Nadia Oktiffany Putri
Institut Kesehatan Hermina

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The EFFECT OF BASIC LIFE SUPPORT APPLICATIONS ON INCREASING SELF EFFICACY IN NURSING STUDENTS Nadia Oktiffany Putri; Retno Winarti; Ajeng Dwi Retnani
Jurnal Keperawatan Malang Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v9i1.296

Abstract

Background: Early treatment that is not carried out is one of the causes of morbidity and mortality in victims of cardiac and respiratory arrest. Basic Life Support (BLS) knowledge and skills are important to help someone experiencing a life-threatening condition. Nursing students are one of the individuals who often face emergency conditions when they go to the hospital. An effort to overcome nursing students' understanding of BHD is by providing BHD learning. Purpose: The aim of this study was to analyze the effect of learning using the BHD application model on increasing self-efficacy in nursing students. Methods: This study was a true experimental study with a pretest-posttest control group design. The population was 198 nursing students. The instrument used in this research was developed by researchers based on a modification of the questionnaire in one of the previous studies. Result: The results of the study showed that respondents' self-efficacy increased after BLS learning. A significant increase in self-efficacy occurred in the intervention group by providing the application as a BHD learning media. Implication: The use of BLS learning methods by utilizing technological advances will make learning more compatible with context and has the potential to have a greater impact on nursing students' self-efficacy.
Peran Edukasi Metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Deteksi Dini Stroke: Literatur Review Amatullah Nabilah Ramadhani; Nadia Oktiffany Putri
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v4i2.1847

Abstract

Keterlambatan dalam penanganan stroke sering kali disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat terhadap gejala stroke. Salah satu metode penanganan awal yang digunakan untuk mendeteksi dini stroke adalah metode FAST (Face, Arm, Speech, Time). Pemberian edukasi deteksi dini stroke menggunakan metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) penting untuk meningkatkan kesiapan masyarakat saat seseorang berisiko mengalami stroke. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran edukasi metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam mendeteksi dini stroke. Metode yang digunakan untuk menganalisis literatur yang membahas metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) adalah systematic literature review dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) pada artikel dengan rentang tahun 2020-2026 yang diperoleh melalui beberapa database seperti PubMed, Scopus dan Google Scholar. Artikel yang diperoleh dari database tersebut berjumlah 158 artikel, namun hanya 8 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang dibutuhkan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara peran edukasi metode FAST (Face, Arm, Speech, Time) dan kesiapsiagaan masyarakat dalam melakukan deteksi dini stroke. Secara keseluruhan, literatur review ini menegaskan bahwa edukasi metode FAST dapat membantu masyarakat menangani gejala awal stroke dan mencegah seseorang dari kecacatan hingga kematian melalui peningkatan kesiapsiagaan masyarakat dalam deteksi dini stroke menggunakan metode FAST (Face, Arm, Speech, Time).
Kompetensi Kepemimpinan Digital dan Pengaruhnya Terhadap Burnout Serta Work-Life Balance Pada Perawat Generasi Milenial di Ruang Maternal RS Hermina Jatinegara Junita Maratur Silitonga; Ria Oktiffany Anugrahwati; Nadia Oktiffany Putri
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 7 (2026): Volume 8 Nomor 7 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i7.25405

Abstract

ABSTRACT The development of digital technology in the era of Industrial Revolution 4.0 has had a major impact on various sectors, including the health sector. This study was conducted with the purposes to analyze the influence of digital leadership competencies on burnout and work-life balance in millennial generation nurses in the Maternal Ward of Hermina Jatinegara Hospital. The study design used in this study was a quantitative approach with a cross-sectional design. The sampling technique used was total sampling. Therefore, the number of respondents in this study was 70. Data analysis used univariate and bivariate analyses. The results showed that there was a significant influence between digital leadership competency and the level of burnout in millennial generation nurses in the Maternal Ward of Hermina Jatinegara Hospital. The second result of this study is that there is a significant influence of digital leadership competency and work-life balance in millennial generation nurses in the Maternal Ward of Hermina Jatinegara Hospital. The findings highlight that good digital competence by nurses can make them more adaptive to developments in the healthcare system, thereby reducing the risk of burnout and maintaining a better work-life balance. Keywords: Burnout, Digital Leadership Competencies, Millennial Generation Nurses, Work-Life Balance. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital di era Revolusi Industri 4.0 telah memberikan dampak besar pada berbagai sektor, termasuk sektor kesehatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi kepemimpinan digital terhadap burnout dan keseimbangan kerja-hidup pada perawat generasi milenial di Ruang Maternal Rumah Sakit Hermina Jatinegara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Sehingga, jumlah responden dalam penelitian ini adalah 70 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara kompetensi kepemimpinan digital dan tingkat burnout pada perawat generasi milenial di Ruang Maternal Rumah Sakit Hermina Jatinegara. Hasil lainnya dari penelitian ini adalah adanya pengaruh signifikan antara kompetensi kepemimpinan digital dan work-life balance pada perawat generasi milenial di Ruang Bersalin Rumah Sakit Hermina Jatinegara. Kompetensi digital yang baik membuat perawat dapat lebih adaptif terhadap perkembangan sistem pelayanan kesehatan, sehingga risiko burnout dapat ditekan dan work-life balance dapat lebih terjaga. Kata Kunci: Burnout, Perawat Generasi Milenial, Kompetensi Kepemimpinan Digital, Work-Life Balance.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN CEDERA PADA ANAK Nadia Oktiffany Putri; Ajeng Dwi Retnani; Ening Wahyuni
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 7 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v7i2.330

Abstract

Latar Belakang: Cedera merupakan salah satu kondisi yang menjadi ancaman di bidang kesehatan saat ini. Cedera, terutama pada anak, dapat terjadi di mana dan kapan saja. Peran perawat cukup banyak dalam angka kejadian cedera pada anak. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian cedera pada anak. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross-sectional. Lokasi / tempat dilakukan penelitian ialah SDN 11 Rawabunga Jakarta. Jumlah responden penelitian ini ialah sebanyak 94 anak yang bersekolah di SDN 11 Rawabunga. Pengumpulan data pada penelitian ini ialah dengan menggunakan kuesioner. Hasil: Hasil uji statistik dengan korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari umur anak dan tingkat pendidikan orang tua terhadap kejadian cedera anak (p=0,481 dan p=0,543) (p-value > 0,05). Namun, pada variabel jenis kelamin, tugas perkembangan anak, dan lingkungan sekitar anak menunjukkan terdapat pengaruh signifikan terhadap kejadian cedera anak dengan nilai signifikansi berturut-turut p=0,012, p=0,018, dan p=0,007 (p > 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari jenis kelamin, tugas perkembangan anak, dan lingkungan sekitar anak dengan kejadian cedera anak.