Ketersediaan hijauan pakan merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha peternakan kambing rakyat. Kelompok Peternak Kambing Mendho Mulyo Joyo di Desa Lambusa, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, masih menghadapi kendala dalam penyediaan hijauan karena sebagian besar pakan diperoleh dari vegetasi alami di sekitar lingkungan peternak dan ketersediaannya dipengaruhi oleh musim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pengalaman praktik kepada peternak dalam pengembangan hijauan pakan melalui penerapan demonstration plot (demplot) penanaman hijauan serta pengembangan sumber bibit rumput Odot (Pennisetum purpureum var. Mott) dan Indigofera. Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pelaksana, mahasiswa KKN Tematik, dan masyarakat sasaran. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi dan persiapan lokasi, pembersihan lahan, pengolahan lahan dan pembuatan bedengan, penanaman hijauan, serta pengembangan sumber bibit. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan keterlaksanaan kegiatan, keterlibatan masyarakat, kemampuan mengikuti praktik, dan pengamatan langsung selama pelaksanaan kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa demplot memberikan pengalaman praktik langsung kepada masyarakat dalam persiapan lahan, pembuatan bedengan, penanaman, dan pengembangan sumber bibit hijauan. Kegiatan juga memperkenalkan rumput Odot dan Indigofera sebagai alternatif sumber hijauan yang dapat dikembangkan pada lahan kosong, pekarangan, maupun sekitar kandang serta menyediakan sumber bibit untuk pengembangan tanaman pada tahap berikutnya. Demplot selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran lapangan dan contoh penerapan pengembangan hijauan berbasis sumber daya lokal bagi kelompok peternak di Desa Lambusa.