Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUCATION AND PARTICIPATION OF STUDENTS AND THE COMMUNITY IN THE PRESERVATION OF MANGROVE ECOSYSTEMS AND THE CONSERVATION OF MIGRANT BIRDS IN TANJUNG PIAI NATIONAL PARK MALAYSIA Sri Langgeng Ratnasari; Ramon Zamora; Asmaul Husna; Abdul Manan Nasution; Mochamad Iwan Kusnandar; Abdi Suramana Harahap; Dewi Fatmawati; Rasyid Hidayat Sagala; Marta Lova Diana; Ahmad Yasin; Hera Elrya Nurmawanti; Zulfadli; Kurniawan; Rabul Yamin; Surya Kusumah
International Review of Practical Innovation, Technology and Green Energy (IRPITAGE) Vol. 6 No. 1 (2026): March-June 2026
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.21029163

Abstract

This community service program was conducted at Tanjung Piai National Park, Johor, Malaysia, with the objective of enhancing environmental awareness and promoting community participation in mangrove ecosystem preservation and migratory bird conservation. The program involved students and local community members through educational and participatory approaches, including environmental education, biodiversity observation, mangrove ecosystem exploration, and discussions on the ecological importance of migratory birds along the East Asian–Australasian Flyway. The activities were implemented over three days, encompassing preparation, field implementation, and evaluation stages. The results demonstrated an increase in participants’ knowledge and awareness regarding the ecological functions of mangroves as coastal protectors, biodiversity habitats, and carbon sinks. Participants also gained a better understanding of the significance of Tanjung Piai National Park as a critical stopover habitat for migratory birds. Furthermore, the program encouraged active community involvement in conservation initiatives, including ecosystem monitoring and environmental stewardship. The educational and participatory methods proved effective in fostering positive attitudes and behavioral changes toward environmental conservation. The program also strengthened collaboration among students, local communities, and park management authorities. Continuous support and multi-stakeholder cooperation are recommended to ensure the long-term sustainability of conservation efforts and environmental education initiatives in coastal ecosystems.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Gaya Kepemimpinan melalui Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Dinas P2KBP3A Marta Lova Diana; Mira Yona; Hanafi Siregar; Nur Aziz
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 2, March 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i2.351

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Karimun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian mencakup seluruh pegawai instansi tersebut yang berjumlah 40 orang, sehingga teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana, regresi linear berganda, serta uji mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (β = 0,990; p < 0,001), demikian pula gaya kepemimpinan (β = 0,966; p < 0,001). Selanjutnya, lingkungan kerja (β = 0,995; p < 0,001), gaya kepemimpinan (β = 0,983; p < 0,001), dan kepuasan kerja (β = 0,994; p < 0,001) terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepuasan kerja berperan sebagai variabel mediasi parsial dalam hubungan antara lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai dapat dicapai melalui perbaikan kualitas lingkungan kerja, penguatan gaya kepemimpinan, serta pengelolaan kepuasan kerja secara berkelanjutan.