Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Jejak Islam di Asia Tenggara: Awal Kedatangan, Perkembangan di Indonesia, dan Tantangan Kolonialisme Rosa Yunita Sihombing; Bilal Bilal; Irfan Swanto Yusni; Hudaidah Hudaidah; Tyas Fernanda
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.590

Abstract

Penelitian ini berjudul “Jejak Islam di Asia Tenggara: Awal Kedatangan, Perkembangan di Indonesia, dan Tantangan Kolonialisme” yang bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif proses awal masuknya Islam di Asia Tenggara, perkembangan Islam di Indonesia, serta tantangan yang dihadapi umat Islam pada masa kolonialisme. Urgensi penelitian ini terletak pada masih adanya perdebatan akademik mengenai asal-usul dan jalur masuk Islam ke Asia Tenggara, serta perlunya pemahaman historis yang utuh mengenai peran Islam sebagai kekuatan sosial, budaya, dan politik dalam membentuk identitas masyarakat Nusantara hingga masa kolonial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yaitu menganalisis berbagai sumber tertulis berupa buku sejarah, artikel jurnal ilmiah, dokumen penelitian terdahulu, dan literatur relevan lainnya. Data dianalisis melalui tahapan seleksi sumber, pengelompokan data, interpretasi kritis, serta sintesis antar-literatur untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan terstruktur. Hasil kajian menunjukkan bahwa masuk dan berkembangnya Islam di Asia Tenggara berlangsung melalui proses yang kompleks dan multijalur, melibatkan perdagangan, dakwah ulama, peran kerajaan Islam, serta akulturasi dengan budaya lokal. Meskipun pada masa kolonial Islam menghadapi berbagai pembatasan dan tekanan, Islam tetap berperan sebagai kekuatan sentral dalam mempertahankan identitas sosial-keagamaan dan mendorong terbentuknya kesadaran kolektif yang berkontribusi pada perjuangan melawan kolonialisme.
Strategi Pembelajaran Sejarah Abad 21: Kajian Literatur Irfan Swanto Yusni; Wafa Kamila; Indah Ramadhani; Rani Oktapiani; Syarifuddin Syarifuddin; Sani Safitri
Educational Journal Vol. 1 No. 3 (2026): FEBRUARI-APRIL
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p2tvmj03

Abstract

Perkembangan pendidikan abad ke-21 menuntut strategi pembelajaran sejarah yang menggeser praktik konvensional menuju pembelajaran berpusat pada peserta didik, penguatan keterampilan berpikir historis, serta integrasi teknologi digital dan literasi sumber. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi, membandingkan, dan menganalisis strategi pembelajaran sejarah yang dibahas dalam jurnal ilmiah nasional. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka sistematis (systematic literature review) terhadap studi-studi relevan. Hasil kajian menunjukkan konsistensi temuan bahwa model pembelajaran inovatif seperti problem-based learning, project-based learning, diskusi analitis, serta pemanfaatan arsip dan sumber daring berkontribusi pada peningkatan kemampuan analisis, interpretasi sumber, argumentasi historis, dan literasi digital siswa. Namun, implementasi masih dibatasi oleh kompetensi digital guru dan keterbatasan kemampuan evaluasi sumber oleh peserta didik. Implikasi praktisnya meliputi kebutuhan pelatihan guru, penyediaan infrastruktur digital, serta desain pembelajaran yang menekankan literasi sumber dan keterampilan historis
Peran dan kedudukan kepala sekolah sebagai pemimpin dalam lembaga pendidikan Gerasela Gerasela; Irfan Swanto Yusni; Syarifuddin Syarifuddin
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2026): MARET 2026
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zp5ht534

Abstract

Pendidikan nasional memiliki peran fundamental dalam membentuk peradaban bangsa, di mana efektivitas lembaga pendidikan sangat bergantung pada sistem kepemimpinan kepala sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran serta kedudukan strategis kepala sekolah sebagai pemimpin di lembaga pendidikan melalui metode studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menempati posisi sentral sebagai pemegang otoritas tertinggi yang bertanggung jawab atas pengelolaan operasional, pengambilan keputusan, serta penjamin mutu pendidikan. Peran kepala sekolah bersifat multidimensi, meliputi fungsi sebagai administrator yang mengelola aspek kearsipan dan kurikulum, supervisor yang membina proses belajar-mengajar, serta inovator yang menghadirkan solusi kreatif dalam menghadapi tantangan globalisasi. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan holistik terbukti menjadi faktor kunci dalam meningkatkan profesionalisme guru, menciptakan ekosistem sekolah yang kondusif, serta memastikan pencapaian standar mutu pendidikan yang mampu menjawab tantangan zaman
Penerapan Ilmu Sosial Berbasis IPTEK di Kalangan Remaja Wafa Kamila; Syarfira; Irfan Swanto Yusni; Sani Safitri
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/3w99qg70

Abstract

Artikel ini membahas penerapan ilmu sosial berbasis IPTEK di kalangan remaja serta dampaknya terhadap pola belajar dan kehidupan sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis berbagai referensi terkait implementasi IPTEK dalam pembelajaran ilmu sosial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teknologi berperan penting dalam meningkatkan akses terhadap materi pembelajaran, metode pengajaran interaktif, serta pengembangan keterampilan berpikir kritis di kalangan remaja. Namun, tantangan seperti penyalahgunaan media sosial, berkurangnya interaksi sosial secara langsung, serta ada kesenjangan akses terhadap teknologi, yang mana menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, diperlukan strategi penerapan yang inovatif dan melalui suatu bukti supaya dapat memaksimalkan manfaat IPTEK dalam ilmu sosial, seperti penguatan kelembagaan pendidikan, kolaborasi antar lembaga, serta inovasi dalam metode pembelajaran. Dengan demikian, pemanfaatan IPTEK dapat memberikan kontribusi positif dalam membentuk kalangan remaja yang adaptif dan bisa berfikir kritis dalam menghadapi tantangan global.
A Systematic Literature Review of the Development of Technology-Based History Learning (2022–2026) Wafa Kamila; Indah Ramadani; Irfan Swanto Yusni; Syarifuddin Syarifuddin; Rani Oktapiani
Jurnal Profesi Keguruan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Profesi Keguruan
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpk.v12i1.51841

Abstract

This study aims to analyze the development of research on technology-based history learning through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The study was conducted following the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines by reviewing 93 articles indexed in the Scopus database published between 2022 and 2026. The data were analyzed using VOSviewer software to map research trends, country distribution, institutional affiliations, journals, authors, and keyword occurrences in the field of history learning. The findings indicate that publications on technology-based history learning have increased significantly, reaching their peak in 2025, with Indonesia emerging as the leading contributor. The most frequently occurring keywords include history learning, history education, historical thinking, and e-learning. Furthermore, the study reveals that the integration of technology into history learning has a positive impact on enhancing student engagement, critical thinking skills, and instructional innovation. These findings are expected to serve as a valuable reference for future research and the development of technology-based history learning practices. In conclusion, technology-based history learning has demonstrated increasingly strong development as a relevant field of study in contemporary education. The integration of technology not only enriches history teaching strategies but also has the potential to improve learning quality by strengthening students' engagement in historical thinking and fostering pedagogical innovation. Therefore, further research is needed to expand investigations into diverse contexts, methodologies, and technological applications in history learning.