Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Kebijakan Penurunan Stunting Di Tingkat Desa: Analisis Perencanaan, Implementasi dan Evaluasi Desa Miyambanga Timur Sofyan Noho; Yakob Noho Nani; Sri Yulianty Mozin; Asna Aneta; Rahmatia Pakaya
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 2 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i2.555

Abstract

Studi ini meneliti mengapa kebijakan pengurangan stunting yang dirancang dengan baik seringkali gagal menghasilkan hasil yang konsisten di tingkat lokal. Menggunakan pendekatan deskriptif-analitis kualitatif, penelitian ini menyelidiki implementasi kebijakan dalam konteks desa, dengan fokus pada keterkaitan antara perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Temuan menunjukkan bahwa kebijakan beroperasi secara administratif tetapi kurang berdampak substantif karena proses yang terfragmentasi: perencanaan kurang kontekstual, implementasi dibatasi oleh koordinasi yang lemah dan kapasitas relasional yang terbatas, dan evaluasi gagal berfungsi sebagai mekanisme pembelajaran. Kesenjangan ini menunjukkan bukan kegagalan yang terisolasi, tetapi kerusakan sistemik dalam integrasi kebijakan. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan memperkenalkan konsep ketidaksesuaian kebijakan-implementasi , menyoroti ketidakselarasan antara desain kebijakan normatif dan kapasitas operasional. Hal ini menantang model implementasi linier dan administratif dan menyerukan pergeseran menuju sistem tata kelola yang relasional, adaptif, dan berbasis pembelajaran. Temuan memberikan wawasan yang lebih luas tentang kegagalan tata kelola dalam kebijakan sosial yang kompleks di luar konteks stunting.
Dari Keteladanan Ke Empati Pelayanan: Model Kepemimpinan Transformasional Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di DPM-PTSP Kabupaten Gorontalo Novi Pratiwi Usman; Yakob Noho Nani; Alexander Badjuka; Juriko Abdussamad; Abduls Muchlis Akuba
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 2 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i2.556

Abstract

Kualitas pelayanan publik masih menjadi tantangan utama dalam administrasi publik, khususnya dalam memahami bagaimana kepemimpinan memengaruhi hasil pelayanan di luar prosedur formal dan mekanisme pengendalian administratif. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana kepemimpinan transformasional membentuk kualitas pelayanan publik di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan desain studi kasus kualitatif interpretif dengan data yang diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan pengkodean tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional bekerja melalui empat mekanisme utama. Keteladanan membentuk akuntabilitas melalui internalisasi integritas dan tanggung jawab; motivasi inspiratif memperkuat responsivitas melalui komitmen pelayanan; inovasi meningkatkan efisiensi melalui pembelajaran organisasi dan perbaikan proses kerja; serta perhatian personal membangun empati melalui hubungan interpersonal yang suportif. Penelitian ini mengembangkan model kepemimpinan transformasional dalam pelayanan publik yang menjelaskan bagaimana dimensi kepemimpinan menghasilkan outcome pelayanan yang berbeda melalui mekanisme organisasi yang spesifik. Temuan ini memperluas literatur kepemimpinan transformasional dengan memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai bagaimana kepemimpinan diterjemahkan ke dalam akuntabilitas, responsivitas, efisiensi, dan empati dalam organisasi pelayanan publik.
Kepemimpinan Kolaboratif dalam Pengelolaan Sarana dan Prasarana Pendidikan: Analisis Kesenjangan antara Kapasitas Kolaborasi dan Kebutuhan Layanan Pendidikan Syahril H. Hamim; Rustam Tohopi; Alfiah Agussalim; Yakob Noho Nani; Alexander Badjuka
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 2 (2026): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v3i2.557

Abstract

Studi ini meneliti kepemimpinan kolaboratif dalam pengelolaan infrastruktur pendidikan dari perspektif sistem. Dengan menggunakan studi kasus eksploratif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa komunikasi, koordinasi, partisipasi, dan pemanfaatan infrastruktur ada tetapi tidak terintegrasi secara sistemik. Studi ini mengidentifikasi kesenjangan kapasitas kolaboratif di empat dimensi: komunikasi beroperasi sebagai transmisi informasi tanpa koordinasi, koordinasi mencerminkan ambiguitas dan fragmentasi peran, partisipasi tetap formal daripada substantif, dan pemanfaatan infrastruktur menunjukkan ketidaksesuaian antara perencanaan dan praktik. Kesenjangan yang saling terkait ini menghasilkan sistem tata kelola yang terfragmentasi yang membatasi efektivitas pengelolaan infrastruktur. Studi ini berkontribusi pada literatur tata kelola kolaboratif dengan menekankan bahwa efektivitas kepemimpinan bergantung pada keselarasan sistem daripada kapasitas individu. Studi ini menyoroti bahwa peningkatan pengelolaan infrastruktur pendidikan membutuhkan penguatan integrasi sistemik di antara aktor, peran, dan proses.