Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Moralitas Konten Dakwah Digital: Kajian tentang Etika Media Komunikasi dalam Era Digital Hijrayanti Sari; Ramsiah Tasruddin
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 6 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i6.2667

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa transformasi signifikan dalam praktik dakwah Islam di Indonesia. Dakwah yang sebelumnya dilakukan secara konvensional kini bergeser ke ruang digital seperti media sosial, YouTube, dan platform daring lainnya. Perubahan ini menghadirkan peluang besar untuk memperluas jangkauan pesan keagamaan, namun sekaligus menimbulkan tantangan serius terkait etika dan moralitas komunikasi. Artikel ini bertujuan mengkaji prinsip-prinsip moralitas dan etika dalam dakwah digital serta strategi untuk menjaga nilai-nilai Islam di tengah arus informasi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah literatur dari berbagai sumber tentang etika komunikasi digital, teori moral, dan pandangan Islam terhadap komunikasi daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa moralitas dakwah digital harus berpijak pada prinsip kejujuran, keadilan, amanah, kesopanan, dan niat ikhlas. Selain itu, praktik dakwah perlu berpedoman pada sepuluh etika komunikasi digital yang dicanangkan oleh Siberkreasi dan Japelidi untuk menjaga integritas konten dan keharmonisan sosial. Adapun strategi utama untuk mempertahankan moralitas dakwah digital meliputi pembentukan komunitas pendakwah digital, penguatan literasi digital yang etis, serta pendalaman ilmu agama secara berkelanjutan. Dengan demikian, dakwah digital tidak hanya efektif menjangkau audiens luas, tetapi juga tetap sesuai dengan nilai-nilai Islam dan maslahat umat.
Transformasi Dakwah di Era Digital: Tantangan dan Pendekatan Efektif bagi Generasi Z Indonesia Hijrayanti Sari; Mahmuddin Mahmuddin; Firdaus Muhammad
CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2026): CENDEKIA : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/cendekia.v3i1.2194

Abstract

Generasi Z (Gen Z) merupakan kelompok masyarakat muda yang tumbuh di tengah arus digitalisasi global dan memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Sebagai generasi penerus, Gen Z diharapkan menjadi agen perubahan yang produktif, kreatif, dan berakhlak mulia. Namun, realitas menunjukkan adanya gejala dekadensi moral akibat pengaruh globalisasi budaya, banjir informasi, serta lemahnya pendidikan nilai. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research untuk mengkaji karakteristik Gen Z, tantangan dakwah yang dihadapi, serta model dakwah yang relevan dalam konteks digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakter Gen Z yang figital, realistis, mandiri, dan kritis menuntut inovasi dalam metode dakwah. Tantangan utama yang dihadapi dakwah kepada Gen Z meliputi perubahan pola religiusitas, dominasi budaya digital, krisis identitas moral, menurunnya otoritas tokoh agama, serta meningkatnya isu kesehatan mental. Oleh karena itu, dakwah yang efektif bagi Gen Z harus adaptif terhadap budaya digital, bersifat dialogis dan empatik, berbasis keteladanan, serta mampu menghadirkan nilai spiritual dalam bahasa dan media yang relevan bagi kehidupan mereka. Kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan dakwah kepada Gen Z tidak hanya bergantung pada isi pesan, tetapi juga pada cara dan medium penyampaiannya yang sesuai dengan karakter generasi digital.