Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menjiplak Daun-daunan pada Anak Kelompok B Usia 5-6 Tahun di TK Pembina 02 XIII Koto Kampar Zahro Widad Nabila; Yenda Puspita; Amin Yusi Nur sai’da; Moh Fauziddin; Joni Joni
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.665

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan motorik halus anak kelompok B di TK Negeri Pembina 02 XIII Koto Kampar. Terdapat anak yang belum mampu memegang alat tulis dengan benar, mengikuti pola secara tepat, serta mengoordinasikan gerakan mata dan tangan saat melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan menjiplak daun-daunan pada anak kelompok B usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 02 XIII Koto Kampar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 12 anak, terdiri atas 7 anak perempuan dan 5 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase pencapaian perkembangan kemampuan motorik halus anak pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan menjiplak daun-daunan mampu meningkatkan keterampilan motorik halus anak. Persentase ketuntasan pada Siklus I mencapai 75% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), kemudian meningkat pada Siklus II menjadi 91,67%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam memegang alat tulis dengan benar, mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, mengikuti pola daun secara tepat, serta menyelesaikan kegiatan dengan lebih mandiri. Dengan demikian, kegiatan menjiplak daun-daunan terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik halus anak kelompok B usia 5–6 tahun di TK Negeri Pembina 02 XIII Koto Kampar.
Meningkatkan Kemampuan Interpersonal Melalui Media Bermain Kolaboratif Ceria pada Anak Usia 5-6 Tahun Destari Arinda; Yenda Puspita; Joni Joni
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.666

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan interpersonal anak usia 5–6 tahun di TK Mawar Tanjung Rambutan. Kemampuan interpersonal merupakan kemampuan yang penting dikembangkan pada anak usia dini karena berkaitan dengan kemampuan bekerja sama, berbagi, dan berkomunikasi dengan teman sebaya. Oleh karena itu, diperlukan suatu media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan interpersonal anak, yaitu melalui media bermain Kolaboratif Ceria. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interpersonal anak usia 5–6 tahun melalui media bermain Kolaboratif Ceria di TK Mawar Tanjung Rambutan. Jenis penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 11 anak yang terdiri atas 4 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan interpersonal anak setelah mengikuti kegiatan bermain Kolaboratif Ceria dari pratindakan hingga Siklus II. Pada tahap pratindakan, sebagian besar anak masih berada pada kategori Belum Berkembang (BB) sebanyak 7 anak (63,6%) dan kategori Mulai Berkembang (MB) sebanyak 4 anak (36,4%). Setelah dilakukan tindakan pada Siklus I, kemampuan interpersonal anak mulai meningkat dengan 3 anak (27,3%) berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 2 anak (18,2%) berada pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Pada Siklus II, seluruh anak telah mencapai kategori BSH dan BSB, yaitu 4 anak (36,4%) berada pada kategori BSH dan 7 anak (63,6%) berada pada kategori BSB. Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa media bermain Kolaboratif Ceria efektif dalam meningkatkan kemampuan interpersonal anak usia 5–6 tahun di TK Mawar Tanjung Rambutan.