Junaidy
Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Pelayanan Kebersihan pada Ruang Rawat Inap di RSUD Ulin Banjarmasin: Penelitian Rahmad Riadi; Junaidy; Devia Hetty Hernany; Budi Setiawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7256

Abstract

Tujuan penelitian untuk menganalisis efektivitas pelayanan kebersihan di RSUD Ulin Banjarmasin dan mengetahui faktor-faktor penghambat pelaksanaan pelayanan kebersihan pada ruang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus data dikumpulkan dengan menggunakan metode wawancara ke pada orang 4 informan. Hasil penelitian menujukan bahwa pelayanan kebersihan pada ruang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin telah berjalan efektif berdasarkan indikator efektivitas organisasi menurut Gibson yang meliputi produksi, efisiensi, kepuasan, adaptasi, dan perkembangan adapun Faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelayanan kebersihan ruang rawat inap RSUD Ulin Banjarmasin meliputi meningkatnya beban kerja petugas ketika jumlah pasien dan pengunjung meningkat, kendala pada sarana dan prasarana kebersihan yang memerlukan perawatan atau penggantian, serta rendahnya kesadaran sebagian pasien dan pengunjung dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah sakit. Namun demikian, hambatan tersebut masih dapat diatasi melalui pengawasan, evaluasi, koordinasi, dan pembinaan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.
Transparansi Pelayanan Publik dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru: Penelitian Ahdinayati; Iswiyati Rahayu; Junaidy; Devia Hetty Hernany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7441

Abstract

Transparansi merupakan salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penerapan transparansi dalam pelayanan administrasi kependudukan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya pada pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transparansi dalam pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru, mengidentifikasi indikator transparansi yang telah diterapkan, serta mengetahui faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan transparansi pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aparatur Disdukcapil serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi pelayanan telah diterapkan melalui penyediaan informasi mengenai persyaratan, prosedur, biaya, dan waktu pelayanan melalui media sosial, papan informasi, website, serta pelayanan informasi langsung kepada masyarakat. Kemudahan akses informasi juga didukung oleh pemanfaatan media digital seperti WhatsApp Center dan Instagram resmi Disdukcapil. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap informasi pelayanan serta keterbatasan pemanfaatan teknologi oleh sebagian pengguna layanan. Secara keseluruhan, penerapan transparansi dalam pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru telah berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Implementasi Aplikasi Parak Acil Online Pada Uptd Disdukcapil Kecamatan Banjarmasin Selatan: Penelitian Muhammad Firjatullah; Dewi Merdayanty; Junaidy; Beni Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Aplikasi Parak Acil Online pada UPTD Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan Banjarmasin Selatan serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Kepala UPTD, operator pelayanan, dan masyarakat sebagai pengguna layanan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Analisis implementasi mengacu pada teori George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Aplikasi Parak Acil Online secara umum telah berjalan dengan baik. Aspek komunikasi terlaksana melalui sosialisasi kepada pegawai dan masyarakat, meskipun pemahaman sebagian masyarakat terhadap penggunaan aplikasi masih terbatas. Dari aspek sumber daya, sarana pendukung telah tersedia, namun jumlah operator pelayanan masih belum memadai. Pada aspek disposisi, aparatur menunjukkan komitmen yang baik dalam memberikan pelayanan, sedangkan aspek struktur birokrasi didukung oleh pembagian tugas dan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital masyarakat, gangguan jaringan dan sistem aplikasi, keterbatasan jumlah operator, serta ketidaklengkapan persyaratan administrasi. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, penguatan infrastruktur teknologi, dan penambahan sumber daya manusia agar implementasi aplikasi dapat berjalan lebih optimal.