Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MEMBANGUN KETERAMPILAN MENULIS MELALUI KEBIASAAN MEMBACA Yohakim Yohakim; Nurhikmah Nurhikmah; Ainun Mardiah; Abu Bakar; Agus Sukrisman
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.12368

Abstract

Writing skills are essential language competencies that need to be developed among students. However, limited writing proficiency remains a common challenge, often caused by a lack of reading habits. Reading and writing are closely related activities because reading enriches vocabulary, broadens knowledge, and provides examples of effective language use. This article aims to examine the role of reading habits in developing writing skills and to describe the benefits gained through consistent reading practices. The method employed is a literature review by analyzing various relevant scientific sources related to writing skills and reading habits. The findings indicate that students who read regularly tend to demonstrate better writing abilities than those who read less frequently. Reading habits contribute to vocabulary development, idea organization, understanding of text structures, and creativity in writing. Furthermore, reading enhances critical thinking skills that support the writing process. In conclusion, cultivating reading habits is an effective strategy for developing and improving writing skills. Therefore, a reading culture should be consistently promoted in educational settings as well as in daily life. ABSTRAK Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang penting untuk dikembangkan pada peserta didik. Namun, rendahnya kemampuan menulis masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan, terutama akibat kurangnya kebiasaan membaca. Membaca dan menulis memiliki hubungan yang erat karena kegiatan membaca dapat memperkaya kosakata, memperluas wawasan, serta memberikan contoh penggunaan bahasa yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran kebiasaan membaca dalam membangun keterampilan menulis serta menjelaskan manfaat yang diperoleh melalui pembiasaan membaca secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai keterampilan menulis dan kebiasaan membaca. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik yang memiliki kebiasaan membaca secara rutin cenderung memiliki kemampuan menulis yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang jarang membaca. Kebiasaan membaca membantu meningkatkan penguasaan kosakata, kemampuan menyusun ide, pemahaman struktur teks, serta kreativitas dalam menulis. Selain itu, membaca juga berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang mendukung proses penulisan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembiasaan membaca merupakan strategi yang efektif untuk membangun dan meningkatkan keterampilan menulis. Oleh karena itu, budaya membaca perlu ditanamkan secara konsisten dalam lingkungan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
Implementasi Sport Science dalam Pendampingan Kesamaptaan Jasmani Calon Tarunai Akpol Papua Barat Daya Muh. Mawardi; Muhammad Syahrul Kahar; Rahmatullah Bin Arsyad; Abu Bakar; Ahmad Wael; Ainun Mardiah; Risma Alam; Agus Kurniadi; Akbar
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1325

Abstract

Kesamaptaan jasmani merupakan salah satu komponen penting dalam proses seleksi penerimaan calon Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dan konsultasi berbasis sport science kepada peserta seleksi kesamaptaan jasmani di Lapangan Mako Brimob Sorong, Papua Barat Daya. Metode yang digunakan meliputi observasi, pendampingan langsung, bimbingan teknis, dan konsultasi olahraga selama pelaksanaan tes fisik. Kegiatan difokuskan pada peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pelaksanaan tes push up, pull up, dan daya tahan tubuh, serta edukasi mengenai pengelolaan kondisi fisik, pengaturan stamina, pemanasan, pendinginan, dan pencegahan cedera. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai teknik tes kesamaptaan yang benar dan pentingnya menjaga kebugaran jasmani selama proses seleksi. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian dalam penerapan ilmu keolahragaan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia.