai kosakata bahasa Arab melalui penyajian materi yang konkret, menarik, dan mudah dipahami. Dengan demikian, paper-based visual media dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan penguasaan mufradat bahasa Arab di tingkat sekolah menengah pertama
Etika dalam Penggunaan Media Pembelajaran Ahmad Bukhori; Abdul Rahman; Miftahul Jannah Panjaitan; Siti Aisyah
Tut Wuri Handayani : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong pemanfaatan media pembelajaran secara luas dalam proses pendidikan. Media pembelajaran digital memberikan kemudahan akses informasi, meningkatkan interaktivitas, serta mendukung efektivitas pembelajaran. Namun, penggunaan media pembelajaran tanpa memperhatikan aspek etika berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penyalahgunaan hak cipta, pelanggaran privasi, penyebaran konten yang tidak sesuai dengan nilai pendidikan, serta ketergantungan berlebihan pada teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pentingnya penerapan etika dalam penggunaan media pembelajaran serta implikasinya terhadap proses dan hasil belajar peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel ilmiah, dan peraturan terkait etika pendidikan dan penggunaan media digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan etika dalam penggunaan media pembelajaran mencakup tanggung jawab pendidik dalam memilih konten yang sesuai, menghormati hak kekayaan intelektual, menjaga keamanan dan privasi data peserta didik, serta menanamkan nilai moral dan karakter dalam proses pembelajaran. Dengan penerapan etika yang baik, media pembelajaran tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai alat pembentukan sikap dan karakter peserta didik secara positif. The development of information and communication technology has encouraged the widespread use of instructional media in the educational process. Digital instructional media provide easy access to information, enhance interactivity, and support the effectiveness of learning. However, the use of instructional media without considering ethical aspects may lead to various problems, such as copyright infringement, privacy violations, the dissemination of inappropriate content, and excessive dependence on technology. This study aims to examine the importance of implementing ethics in the use of instructional media and its implications for the learning process and students’ learning outcomes. The research method employed is a literature review by analyzing various sources, including books, scholarly articles, and regulations related to educational ethics and digital media usage. The results indicate that the ethical use of instructional media involves educators’ responsibility to select appropriate content, respect intellectual property rights, protect students’ data security and privacy, and instill moral and character values in the learning process. Proper ethical implementation ensures that instructional media function not only as tools for delivering learning materials but also as instruments for fostering positive attitudes and character development among students.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NEGERI 3 MEDAN Chindy Eskana Nababan; Wildawani Siregar; Siti Aisyah
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.%p

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti apakah dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa kelas XI 3-2 SMA Negeri 3 Medan. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Responden penelitian ini adalah siswa kelas XI 3-2 SMA Negeri 3 Medan yang terdiri dari 36 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar kelas XI 3-2 SMA Negeri 3 Medan. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran, dan tes hasil belajar. Observasi ini digunakan untuk mengetahui kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran dan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Tes hasil belajar digunakan untuk melihat hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru pada siklus I 80,77% (baik sekali) kemudian pada siklus II 96,15% (baik sekali). Sedangkan aktivitas siswa pada siklus I 70,83%(baik) dan pada siklus II menjadi 91,67% (baik sekali). Melalui hasil penelitian siswa pada siklus I dan siklus II dapat dilihat terjadinya peningkatan aktivitas siswa setelah diberi tindakan melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Sedangkan hasil belajar klasikal siswa pada siklus I 57,14%(Sedang) dengan rata-rata 76,36 dan pada siklus II menjadi 88,57% (Sangat tinggi) dengan rata-rata 87,71. Peningkatan tes hasil belajar yang terjadi pada siklus I dan siklus II menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN TARL PADA MATERI POLINOMIAL DI SMAN 3 MEDAN Mila Sari Tanjung; Wildawani Siregar; Siti Aisyah
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 1 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i1.149-155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik melalui penerapan pendekatan TaRL dalam pembelajaran matematika pada materi Polinomial di kelas XI 1-4 SMAN 3 Medan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI 1-4 SMAN 3 Medan pada semester ganjil yang berjumlah 35 orang. Objek dalam penelitian ini adalah kemampuan pemecahan masalah matematika dengan menerapkan pendekatan TaRL pada materi Polinomial. Penelitian terdiri dari 2 siklus dan tes diberikan pada setiap akhir siklus. Instrumen penelitian dalam pengumpulan data adalah tes dan lembar observasi. Tes digunakan untuk mengetahui bagaimana kemampuan peserta didik pada materi Polinomial saat diterapkan pendekatan TaRL, dan lembar observasi digunakan untuk mengamati kegiatan belajar mengajar pada saat menerapkan Pendekatan TaRL. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pembelajaran mengalami peningkatan, dimana berdasarkan hasil observasi proses pembelajaran untuk siklus I yaitu 2,95 sudah berada pada kategori baik dan siklus II yaitu 3,15 berada pada kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tes juga mengalami peningkatan, dimana pada tes kemampuan pemecahan masalah I di siklus I persentase ketuntasan hanya 42,85% (15 orang peserta didik) dengan rata-rata 63,23 dan pada siklus II menjadi 85,72% (30 orang peserta didik) dengan nilai rata-rata 81,1. Sehingga peserta didik sudah memenuhi persentase ketuntasan klasikal yaitu (≥ 80%). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menerapkan Pendekatan TaRL pada materi Polinomial di kelas XI 1-4 SMAN 3 Medan dapat meningkatkan kemampuan pemacahan masalah matematika peserta didik.