Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU KREDIT BERISIKO PADA GENERASI Z PENGGUNA PAYLATER: PERAN MODERASI STRES KEUANGAN Zihan Faujiyah; Ali Jufri; Ernanto Ernanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jiem.v17i01.3599

Abstract

Perkembangan layanan buy now, pay later (Paylater) telah meningkatkan akses Generasi Z terhadap fasilitas kredit digital, namun juga berpotensi mendorong munculnya perilaku kredit berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku kredit berisiko pada Generasi Z pengguna Paylater dengan menguji peran moderasi stres keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 138 responden Generasi Z pengguna Paylater di Kabupaten Cirebon yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku kredit berisiko, yang berarti semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin rendah kecenderungan individu melakukan perilaku kredit berisiko. Namun demikian, stres keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan perilaku kredit berisiko. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor yang konsisten dalam membentuk perilaku penggunaan kredit digital yang lebih bertanggung jawab, terlepas dari tingkat stres keuangan yang dialami individu. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan perlu menjadi fokus dalam upaya mendorong penggunaan layanan Paylater yang lebih bijaksana dan berkelanjutan di kalangan Generasi Z.
Pengaruh Work Overload terhadap Turnover Intention yang Dimediasi oleh Withdrawal Behavior pada PT Indomarco Prismatama Vina Alfina; Ali Jufri; Ernanto Ernanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/nm64h333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work Overload terhadap Turnover Intention dengan Withdrawal Behavior sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Indomarco Prismatama Cabang Cirebon. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 170 karyawan yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work Overload berpengaruh positif dan signifikan terhadap Withdrawal Behavior dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,653 dan p-value 0,000. Work Overload juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,378 dan p-value 0,000. Selain itu, Withdrawal Behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,470 dan p-value 0,000. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Withdrawal Behavior mampu memediasi hubungan antara Work Overload dan Turnover Intention secara signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,307 dan p-value 0,000. Nilai R-Square menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan variasi Turnover Intention sebesar 59,6% dan Withdrawal Behavior sebesar 42,6%. Temuan ini memperkuat Job Demands-Resources Theory yang menjelaskan bahwa tingginya tuntutan pekerjaan dapat menguras energi fisik dan psikologis karyawan sehingga memunculkan perilaku penarikan diri dan meningkatkan keinginan untuk meninggalkan organisasi. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan beban kerja yang efektif untuk menekan Withdrawal Behavior dan Turnover Intention karyawan.
Pengaruh Job Insecurity terhadap Turnover Intention dengan Withdrawal Behavior sebagai Variabel Mediasi pada Trio Rasa Mas Setiawati Setiawati; Ali Jufri; Ernanto Ernanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6gew1917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Job Insecurity terhadap Turnover Intention dengan Withdrawal Behavior sebagai variabel mediasi pada PT. Trio Rasa Mas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Trio Rasa Mas yang berjumlah 162 karyawan. Teknik sampel yang digunakan penelitian ini adalah sampling jenuh. Sampling jenuh adalah teknik penentu sampel bila semua anggota populasi dijadikan sampel. Sampel pada penelitian ini berjumlah 162 responden. Metode dalam pengumpulan data ini menggunakan kuesioner, sedangkan metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan WarpPLS 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Job Insecurity memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention karyawan, yang menegaskan bahwa kecemasan akan kelangsungan pekerjaan dapat memicu keinginan karyawan untuk keluar dari perusahaan. Sejalan dengan itu, Job Insecurity juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Withdrawal Behavior. Selanjutnya, Withdrawal Behavior terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention, serta berhasil bertindak sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam menghubungkan pengaruh Job Insecurity terhadap peningkatan Turnover Intention karyawan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk mengevaluasi kebijakan retensi, memberikan transparansi status kontrak, serta mendeteksi dini gejala penarikan diri karyawan sebagai fokus utama dalam strategi pengelolaan sumber daya manusia.
Pengaruh Job Insecurity terhadap Turnover Intention PT. Hasta Ayu Nusantara dengan Burnout sebagai Variabel Mediasi Sri Ayu Ningsih; Ali Jufri; Ernanto Ernanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ta21r044

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh job insecurity terhadap turnover intention dengan burnout sebagai variabel mediasi pada karyawan PT Hasta Ayu Nusantara. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 213 karyawan yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui simple random sampling dari populasi sebanyak 457 karyawan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job insecurity berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout serta turnover intention. Sebaliknya, burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention. Pengujian pengaruh tidak langsung membuktikan bahwa burnout mampu memediasi hubungan antara job insecurity dan turnover intention secara signifikan dengan arah mediasi negatif. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun ketidakamanan kerja meningkatkan tingkat burnout, keputusan karyawan untuk meninggalkan perusahaan tidak semata-mata dipengaruhi oleh kelelahan kerja, tetapi juga oleh faktor lain, seperti kebutuhan ekonomi, keterbatasan kesempatan kerja, dan karakteristik sistem kerja outsourcing. Oleh karena itu, perusahaan perlu meningkatkan kepastian kerja, mengelola beban kerja secara lebih efektif, serta memperkuat dukungan organisasi untuk menekan tingkat job insecurity, burnout, dan turnover intention.  
LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU KREDIT BERISIKO PADA GENERASI Z PENGGUNA PAYLATER: PERAN MODERASI STRES KEUANGAN Zihan Faujiyah; Ali Jufri; Ernanto Ernanto
Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen Jurnal Ilmiah Multi Science Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jiem.v17i01.3599

Abstract

Perkembangan layanan buy now, pay later (Paylater) telah meningkatkan akses Generasi Z terhadap fasilitas kredit digital, namun juga berpotensi mendorong munculnya perilaku kredit berisiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku kredit berisiko pada Generasi Z pengguna Paylater dengan menguji peran moderasi stres keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 138 responden Generasi Z pengguna Paylater di Kabupaten Cirebon yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku kredit berisiko, yang berarti semakin tinggi tingkat literasi keuangan, semakin rendah kecenderungan individu melakukan perilaku kredit berisiko. Namun demikian, stres keuangan tidak terbukti memoderasi hubungan antara literasi keuangan dan perilaku kredit berisiko. Temuan ini menunjukkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor yang konsisten dalam membentuk perilaku penggunaan kredit digital yang lebih bertanggung jawab, terlepas dari tingkat stres keuangan yang dialami individu. Oleh karena itu, peningkatan literasi keuangan perlu menjadi fokus dalam upaya mendorong penggunaan layanan Paylater yang lebih bijaksana dan berkelanjutan di kalangan Generasi Z.