Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

IDENTIFIKASI MULTIPLE INTELLIGENCE MAHASISWA PROGRAM STUDI PGSD STKIP NU INDRAMAYU Andriani Kumala Dewi, Ririn
Gema Wiralodra Vol 9 No 2 (2018): Gema Wiralodra
Publisher : unwir press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.103 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Multiple Intelligence mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP NU Indramayu. Multiple Intelligence merupakan salah satu komponen penting yang harus diperhatikan dalam menghasilkan tenaga pendidik yang dapat menjawab tantang Zaman. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey. Survey digunakan untuk mengumpulkan data atau informasi tentang populasi yang besar dengan menggunakan sampel yang relatif kecil. Setelah dilakukan observasi data awal, dilanjutkan dengan pembuatan instrument berupa angket yang kemudian diujicobakan dan divalidasi. Sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa semester 4 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang mengampu mata kuliah konsep dasar IPA yaitu sebanyak 33 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan profil multiple intelligence mahasiswa yaitu sebanyak 8 mahasiswa dominan pada kecerdasan spasial, 7 mahasiswa dominan pada kecerdasan intrapersonal, 5 mahasiswa dominan pada kecerdasan kinestetik, 4 mahasiswa dominan pada kecerdasan linguistik, 1 mahasiswa dominan pada kecerdasan logis matematis, 2 mahasiswa dominan pada kecerdasan interpersonal, 2 mahasiswa dominan pada kecerdasan kinestetik, dan 4 mahasiswa dominan pada lebih dari satu kecerdasan. Kata Kunci : , 
Blended Learning: Can It Be a Solution to Improve Digital Literacy and HOTS for PGSD Students in a Pandemic Situation? Dewi, Ririn Andriani Kumala; Fatkhiyani, Kiki
International Journal of Elementary Education Vol 5, No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i4.39411

Abstract

The Covid-19 pandemic in the industrial revolution 4.0 era transformed traditional learning into online-based learning with the implementation of distance learning (PJJ). However, in its implementation, it still encounters several obstacles, such as the lack of digital literacy skills. One of the solutions offered is blended learning which combines traditional learning with online learning in order to complement the shortcomings of each learning method. The purpose of this study is to prove whether there is an effect of blended learning on increasing digital literacy and HOTS of PGSD students. The methodology used is experimental research with Pre-Experimental Design with One-Group Pretest-Posttest Design model. The sample in this study was 55 PGSD students. The instruments used are digital literacy questionnaire sheets and HOTS test sheets. The results of the paired sample t-test for the effect of blended learning on digital literacy resulted in the value of sig. (2-tailed) of 0.000 is smaller than which is 0.05. This means that blended learning has an effect on students' digital literacy skills. The results of the n-gain test for increasing digital literacy after applying blended learning obtained an n-gain of 0.56 in the medium category and the n-gain of students' HOTS results of 0.55 also in the medium category, so it can be concluded that there is an effect of blended learning on increasing literacy. digital and student HOTS.
Blended Learning: Can It Be a Solution to Improve Digital Literacy and HOTS for PGSD Students in a Pandemic Situation? Dewi, Ririn Andriani Kumala; Fatkhiyani, Kiki
International Journal of Elementary Education Vol 5 No 4 (2021): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijee.v5i4.39411

Abstract

The Covid-19 pandemic in the industrial revolution 4.0 era transformed traditional learning into bold-based learning through distance learning (PJJ). However, its implementation still encounters several obstacles, such as the lack of digital literacy skills. One of the solutions offered is blended learning, which combines traditional learning with learning to complement each learning method's shortcomings. The purpose of this study is to prove whether or not blended learning affects increasing digital literacy and HOTS of PGSD students. The methodology used is experimental research with Pre-Experimental Design with One-Group Pretest-Posttest Design model. The sample in this study was 55 PGSD students. The instruments used are digital literacy questionnaire sheets and HOTS test sheets. The technique used to analyze the data is descriptive qualitative, quantitative, and inferential statistics. Test Results Paired sample t-test produces sig values. (2-tailed) 0.000 is less than 0.05. It means that blended learning affects digital student literacy skills. The results of the n-gain test for increasing digital literacy after applying blended learning obtained n-gain of 0.56 in the medium category and the results of the student HOTS n-gain of 0.55 also in the medium category, so it can be said that there is an effect of blended learning on literacy improvement. Digital and student HOTS.
Pengaruh Model SSCS Berbasis Pendekatan Lingkungan Terhadap Keterampilan Proses Sains Siswa SD IT Al-Ishlah Sudimampir Sari, Siti Komala; Dewi, Ririn Andriani Kumala; Khoimatun, Khoimatun
Journal of Comprehensive Science Vol. 3 No. 7 (2024): Journal of Comprehensive Science (JCS)
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jcs.v3i7.768

Abstract

Keterampilan proses sains siswa dalam proses pembelajaran masih kurang terlatih, penggunaan model pembelajaran yang jarang dilakukan menjadi faktor kurangnya minat dan terstimulusnya keterampilan proses sains siswa dalam belajar, oleh karena itu sudah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan dan pengaruh model SSCS berbasis pendekatan lingkungan terhadap keterampilan proses sains pada materi manfaat makhluk hidup bagi lingkungan sekitar di SD IT Al-Ishlah Sudimampir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada peningkatan atau pengaruh terhadap model pembelajaran SSCS berbasis pendekatan lingkungan terhadap keterampilan proses sains. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Pretest dan Postest Control Group Design. Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas IV SD IT Al-Ishlah Sudimampir Tahun Pelajaran 2021/2022. Dengan menggunakan teknik random sampling ditetapkan kelas IV A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 22 siswa dan kelas IV B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 21 siswa. data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis. Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan independent samples t-tes, diperoleh data Sig<a, yaitu 0,000 < 0,05 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran SSCS berbasis pendekatan lingkungan terhadap keterampilan proses sains siswa kelas IV terbukti bahwa respon siswa meningkat setelah menggunakan model pembelajaran SSCS berbasis pendekatan lingkungan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan khazanah baru dalam keilmuan, serta memmberikan manfaat kepada para pembaca terutama dalam pemilihan media yang cocok dalam proses pembelajaran.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP BERPIKIR KREATIF DAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA Rismawati, Rismawati; Fatkhiyani, Kiki; Dewi, Ririn Andriani Kumala
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan video animasi terhadap berpikir kreatif dan keterampilan kolaborasi siswa serta melihat respon siswa terhadap penerapan model problem based learning yang diintegrasikan dengan video animasi pada mata pelajaran IPA pada siswa kelas 5 SD Negeri 1 Kedung Dalem Kecamatan Gegesik Kabupaten Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode quasy exsperimental design dengan bentuk desain Nonequivalent Control Group. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Kedung Dalem Tahun pelajaran 2024/2025. Dengan menggunakan teknik purposive sampling ditetapkan kelas 5A sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 26 dan 5B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model PBL berbantuan video animasi terhadap berpikir kreatif siswa hal ini terlihat dari nilai sig (2-tailed) 0.000 < 0.05, selain itu nilai thitung > ttabel dengan nilai 4.077 > 2.008. hal ini menunjukan bahwa Ha diterima Ho ditolak. (2) Terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model PBL berbantuan video animasi terhadap keterampilan kolaborasi siswa hal ini terlihat dari nilai sig (2-tailed) 0.000 < 0.05, selain itu nilai thitung > ttabel dengan nilai 4.077 > 2.008. hal ini menunjukan bahwa Ha diterima Ho ditolak. (3) terdapat pengaruh yang positif dari penerapan pembelajaran PBL yang diintegrasikan dengan video animasi pada mata pelajaran IPA dengan nilai rata-rata 83,24%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada model pembelajaran problem based learning berbantua video animasi terhadap berpikir kreatif dan keterampilan kolaborasi siswa serta terdapat pengaruh positif dari penerapan pembelajaran PBL yang diintegrasikan dengan video animasi pada mata pelajaran IPA.
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning Dengan Media Dakon Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Sari, Nur Indah; Rozak, Dinda Luthfiana; Dewi, Ririn Andriani Kumala
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 1 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/caruban.v6i1.8193

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran project based learning dan mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas. Populasi penelitian ini seluruh siswa di MI Uswatun Hasanah tahun pelajaran 2021-2022. Dengan sampel adalah kelas IV yang berjumlah 20 siswa. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi, lembar tes dan RPP. Berdasarkan hasil data diperoleh hasil observasi siklus I dengan presentase 72% dan siklus II dengan presentase 97%. Sedangkan hasil belajar siswa dari siklus I dengan rata-rata 57,5 dengan presentase 50% dan pada siklus II dengan rata-rata 76,5 dengan presentase 85%. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif diterapkan dalam pembelajaran matematika materi KPK dan FPB pada siswa kelas IV MI Uswatun Hasanah tahun pelajaran 2021/2022. Berdasarkan analisis data hasil observasi dan hasil belajar siswa terbukti bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kata kunci: Hasil belajar, model Project Based Learning, kelas IV. 
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DAN MOTIVASI SISWA DENGAN MODEL WORD SQUARE PADA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS III SEKOLAH DASAR Nisfa, Lala Lailatun; Fatkhiyani, Kiki; Dewi, Ririn Andriani Kumala
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30989

Abstract

This study aims to analyze efforts to improve students' initial reading skills and motivation with the word square model in Indonesian language learning for grade III elementary school. The background of this study is the importance of initial reading skills and motivation in students. The word square learning model is considered a suitable model to improve students' initial reading skills and motivation. This study uses the classroom action research (CAR) method. Data were collected through observation sheets, written tests, oral tests of early reading skills, and questionnaires given to grade III students of UPTD SDN 4 Benda Karangampel. The results of the study showed an increase. This is evidenced by the teacher's observation score in cycle I at 83% in the very good category, cycle II 89% in the very good category, cycle III 97% in the very good category. This is a written test of students' initial reading ability in cycle I, 100% of students have not completed it from 26 students, cycle II 88% of the 23 students who completed the test had scores above the KKM and 12% of the 3 students who had not completed the test, cycle III 100% of students are compact and have understood from 26 students. Furthermore, the oral test cycle I 78% is categorized as good, cycle II 88% is categorized as very good, cycle III 96% is categorized as very good. Furthermore, students' motivation in cycle I was 76% in the good category, cycle II was 79% in the good category, cycle III was 88% in the very good category. Based on the results of this study, it can be concluded that the word square learning model can improve students' initial reading skills and motivation in Indonesian language lessons in grade III of elementary school.
Penerapan model Project Based Learning (PJBL) pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan Kerjasama dan Hasil Belajar Fitriyah, Ayu; Khoimatun, Khoimatun; Dewi, Ririn Andriani Kumala
Borobudur Educational Review Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bedr.14980

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya hasil observasi awal yang menunjukkan rendahnya hasil belajar pada pembelajaran IPA serta kurangnya kemampuan kerjasama siswa kelas V SDN 2 Karangampel. Hal ini dikarenakan adanya faktor yang beragam seperti penggunaan model yang kurang memberikan efektivitas atau partisipasi siswa dalam pembelajaran yang kurang aktif. Karena itu memerlukan upaya dalam perbaikan yang dilakukan yaitu melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini memiliki tujuan guna mengetahui bagaimana efektivitas penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model yang dikemukakan Kemis dan Taggart. Populasi penelitian ini adalah SDN 2 Karangampel tahun ajaran 2025 dengan sampel siswa kelas V sebanyak 39 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi penerapan model, angket kerjasama dan lembar soal tes. Hasil penelitian menunjukkan persentase penerapan model pada siklus I mencapai 85%, pada siklus II mencapai 92,5% dan pada siklus III mencapai 97,5%. Persentase kerjasama pada prasiklus mencapai 30%, pada siklus I menjadi 67,5%, pada siklus II mencapai 75,1%, dan pada siklus III mencapai 90,8%. Persentase ketuntasan hasil belajar prasiklus 33,3%, siklus I menjadi 63,1%. pada siklus II mencapai 71,8%, dan siklus III mencapai 87,2%. Sehingga disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) mamput meningkatkan kemampuan kerjasama dan hasil belajar siswa.