Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Branding Lembaga Pendidikan Islam Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Daya Saing di Era Digital Ulfa Kusnia; R. A. Nurul Uyun; Muhammad Dzaky; Eko Prastiyo; Wulan Oktarina
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan tingginya penggunaan media sosial telah mendorong lembaga pendidikan Islam untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana membangun citra dan meningkatkan daya saing. Media sosial tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen Branding yang efektif dalam memperkenalkan identitas dan keunggulan lembaga kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi Branding lembaga pendidikan Islam melalui media sosial dalam meningkatkan daya saing di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, buku, artikel, dan publikasi akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) serta triangulasi sumber untuk meningkatkan kredibilitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki peran strategis dalam membangun identitas, citra, dan reputasi lembaga pendidikan Islam. Strategi Branding yang efektif dapat dilakukan melalui penyajian konten edukatif, pemanfaatan testimoni alumni, kolaborasi dengan influencer yang relevan, serta penggunaan fitur interaktif pada berbagai platform media sosial. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan visibilitas lembaga, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan meningkatkan daya tarik lembaga pendidikan Islam. Kesimpulannya, pengelolaan media sosial yang terencana, konsisten, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman dapat memperkuat Branding serta meningkatkan daya saing lembaga pendidikan Islam di era digital.
Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromaterapi Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Perempuan Ulfa Kusnia; Akhwalis Shalihah; Firdaus; Eka Putri Rahayu; Selvi Imelda; Nadia Fitri Santika; Annisa Salsabilla; Raihan Hidayatullah
Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat (JIPM) Vol 3 No 3 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Limbah minyak jelantah merupakan residu rumah tangga yang dihasilkan setiap hari dan sering kali dibuang begitu saja ke lingkungan. Kebiasaan ini tidak hanya memicu penyumbatan saluran drainase, tetapi juga mencemari air tanah dan merusak struktur porositas tanah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan intervensi ekologis sekaligus ekonomis melalui pemberdayaan perempuan di Desa Tanjung, Kecamatan Rambang. Program ini berfokus pada inovasi pengolahan limbah minyak jelantah menjadi produk turunan bernilai jual tinggi, yakni lilin aromaterapi. Kegiatan dilaksanakan pada 05 Februari 2026 bertempat di Posko KKN, dengan melibatkan 20 peserta yang didominasi oleh kader PKK dan remaja putri. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan: sosialisasi edukatif, demonstrasi teknologi purifikasi sederhana menggunakan arang aktif, dan praktik produksi langsung. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa inovasi produk ramah lingkungan (eco-friendly) berbasis limbah domestik tidak hanya memitigasi krisis ekologi di pedesaan, tetapi juga berpotensi membuka peluang ekonomi kreatif baru guna meningkatkan kemandirian finansial rumah tangga.