Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Efektivitas Industri Media Penyiaran Modern “Podcast” di Era New Media Ramsiah Tasruddin; Fauziah Astrid
Al-MUNZIR Vol 14, No 2 (2021): November 2021
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/am.v14i2.3245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas podcast di era new media sebagai bagian dari medium pembelajaran. Metode penelitian dengan melakukan wawancara kepada beberapa dosen di beberapa universitas terkait pemanfaatan media baru, khususnya podcast. Hasil penelitian menunjukkan, beberapa pengajar di universitas telah mulai menggunakan podcast sebagai media pengajaran bahkan menjadi konten kreator. Tetapi sebagian besar lagi memanfaatkan media baru sebagai medium atau media alternatif dan media pelengkap untuk pembelajaran. Kata Kunci: Podcast, media baru, media penyiaran, media pembelajaran
MARKETING COMMUNICATION PT BODDIA JAYA DALAM MENGGAET FUNDING LUAR NEGERI Ramsiah Tasruddin; Usti Arung Sari
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 5 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v5i1.10505

Abstract

This study aims to understand PT.Boddia Jaya's marketing communication model in attracting foreign parties. In addition, it is also to find out the obstacles experienced by PT.Boddia Jaya's company when communicating with foreign parties. The source of research data is the marketing division, Quality Control, and Front Desk of PT.Boddia Jaya. Data collection techniques namely observation and interviews. The results of research conducted at PT. Boddia Jaya can be concluded that there are three marketing communication strategies for foreign parties, namely Advertising, Advertising (by email) and Packaging (packaging). The strategy carried out by this company has been around since it first exported abroad. Even so, the three strategies that were carried out in establishing cooperation between PT.Boddia Jaya with foreign parties also experienced obstacles in communication. This is due to cultural and linguistic differences and also the great distances that make marketing communication between the two parties ever hampered. To overcome these obstacles, both parties learn each other's language and culture.
MEDIA KONVENSIONAL YANG TERBARUKAN Ramsiah Tasruddin
Jurnal Jurnalisa: Jurnal Jurusan Jurnalistik Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurnalisa.v6i2.17009

Abstract

The presence of new media in this era is a challenge for conventional media owners in transforming to take advantage of the sophistication of available technology. The current competition is not only talking about the writing of a message or news that must meet the element of accuracy alone. However, it is more about understanding what is needed by today's society who are generally interested in flexibility. so that it should be taken into account so that a media can still exist in conveying messages to the audience.
PROSES KOLABORASI ANTAR PEMERINTAH, SWASTA, DAN MASYARAKAT DALAM IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH Ramsiah Tasruddin
Jurnal Komodifikasi Vol 2 No 1 (2015)
Publisher : Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paradigma New Public Service (NPS) sebagai kajian ilmu administrasi publik modern saat ini, menempatkan isu kinerja pelayanan organisasi publik sebagai isu utama yang menarik untuk dijadikan diskursus. Pergeseran paradigma dari New Public Management (NPM) yang orientasinya kepada kepuasan pelanggan kepada  paradigma New Public Service (NPS) yang lebih menekankan pada aspek kualitas pelayanan publik dengan mengutamakan hasil akhir (outcome) yang berguna bagi masyarakat, kualitas dan nilai,  produk dan keterikatan terhadap norma.Relevansi teoritiknya adalah bahwa administrator publik modern harus mampu berperan aktif membangun paham kolektif tentang kepentingan publik. Tujuannya bukan untuk menemukan solusi yang cepat atas dasar pilihan seseorang, akan tetapi untuk membangun kreasi lahirnya kepentingan dan tanggung jawab bersama.
TREN PERIKLANAN DI MEDIA SOSIAL Ramsiah Tasruddin
Jurnal Komodifikasi Vol 5 No 1 (2017)
Publisher : Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the ultimate moment, advertising scope as more as growth dynamically even more so important to be marketed through internet facility by online on a lot of social media. Advertising marketing by online willy nilly is urgent’s needs for information society, especially for business player such as investor or advertising producer. The dynamic growing of online advertising has made advertising marketing as more as competitive in the social media market too. One of that’s to apply the content marketing of the advertising products such as ultimate advertising marketing strategy.
STRATEGI PROMOSI PERIKLANAN YANG EFEKTIF Ramsiah Tasruddin
Jurnal Al-Khitabah Vol 2 No 1 (2015): Jurnal Al Kitabah
Publisher : Jurnal Al-Khitabah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Dreadful of advertisement magic have pushed the strength go into effect the hegemony marketing for advertiser company. Even sometimes, company tend not mind to its important of promotion and advertisement..”
Peran Kelompok Wanita Tani Bawang Merah Dalam Pemberdayaan Masayarakat Di Desa Tongko Kecamatan Baroko Kabupaten Enrekang Hasniar; Ramsiah Tasruddin; Hamriani
Jurnal Berita Sosial Vol 9 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/beritasosial.v9i2.54070

Abstract

This research has three objectives, namely to find out the role of women's onion farming groups in empowering women, to find out the results of women's empowerment through women's onion farming groups, to find out what obstacles the women's onion farming groups face in empowering women which is carried out in Tongko Village, Baroko District, Enrekang Regency. This research uses a descriptive qualitative approach method which is carried out by examining a problem and then the results will be described. The approach method that researchers use is a sociological approach. Data collection was carried out using observation, interviews and documentation techniques, to prove the validity of the data, using persistence techniques in the field and triangulation of sources and methods. Data analysis in this research uses an interactive model, namely data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results show that women's shallot farming groups play an important role in empowering women and as a means of increasing income from agricultural products, especially shallots, as a means of improving education and as a place to expand knowledge, through regular meetings and coaching women's farmer groups. With these activities, members will be able to increase their income and reduce their daily needs. The results of each shallot activity in Tongko Village, Baroko District, Enrekang Regency can be used by each member to meet their daily needs, especially the women.
Peran Media Sosial sebagai Platform Dakwah di Era Digital: Studi Kasus pada Generasi Milenial : The Role of Social Media as a Platform for Preaching in the Digital Era: A Case Study on the Millennial Generation Chanra M; Ramsiah Tasruddin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6862

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyebaran dakwah. Di era digital ini, media sosial muncul sebagai platform utama yang digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan, terutama kepada generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial sebagai platform dakwah dan bagaimana generasi milenial mengonsumsi konten dakwah di berbagai platform digital. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi preferensi dan pola konsumsi informasi generasi milenial, serta strategi dakwah yang efektif di media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi milenial lebih tertarik pada konten visual dan interaktif, dengan platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube sebagai favorit mereka. Selain itu, keberadaan influencer atau dai digital yang kredibel berkontribusi besar dalam menarik minat audiens. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi para dai digital dan influencer untuk mengembangkan konten yang kreatif, interaktif, dan etis, guna meningkatkan efektivitas dakwah di kalangan generasi milenial.
Strategi Penyiaran Dakwah Islam Berbasis Media Penyiaran Digital Wahyudi, Ryan; Tasruddin, Ramsiah
LUGAS Jurnal Komunikasi Vol. 8 No. 2: Desember 2024
Publisher : Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31334/lugas.v8i2.4521

Abstract

In the current digital era, technological advancements are progressingrapidly and offer significant opportunities for preachers to disseminatetheir messages. The purpose of this article is to analyze strategies fordelivering Islamic da'wah through digital media. These strategiesinclude first, da'wah through graphic design; second, da'w ah throughwebsites; and third, da'wah through podcasts. Additionally, this articleaddresses the opportunities and challenges of da'wah in the digital age,including political factors, emotional support, spiritual intelligence, andthe importance of mental health from a religious perspective. Theresearch method employed in this article is library research. This workaims to assist preachers in continuously innovating their methods ofcommunication, ensuring they remain relevant in an increasinglysophisticated modern world.
Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure Pada Konten Dakwah Ustaz Abdullah Gymnastiar di Media Sosial Instagram ramdani, fauziah; Tasruddin, Ramsiah; Zelfia
Tabayyun Vol 5 No 2 (2025): Tabayyun
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61519/tby.v5i2.80

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan di era digital. Media sosial dengan berbagai jenisnya menyajikan berbagai akses informasi berisi pesan atau teks-teks dengan maknanya yang plural.  Akses kemudahan dalam berkomunikasi  tanpa adanya sekat ruang dan waktu bagi para penggunanya juga menjadi bagian yang menarik bagi pengguna media sosial Instagram.  Penelitian ini membahas tentang konten dakwah ustaz Abdullah Gymanastiar  dengan analisis pada teks-teks dakwah menggunakan pendekatan semiotika Ferdinand De Saussure. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan studi pengumpulan data studi pustaka (library research). Observasi secara online juga dilakukan dengan  mengidentifikasi isi konten dakwah yang dishare di platform media instagram ustadz Abdullah Gymnastiar. Hasil penelitian menunjukkan meliputi: (1) media sosial instagram yang digunakan Abdullah Gymnastiar yang  berisi  7.910 konten dakwah diantaranya memuat pesan-pesan dakwah yang sarat dengan realitas kehidupan sehari-hari. Seperti tentang hakekat kehidupan dunia dan hal-hal yang berkaitannya dikemas dalam bentuk konten dakwah baik berupa ayat, hadis maupun quote. (2) Analisis konten dakwah mengggunakan teori tentang tanda De Saussure menunjukkan bahwa disebut penanda atau signifier dalam konten dakwah Abdullah Gymnastiar merujuk pada diksi yang ditulis, warna dan gambar yang digunakan. Adapun Petanda atau Signified merupakan konsep/makna yang terkandung dalam penanda tersebut yang bebas makna atau multi tafsir. (3) Konten dakwah tersebut menunjukkan bahwa penanda dan petanda  memiliki hubungan makna yang logis dan kesepakatan sebuah tanda  pada konten dakwah Abdullah Gymnstiar menunjukkan adanya prinsip sinkronik, dimana ada penyesuian unsur ruang dan waktu untuk mendapatkan makna yang kuat dan konten dakwah tersebut.