Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mengevaluasi efektivitas implementasi Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dalam menurunkan tingkat kemiskinan agar kebijakan bantuan sosial dapat tepat sasaran, berkelanjutan, dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin. Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) adalah kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meringankan biaya hidup masyarakat berpenghasilan rendah melalui pemberian bantuan pangan secara terarah dan berkelanjutan. Program ini berfungsi sebagai bentuk perlindungan sosial untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan keluarga penerima manfaat. Studi ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas implementasi BPNT dalam mengurangi kemiskinan di Kecamatan Ngoro. Selain itu, program ini juga relevan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-1 (No Poverty) yang berfokus pada pengurangan kemiskinan dalam segala bentuk. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui tinjauan pustaka dan analisis dokumen, seperti laporan pelaksanaan program, peraturan terkait BPNT, dan statistik kemiskinan dari lembaga resmi terkait. Selain itu, studi ini dilengkapi dengan wawancara dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk mengeksplorasi pengalaman, dan persepsi mereka mengenai implementasi program BPNT.