Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Relevansi Green Economy dan Ekonomi Syariah Solusi atau Tantangan Reza Syafira, Suci; Al Hadi, M. Sabiq
AL-UJRAH Vol 2 No 02 (2023): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v2i02.235

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di era abad 20 ini memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap keberlangsungan hidup manusia. Namun, dilain sisi memberikan dampak buruk pada ekosistem kehidupan. Ekonomi dan lingkungan dianggap dua sisi yang berlawanan dalam beberapa hal seperti orientasi keuntungan dalam melihat pembangunan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan atas dasar ini menghasilkan konsep yang relatif baru yaitu Green Economy. Green Economy merupakan konsep yang mendukung kesejahteraan manusia dan peduli pada kelestarian lingkungan maupun ekosistem kehidupan dalam pembangunan ekonomi, hal ini sejalan dengan tujuan dari konsep maqashid syariah. Green economy dan implementasi Ekonomi Syariah melalui Maqashid Syariah memiliki korelasi dalam pembangunan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Makhluk yang ada di bumi seperti manusia dan alam merupakan kesatuan yang harus dijaga kelestariannya untuk generasi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sinergitas konsep antara green economy dengan Ekonomi Syariah dengan tujuan pencapaian Pembangunan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka dan juga content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa konsep green economy selaras dengan konsep Ekonomi Syariah. Peran Ekonomi Syariah dalam perspektif Green Economy, diantaranya: Prinsip Sosial dan Etika Bisnis Islam, Prinsip Pelestarian Lingkungan dan Mengurangi Permasalahan Sosial, Prinsip Pembangunan Berkelanjutan, dan Prinsip Falah yang mencakup menjaga agama, pemeliharaan jiwa, menjaga akal, penjagaan keturunan, dan pemeliharaan harta
Religiusitas dan Literasi terhadap Kecenderungan Pembayaran Zakat Digital pada Kalangan Pekerja Milenial Daerah Gresik Utara Widjaja, Muhammad Yusuf Aria; Rufaedah, Dina Anisya; Syafira, Suci Reza
AL-UJRAH Vol 3 No 01 (2024): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v3i01.309

Abstract

Abstrak Generasi milenial terampil dalam bertransaksi secara digital dan dianggap cakap dalam memahami berzakat. Penelitian ini memiliki perbedaan dari penelitian sebelumnya dengan menggunakan pembahasan subjek Generasi milineal. Tradisi gotong-royong dan faktor religiusitas berdampak pada tingkat kedermawanan masyarakat Indonesia yang tinggi. Generasi milenial dapat mengaplikasikan tradisi tersebut dalam pola digitalisasi zakat untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi. Kabupaten Gresik memiliki banyak pekerjaan dan perusahaan, sehingga menjadi kabupaten padat karya dengan keragaman partisipasi angkatan kerja. Penelitian kuantitatif ini menggunakan kuesioner yang diolah program SPSS dimana pengambilan sampel secara accidental sampling sebanyak 99 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, uji asumsi klasik normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinieritas serta uji hipotesis secara parsial dan simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel religiusitas (X1) dan literasi (X2) secara simultan dan parsial memiliki pengaruh terhadap kecenderungan pembayaran zakat digital pada kalangan pekerja milenial daerah Gresik utara. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah peneliti selanjutnya menambahkan variabel lain dalam mempengaruhi tingkat pembayaran zakat digital. Sedangkan lembaga zakat dapat terus meningkatkan transparansi dan mengajak meningkatkan religiusitas masyarakat agar memperoleh kepercayaan lebih dari muzakki milenial. Kata Kunci: Religiusitas, Literasi, Digital, Zakat, Generasi Milenial
Pengaruh Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Konsumen pada Mini Market Hikmah Ketegan Tanggulangin Hikmah, Iin Ilviatul; Syafira, Suci Reza
AL-UJRAH Vol 3 No 02 (2024): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v3i02.330

Abstract

Mini market Hikmah adalah salah satu mini market yang terletak di Sidoarjo, lebih tepatnya di Ketegan Tanggulangin. Mini market Hikmah menyediakan berbagai macam produk mulai dari makanan, minuman ,kebutuhan dapur dan lain-lain. Pada penelitian skripsi ini peneliti menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada mini market Hikmah. Penelitian ini dilakukan di Ketegan dengan responden konsumen yang membeli atau berbelanja di mini market Hikmah. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu non probability sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 90 responden dari 900 konsumen dengan menggunakan rumus perhitungan Slovin. Metode penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai koefisien determinasi 73,4%. Kata Kunci : Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen
Pengaruh kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen Pada Mini Market Hikmah Ketegan Tanggulangin Hikmah, Iin Ilviatul; Syafira, Suci Reza
AL-UJRAH Vol 3 No 02 (2024): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v3i01.300

Abstract

Mini market Hikmah adalah salah satu mini market yang terletak di Sidoarjo, lebih tepatnya di Ketegan Tanggulangin. Mini market Hikmah menyediakan berbagai macam produk mulai dari makanan, minuman ,kebutuhan dapur dan lain-lain. Pada penelitian skripsi ini peneliti menggunakan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen pada mini market Hikmah. Penelitian ini dilakukan di Ketegan dengan responden konsumen yang membeli atau berbelanja di mini market Hikmah. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu non probability sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 90 responden dari 900 konsumen dengan menggunakan rumus perhitungan Slovin. Metode penelitian ini menggunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen. Secara simultan kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen dengan nilai koefisien determinasi 73,4%. Kata Kunci : Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Kepuasan Konsumen
Strategi Generasi Milenial dalam Mengelola Risiko Usaha Kecil Toko Madura: Pendekatan Kualitatif Berbasis Nilai Islam dan Digitalisasi Bisnis Aria, M. Yusuf; Syafira, Suci Reza; Hana, Ubaid Aisyul; Rachmadian, Muhammad Nadhim
AL-UJRAH Vol 4 No 01 (2025): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v4i01.387

Abstract

Abstract This study aims to analyze the strategies of millennials in managing the risks of small businesses in Madura Shops using a qualitative approach based on Islamic values and business digitalization in the North Gresik region. In the context of increasingly dynamic market competition, millennials play an important role as agents of economic transformation who are adaptive to technology and oriented towards business sustainability. A qualitative approach was used through in-depth interviews and observations of small businesses managed by millennials. SWOT analysis was applied to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced in business risk management. The results of the study show that Islamic values, such as honesty (shiddiq), trustworthiness, and social responsibility (falah), form the basis for ethical and fair business decision-making. Meanwhile, business digitalization through the use of social media, e-commerce, and digital payment systems can increase efficiency and expand market reach. With an IFAS value of 2.44 and an EFAS value of 2.85, the business is positioned in the aggressive (growth-oriented) strategy quadrant, which means that business actors need to maximize external opportunities through internal strengths based on innovation and sharia principles. This study emphasizes the importance of integrating Islamic spirituality and digital technology in building the resilience of small businesses in the modern economy. Keywords: Risk Strategy, Millenial Generation, Islamic Values, Business Digitalization
Faktor Penentu Aksesibilitas Pembiayaan Bank Wakaf Mikro pada Pelaku Usaha Mikro di Jawa Timur Diniyah, Fellasufah; Widjaja, Muhammad Yusuf Aria; Syafira, Suci Reza
Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa Vol. 10 No. 02 (2025): JESPB Edisi Oktober 2025
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jespb.v10i02.2767

Abstract

This study aims to determine the factors that determine the accessibility of financing at Micro Waqf Banks. The method used is a quantitative method, using primary data distributed to micro-entrepreneurs around Islamic boarding schools where Micro Waqf Banks (BWM) are located in East Java. The sample in this study consisted of 100 respondents, namely 75 respondents received financing accessibility and 25 respondents did not receive financing accessibility. Data analysis used in this study was logistic regression using Stata 16. The results of this study indicate that factors that influence financing accessibility at BWM are influenced by the variables of age, education, and assets, while the variables of household size, income, length of business, network or recommendation, and business mentoring do not affect micro-entrepreneurs in financing accessibility at BWM. The limitations or implications of this study are limited to data obtained from two districts or cities in East Java. However, the novelty in this study lies in the accessibility of financing at Micro Waqf Banks, which are LKMS whose funding sources come from social funds, namely waqf.
Peran Pesantrenpreneur dalam Pemberdayaan Santri Pondok Pesantren Roudlotun Nafi’iyah Ubaid Aisyul Hana; Suci Reza Syafira; Fauzan; Bagus Swi Endrayana
MALIA: Jurnal Ekonomi Islam Vol 14 No 1 (2022)
Publisher : Department of Islamic Economics, Faculty of Islamic Religion, Yudharta University Pasuruan, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/ml.v14i1.3679

Abstract

This study aims to determine the strategies of Islamic boarding school caregivers in empowering students to have an entrepreneurial spirit. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Data collection techniques through interviews and observation. The result of this research is that Islamic boarding school education gives birth to students who have skills in all knowledge, both religious knowledge, technology science and entrepreneurship. This will have implications for unraveling the potential bottlenecks of pesantren as well as being one of the agents of change. The author can conclude: the application of pesantrenpreneurs at the Roudlotun Nafi'iyah Islamic Boarding School needs to be given continuous training in accordance with the field of business they are in. The obstacles that exist in the pesantrenpreneur at the Roudlotun Nafi'iyah Islamic Boarding School include the lack of ability to manage time when studying, reciting the Koran and working. _________________ Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengasuh pondok pesantern dalam memberdayakan para santri untuk memiliki jiwa wirausaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah pendidikan pesantren melahirkan sumber daya santri yang memiliki kecakapan dalam segala ilmu, baik ilmu agama, ilmu teknologi maupun ilmu kewirausahaan. Hal ini akan berimplikasi pada penguraian kemacetan potensi pesantren sekaligus sebagai salah satu agents of change. Penulis dapat menyimpulkan: penerapan pesantrenpreneur di Pondok Pesantren Roudlotun Nafi’iyah perlu diberikan pelatihan yang berkesinambungan sesuai dengan bidang usaha yang digelutinya. Kendala yang ada dalam pesantrenpreneur di Pondok Pesantren Roudlotun Nafi’iyah antara lain kurang bisa mengatur waktu saat kuliah, mengaji dan bekerja.
Pelatihan Kemampuan Dasar Bahasa Arab Panti Asuhan Yayasan Al Choiriyah melalui Metode Fun Learning Mufradat Agus Jati Waluyo; Suci Reza Syafira
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.1844

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab pada tingkat pemula sering menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya penguasaan kosakata (mufradat) serta metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional sehingga kurang mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Kosakata merupakan komponen fundamental dalam pembelajaran bahasa karena menjadi dasar bagi keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan memahami bahasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar bahasa Arab anak-anak di Panti Asuhan Yayasan Al Choiriyah melalui penerapan metode Fun Learning Mufradat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan discovery, dream, design, define, dan destiny. Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui berbagai aktivitas pembelajaran interaktif seperti permainan kosakata, penggunaan flashcard, lagu bahasa Arab, serta role play percakapan sederhana. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta dalam mengenal kosakata, pengucapan kosakata, memahami arti, serta menggunakan kosakata dalam kalimat sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 43,75 pada pre-test menjadi 78,00 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa metode Fun Learning Mufradat efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab serta meningkatkan motivasi belajar peserta. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran berbasis aktivitas yang menyenangkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran bahasa Arab bagi pemula dalam konteks pendidikan nonformal.
Relevansi Green Economy dan Ekonomi Syariah : Solusi atau Tantangan Suci Reza Syafira; M. Sabiq Al Hadi
AL-UJRAH Vol 2 No 1 (2023): Desember
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di era abad 20 ini memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap keberlangsungan hidup manusia. Namun, dilain sisi memberikan dampak buruk pada ekosistem kehidupan. Ekonomi dan lingkungan dianggap dua sisi yang berlawanan dalam beberapa hal seperti orientasi keuntungan dalam melihat pembangunan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan atas dasar ini menghasilkan konsep yang relatif baru yaitu Green Economy. Green Economy merupakan konsep yang mendukung kesejahteraan manusia dan peduli pada kelestarian lingkungan maupun ekosistem kehidupan dalam pembangunan ekonomi, hal ini sejalan dengan tujuan dari konsep maqashid syariah. Green economy dan implementasi Ekonomi Syariah melalui Maqashid Syariah memiliki korelasi dalam pembangunan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Makhluk yang ada di bumi seperti manusia dan alam merupakan kesatuan yang harus dijaga kelestariannya untuk generasi masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sinergitas konsep antara green economy dengan Ekonomi Syariah dengan tujuan pencapaian Pembangunan ekonomi inklusif yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka dan juga content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa konsep green economy selaras dengan konsep Ekonomi Syariah. Peran Ekonomi Syariah dalam perspektif Green Economy, diantaranya: Prinsip Sosial dan Etika Bisnis Islam, Prinsip Pelestarian Lingkungan dan Mengurangi Permasalahan Sosial, Prinsip Pembangunan Berkelanjutan, dan Prinsip Falah yang mencakup menjaga agama, pemeliharaan jiwa, menjaga akal, penjagaan keturunan, dan pemeliharaan harta.
Strategi Generasi Milenial dalam Mengelola Risiko Usaha Kecil Toko Madura: Pendekatan Kualitatif Bebrbasis Nilai Islam dan Digitalisasi Bisnis Muhammad Yusuf Aria Widjaja; Suci Reza Syafira; Ubaid Aisyul Hana; Muhammad Nadhim Rachmadian
AL-UJRAH Vol 3 No 2 (2025): Juni
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the strategies of millennials in managing the risks of small businesses in Madura Shops using a qualitative approach based on Islamic values and business digitalization in the North Gresik region. In the context of increasingly dynamic market competition, millennials play an important role as agents of economic transformation who are adaptive to technology and oriented towards business sustainability. A qualitative approach was used through in-depth interviews and observations of small businesses managed by millennials. SWOT analysis was applied to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced in business risk management. The results of the study show that Islamic values, such as honesty (shiddiq), trustworthiness, and social responsibility (falah), form the basis for ethical and fair business decision-making. Meanwhile, business digitalization through the use of social media, e-commerce, and digital payment systems can increase efficiency and expand market reach. With an IFAS value of 2.44 and an EFAS value of 2.85, the business is positioned in the aggressive (growth-oriented) strategy quadrant, which means that business actors need to maximize external opportunities through internal strengths based on innovation and sharia principles. This study emphasizes the importance of integrating Islamic spirituality and digital technology in building the resilience of small businesses in the modern economy.