Akhmad Zaeni
Universitas Al Falah As - Sunniyah Kencong Jember

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

RAHMA EL YUNUSI DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN Muzammil; Ahmad Taufiq; Husen; Iwan Fikri; Akhmad Zaeni
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2026): Sirajuddin Juni 2026
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v5i2.2766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kontribusi pemikiran dan paradigma pedagogis Rahmah El Yunusiah (1900–1969), seorang tokoh sentral dalam gerakan emansipasi pendidikan Islam perempuan di Indonesia. Fokus utama penelitian terletak pada analisis historis pendirian Madrasah Diniyyah Puteri pada tahun 1923, yang menjadi tonggak lahirnya institusi pendidikan Islam modern khusus perempuan. Menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, data primer dari dokumen sejarah dan arsip institusi dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis) untuk membedah relevansi pemikiran Rahmah dalam konteks pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Rahmah bersifat transdisipliner, dengan keberanian mengintegrasikan teologi Islam, kurikulum ilmu pengetahuan umum, serta keterampilan praktis yang mampu menyeimbangkan kemandirian intelektual dan spiritual. Model pendidikan ini tidak hanya diakui keunggulannya secara internasional oleh Universitas Al-Azhar, tetapi juga menjadi instrumen perjuangan kebangsaan yang krusial. Atas kontribusi besar dalam mencerdaskan bangsa dan memperkuat basis perempuan dalam kemerdekaan, Rahmah El Yunusiah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025. Temuan ini menegaskan bahwa konsep pendidikan Rahmah sangat relevan untuk diadaptasi dalam manajemen pendidikan masa kini, khususnya dalam strategi pemberdayaan perempuan, inklusivitas pendidikan, dan pembentukan karakter pendidik yang memadukan integritas spiritual dengan kecakapan intelektual yang progresif.
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MODERN Su’udi; Akhmad Zaeni; Ahmad Sidik; Yuningsih Kristiningrum; Faroha Amalia Husna
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2026): Sirajuddin Juni 2026
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v5i2.2772

Abstract

Pendidikan Islam di era modern menghadapi tantangan kompleks berupa disrupsi teknologi digital, degradasi moral peserta didik, dan krisis karakter akibat globalisasi ekstrim. Penelitian ini bertujuan mengungkap relevansi pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara terhadap pendidikan Islam melalui pendekatan kualitatif studi literatur dengan analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dari enam komponen konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara memiliki relevansi kuat dengan pendidikan Islam, meliputi konsep pendidikan yang memerdekakan, Sistem Among, Tri Pusat Pendidikan, Panca Dharma, dan karakteristik guru ideal. Implementasi konsep ini di era digital memerlukan integrasi nilai-nilai keagamaan dengan teknologi sambil mengatasi tantangan berupa ketergantungan pada sekolah formal, kualitas guru tidak merata, tekanan akademik, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi integrasi konsep pendidikan humanis Ki Hajar Dewantara dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer di Indonesia.
RAHMA EL YUNUSI DALAM PERKEMBANGAN PENDIDIKAN Muzammil; Ahmad Taufiq; Husen; Iwan Fikri; Akhmad Zaeni
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2026): Sirajuddin Juni 2026
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v5i2.2766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kontribusi pemikiran dan paradigma pedagogis Rahmah El Yunusiah (1900–1969), seorang tokoh sentral dalam gerakan emansipasi pendidikan Islam perempuan di Indonesia. Fokus utama penelitian terletak pada analisis historis pendirian Madrasah Diniyyah Puteri pada tahun 1923, yang menjadi tonggak lahirnya institusi pendidikan Islam modern khusus perempuan. Menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, data primer dari dokumen sejarah dan arsip institusi dianalisis melalui teknik analisis isi (content analysis) untuk membedah relevansi pemikiran Rahmah dalam konteks pendidikan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Rahmah bersifat transdisipliner, dengan keberanian mengintegrasikan teologi Islam, kurikulum ilmu pengetahuan umum, serta keterampilan praktis yang mampu menyeimbangkan kemandirian intelektual dan spiritual. Model pendidikan ini tidak hanya diakui keunggulannya secara internasional oleh Universitas Al-Azhar, tetapi juga menjadi instrumen perjuangan kebangsaan yang krusial. Atas kontribusi besar dalam mencerdaskan bangsa dan memperkuat basis perempuan dalam kemerdekaan, Rahmah El Yunusiah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada 10 November 2025. Temuan ini menegaskan bahwa konsep pendidikan Rahmah sangat relevan untuk diadaptasi dalam manajemen pendidikan masa kini, khususnya dalam strategi pemberdayaan perempuan, inklusivitas pendidikan, dan pembentukan karakter pendidik yang memadukan integritas spiritual dengan kecakapan intelektual yang progresif.
RELEVANSI PEMIKIRAN PENDIDIKAN KI HAJAR DEWANTARA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MODERN Su’udi; Akhmad Zaeni; Ahmad Sidik; Yuningsih Kristiningrum; Faroha Amalia Husna
SIRAJUDDIN : Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2026): Sirajuddin Juni 2026
Publisher : P3M STAI MIFTAHUL ULUM LUMAJANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55120/sirajuddin.v5i2.2772

Abstract

Pendidikan Islam di era modern menghadapi tantangan kompleks berupa disrupsi teknologi digital, degradasi moral peserta didik, dan krisis karakter akibat globalisasi ekstrim. Penelitian ini bertujuan mengungkap relevansi pemikiran pendidikan Ki Hajar Dewantara terhadap pendidikan Islam melalui pendekatan kualitatif studi literatur dengan analisis deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dari enam komponen konsep pendidikan Ki Hajar Dewantara memiliki relevansi kuat dengan pendidikan Islam, meliputi konsep pendidikan yang memerdekakan, Sistem Among, Tri Pusat Pendidikan, Panca Dharma, dan karakteristik guru ideal. Implementasi konsep ini di era digital memerlukan integrasi nilai-nilai keagamaan dengan teknologi sambil mengatasi tantangan berupa ketergantungan pada sekolah formal, kualitas guru tidak merata, tekanan akademik, dan keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini memberikan rekomendasi strategis bagi integrasi konsep pendidikan humanis Ki Hajar Dewantara dalam kurikulum pendidikan Islam kontemporer di Indonesia.