Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Systematic Literature Review : Peran Guru dalam Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Era Digital Gerasela Gerasela; Ragil Pangestu; Dapid Aryando; Syarifuddin Syarifuddin; Feralia Eka Putri
SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sosmaniora.v5i2.7938

Abstract

Digital transformation in the education sector has positioned Artificial Intelligence (AI) as a crucial instrument in supporting the learning process. This study aims to systematically analyze the strategic role of teachers in utilizing AI to improve the quality of learning in the digital era. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA 2020 protocol. Based on inclusion and exclusion criteria in reputable journal databases for the 2022–2026 period, 26 final articles were selected for thematic analysis. The results show that the integration of AI technology, such as adaptive learning systems and generative AI, requires a shift in the teacher's role from a material deliverer to a technology orchestrator and instructional designer. AI is proven to improve learning quality through material personalization and assessment efficiency. However, its effectiveness highly depends on the accuracy of platform selection and the teacher's ethical competence. The main challenges identified include the digital infrastructure gap, the need for increased AI literacy for educators, and the integration of ethical values in technology use. This study concludes that AI does not replace the teacher's role, but rather strengthens the teacher's position as an essential educational curator in the modern learning ecosystem.
Analisis Isi dan Karakteristik Naskah Qawa’id al-Lughah al Arabiyyah : Sebuah Tinjauan Filologis Arina Asmal Hidayah; Viora Selamata; Gerasela Gerasela; Hudaidah Hudaidah; Risa Marta Yati
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 1 (2026): DESEMBER 2025 - MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/cv6cbq43

Abstract

  Penelitian ini mengkaji naskah Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah melalui pendekatan filologi untuk memahami karakteristik fisik serta kandungan teksnya dalam tradisi pembelajaran bahasa Arab di Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik studi pustaka yang dipadukan dengan analisis filologis. Sumber data utama adalah naskah Qawa’id al-Lughah al-‘Arabiyyah, sedangkan data pendukung diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan kajian filologi dan manuskrip Islam. Analisis difokuskan pada aspek kodikologi serta struktur isi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah memiliki ciri fisik berupa kertas yang mengalami penuaan, penggunaan aksara Arab bergaya khat Naskhi, serta tata letak yang konsisten, sehingga mencerminkan nilai historis dan fungsi sebagai media pembelajaran. Dari segi isi, naskah menyajikan materi bahasa Arab secara sistematis yang meliputi nahwu, sharaf, dan balaghah sebagai ilmu alat dalam memahami teks. Selain itu, naskah juga mengandung nilai moral dan unsur estetika retorika bahasa Arab yang menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa dalam tradisi pendidikan Islam tidak hanya menekankan penguasaan ilmu, tetapi juga pembentukan karakter.
Integrasi Teknologi Deep Learning untuk Transformasi Kemampuan berpikir Kritis Siswa di Era Digital Gerasela Gerasela; Muhammad Al-Aziz Akbar; Yuri Olivia Br Tarigan; Syarifuddin Syarifuddin; Rani Oktapiani
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v0hvwn67

Abstract

Transformasi digital memicu paradoks informasi berupa information overload dan fenomena echo chamber yang mengancam objektivitas kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi teknologi Deep Learning dapat mentransformasi kemampuan berpikir kritis siswa sebagai bagian dari Higher Order Thinking Skills (HOTS) di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan serta menganalisis data dari artikel jurnal dan buku elektronik yang relevan dengan kecerdasan buatan serta pedagogi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Deep Learning melalui model Blended Learning 2.0 dan Project-Based Learning mampu menggeser peran guru menjadi desainer pengalaman belajar yang memfasilitasi diskusi reflektif. Penggunaan sistem kecerdasan buatan adaptif dan literasi algoritma membantu siswa mengevaluasi bias informasi serta memvalidasi data secara kritis. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kolaborasi human-in-the-loop antara guru dan teknologi sangat krusial untuk membangun karakter digital yang bertanggung jawab.    
Peran dan kedudukan kepala sekolah sebagai pemimpin dalam lembaga pendidikan Gerasela Gerasela; Irfan Swanto Yusni; Syarifuddin Syarifuddin
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zp5ht534

Abstract

Pendidikan nasional memiliki peran fundamental dalam membentuk peradaban bangsa, di mana efektivitas lembaga pendidikan sangat bergantung pada sistem kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran serta kedudukan strategis kepala sekolah sebagai pemimpin di lembaga pendidikan melalui metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menempati posisi sentral sebagai pemegang otoritas tertinggi yang bertanggung jawab atas pengelolaan operasional, pengambilan keputusan, serta penjamin mutu pendidikan. Peran kepala sekolah bersifat multidimensi, meliputi fungsi sebagai administrator yang mengelola aspek kearsipan dan kurikulum, supervisor yang membina proses belajar-mengajar, serta inovator yang menghadirkan solusi kreatif dalam menghadapi tantangan globalisasi. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan holistik terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan profesionalisme guru, menciptakan ekosistem sekolah yang kondusif, serta memastikan pencapaian standar mutu pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman