Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prioritas Pengembangan Infrastruktur Wisata di Pantai Corong, Kabupaten Penajam Paser Utara Berdasarkan Persepsi Pengunjung Putri Fatimatuzzahroh Ilhami; Khairunnisa Adhar; Elin Diyah Syafitri; Srirahadita Pamungkas; Maryo Inri Pratama; Sarah Membala
COMPACT: Spatial Development Journal Vol 4 No 2 (2025): COMPACT
Publisher : Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/compact.v4i2.8481441

Abstract

Pantai Corong has potential for further development; however, it still faces challenges related to inadequateinfrastructure. This study aims to identify tourism infrastructure development priorities based on visitorperceptions. The research employed a kuantitatif method approach with a rationalistic perspective, and data werecollected through questionnaires using the snowball sampling technique. The analysis was conducted using theLikert scale and Importance-Performance Analysis (IPA). The findings show that toilets and waste managementsystems are the most urgent facilities to be developed, as they are highly important but currently underperforming.Meanwhile, facilities such as food stalls, parking areas, and clean water networks are considered important andperform well, thus should be maintained. Other facilities, including accommodations and public transportation, areperceived as less important and are not the main focus for development at this time.
Digitalisasi dan Kreativitas Masyarakat Kampung Bungas Melalui Website, Eco Enzyme, Mozaik Tutup Botol, dan Media Sosial Arief Hidayat; Kaulika Anjani Putri; Jihan Imelia Audhia; Risky Alfienda; Maulida Rahmayanti; Amisha Nabila Wiguna; Nur Auliyah Alfirah; Muhammad Rosyid; Yoga Maulana; Alfitriani Puji Rahayu; Shasa Nabila Purwita Rini; Aisyah Putri Kamilah; Srirahadita Pamungkas
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Volume 8, No 1, Desember 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/1cgr8y80

Abstract

Masalah penumpukan sampah rumah tangga dan belum optimalnya promosi digital di Kampung Bungas (Kelurahan Gunung Sari Ilir, Balikpapan) menjadi pemicu dilaksanakannya program pengabdian ini. Faktor utama hambatan tersebut berakar dari minimnya keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan lingkungan. Guna mengatasi persoalan ini, dirancang sebuah inovasi sosial terintegrasi yang memadukan prinsip ekonomi sirkular dan digitalisasi wilayah. Metode pelaksanaan di lapangan menerapkan pendekatan Participatory Community Development yang direalisasikan lewat survei pemetaan GIS, sosialisasi berkala, hingga beragam pelatihan teknis. Intervensi program menyasar kelompok masyarakat dengan rincian partisipan: 24 warga saat pembukaan, 31 anak muda pada pelatihan kreasi anorganik tutup botol, 12 orang pada pembuatan eco-enzyme, dan 6 pemuda terpilih sebagai Tim Humas. Dampak nyata dari kegiatan ini diukur menggunakan instrumen kuesioner skala Likert 5 poin. Warga memberikan respon positif yang sangat masif terhadap seluruh program, terlihat dari akumulasi tingkat persetujuan yang menyentuh angka 88,6%. Dari evaluasi per kegiatan, pelatihan fotografi dan videografi mencatat skor kepuasan tertinggi sebesar 4,28, disusul oleh pembuatan eco-enzyme di angka 4,26. Sementara itu, edukasi pengelolaan limbah memperoleh nilai 4,24 dan kelas desain grafis berada pada skor 3,92. Keberlanjutan jangka panjang program dibuktikan dengan diserahkannya sistem database GIS, web profil resmi, dan lima akun media sosial aktif sebagai media branding Kampung Bungas menjadi destinasi wisata edukasi yang berdaya saing.
Analisis Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Tingkat Kerentanan Bencana di Kecamatan Balikpapan Selatan Noermaya Suvana; Srirahadita Pamungkas; Ariyaningsih
Dewantara Journal of Technology Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v4i2.258

Abstract

Kecamatan Balikpapan Selatan merupakan salah satu wilayah yang tergolong rentan terhadap bencana banjir, dengan luas wilayah mencapai 3.880,96 hektare. Topografi kawasan ini sebagian besar berupa dataran rendah, berada di sekitar aliran sungai, dan terletak di wilayah pesisir, sehingga menjadikannya sangat rawan terhadap banjir. Banjir di wilayah ini berkaitan erat dengan kondisi tata ruang dan lingkungan, seperti sistem drainase yang kurang optimal, terbatasnya infrastruktur mitigasi, minimnya kawasan resapan air, tingginya curah hujan, serta meluapnya sungai yang melintasi kecamatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi banjir berbasis pemanfaatan ruang yang disesuaikan dengan tingkat kerentanan wilayah. Dalam penelitian ini digunakan metode analisis overlay untuk menentukan tingkat kerentanan banjir, serta analisis deskriptif kualitatif dalam merumuskan rekomendasi mitigasi bencana. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi meliputi Kelurahan Damai Bahagia, Damai Baru, Sepinggan, Gunung Bahagia, dan Sungai Nangka. Sementara itu, wilayah yang termasuk dalam kategori kerentanan sedang berada di Kelurahan Sepinggan Raya dan Sepinggan Baru. Mitigasi berbasis pemanfaatan ruang dapat dilakukan melalui pengendalian pemanfaatan lahan sesuai dengan rencana pola ruang, penerapan teknologi biopori atau sumur resapan pada kawasan terbangun, serta pengembangan wilayah dengan proporsi 70% area terbangun dan 30% ruang terbuka hijau.
Analisis IFAS EFAS Infrastruktur Wisata Pantai Corong Berdasarkan Kriteria Pengembangan Pariwisata 6A Khairunnisa Adhar; Srirahadita Pamungkas; Elin Diyah Syafitri; Putri Fatimatuzzahroh Ilhami
Dewantara Journal of Technology Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/djtech.v4i2.259

Abstract

Pantai Corong merupakah salah satu wisata bahari di Penajam Paser Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan infrastruktur wisata Pantai Corong di Kabupaten Penajam Paser Utara melalui analisis IFAS dan EFAS berdasarkan pendekatan 6A (Attraction, Accessibility, Amenities, Accommodation, Ancillary, dan Activities). Metode yang digunakan adalah mix methods yaitu menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Faktor internal dan eksternal dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang mempengaruhi pengembangan kawasan. Hasil analisis IFAS menunjukkan skor 0,15 dan EFAS sebesar 0,46, yang menunjukkan bahwa Pantai Corong memiliki kekuatan dan peluang yang lebih besar dibanding kelemahan dan ancaman. Kawasan ini berada pada kuadran I dalam matriks SWOT, menandakan posisi strategis untuk pertumbuhan. Daya tarik alam, festival layang-layang, dukungan Pokdarwis, dan aktivitas wisata menjadi kekuatan utama, sementara peluang berasal dari dukungan pemerintah dan potensi kolaborasi dengan UMKM. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi pertumbuhan agresif dengan mengoptimalkan potensi internal, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan guna mendorong pengembangan wisata yang berkelanjutan.