Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Literasi Bahasa Indonesia melalui Program Klinik Baca-Tulis di SMP Muhammadiyah 1 Kota Sorong Nhindi Sumai; Agus Sukrisman; Nurfaddilah Wali Sampo; Abu Sofyan; Abu Bakar; Jondeway Andi Hasan; Ramin Ode
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i1.5123

Abstract

Abstrak Pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Program Klinik Baca-Tulis serta menganalisis efektivitasnya dalam meningkatkan literasi Bahasa Indonesia siswa di SMP Muhammadiyah 1 Kota Sorong. Latar belakang Pengabdian ini berangkat dari rendahnya kemampuan membaca pemahaman, penyusunan gagasan tertulis, dan minimnya budaya literasi di sekolah. Program Klinik Baca-Tulis diterapkan melalui pendekatan remedial, pengayaan, dan latihan bertahap yang berfokus pada pembimbingan individual dalam memahami teks dan mengekspresikan gagasan secara tertulis. Metode Pengabdian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, tes literasi, dan analisis dokumen. Hasil Pengabdian menunjukkan bahwa program memberikan peningkatan signifikan terhadap kemampuan literasi siswa, khususnya dalam aspek pemahaman isi bacaan, penguasaan kosakata, penyusunan paragraf efektif, serta kemampuan menulis kreatif melalui kegiatan membaca dan menulis puisi. Selain itu, program berdampak pada peningkatan minat baca, kepercayaan diri, dan terbentuknya kebiasaan literasi yang lebih positif di lingkungan sekolah. Dengan demikian, Program Klinik Baca-Tulis terbukti efektif sebagai pendekatan pembinaan literasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam upaya memperkuat literasi Bahasa Indonesia siswa.
MEMBANGUN KETERAMPILAN MENULIS MELALUI KEBIASAAN MEMBACA Yohakim Yohakim; Nurhikmah Nurhikmah; Ainun Mardiah; Abu Bakar; Agus Sukrisman
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.12368

Abstract

Writing skills are essential language competencies that need to be developed among students. However, limited writing proficiency remains a common challenge, often caused by a lack of reading habits. Reading and writing are closely related activities because reading enriches vocabulary, broadens knowledge, and provides examples of effective language use. This article aims to examine the role of reading habits in developing writing skills and to describe the benefits gained through consistent reading practices. The method employed is a literature review by analyzing various relevant scientific sources related to writing skills and reading habits. The findings indicate that students who read regularly tend to demonstrate better writing abilities than those who read less frequently. Reading habits contribute to vocabulary development, idea organization, understanding of text structures, and creativity in writing. Furthermore, reading enhances critical thinking skills that support the writing process. In conclusion, cultivating reading habits is an effective strategy for developing and improving writing skills. Therefore, a reading culture should be consistently promoted in educational settings as well as in daily life. ABSTRAK Keterampilan menulis merupakan salah satu kompetensi berbahasa yang penting untuk dikembangkan pada peserta didik. Namun, rendahnya kemampuan menulis masih menjadi permasalahan yang sering ditemukan, terutama akibat kurangnya kebiasaan membaca. Membaca dan menulis memiliki hubungan yang erat karena kegiatan membaca dapat memperkaya kosakata, memperluas wawasan, serta memberikan contoh penggunaan bahasa yang baik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran kebiasaan membaca dalam membangun keterampilan menulis serta menjelaskan manfaat yang diperoleh melalui pembiasaan membaca secara berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah yang relevan mengenai keterampilan menulis dan kebiasaan membaca. Hasil kajian menunjukkan bahwa peserta didik yang memiliki kebiasaan membaca secara rutin cenderung memiliki kemampuan menulis yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang jarang membaca. Kebiasaan membaca membantu meningkatkan penguasaan kosakata, kemampuan menyusun ide, pemahaman struktur teks, serta kreativitas dalam menulis. Selain itu, membaca juga berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis yang mendukung proses penulisan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pembiasaan membaca merupakan strategi yang efektif untuk membangun dan meningkatkan keterampilan menulis. Oleh karena itu, budaya membaca perlu ditanamkan secara konsisten dalam lingkungan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Keterampilan Tata Naskah Dinas Melalui Lokakarya Kepenulisan di Universitas Muhammadiyah Sorong Mohamad Rizal Taryono; Abu Sofyan; Kamaluddin; Marlinda Indah Eka Budiarti; Agus Sukrisman; Iriani Suci Kharmillah; Nurfaddilah Wali Sampo
Abdimas: Papua Journal of Community Service Vol. 8 No. 2 (2026): Juli (On Progress)
Publisher : Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/pjcs.v8i2.5864

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia pada dokumen resmi di Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) masih belum sepenuhnya tertib dan belum sesuai dengan kaidah kebahasaan serta aturan standar tata naskah dinas. Padahal, pengutamaan bahasa negara sangat penting dilakukan untuk menjaga kedaulatan bahasa Indonesia sebagai simbol negara. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama lima bulan dengan melibatkan tiga tahapan utama: persiapan dan koordinasi, pengumpulan data melalui audit dokumen institusional serta wawancara mendalam, serta tahap intervensi. Intervensi dilakukan dalam bentuk lokakarya dan pelatihan penulisan tata naskah dinas yang dievaluasi menggunakan instrumen prates dan pascates. Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai lembaga, biro, dan fakultas di lingkungan UNAMIN. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kebahasaan yang signifikan, ditandai dengan kenaikan total skor dari 1.510 pada prates menjadi 2.280 pada pascates (meningkat sebesar 770). Program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai ejaan dan tata naskah dinas, serta berhasil menumbuhkan sikap positif terhadap pengutamaan bahasa negara di lingkungan kampus.