Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Aksi Bersih Pantai Paradiso sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Lingkungan Masyarakat di Kota Kupang Frenly Marvi Selanno; Meilyn Renny Pathibang; Jeriels Matatula; Flora Evalina Ina Kleruk; Fransiskus X Dako; Nusrah Rusadi; Kletus Florianus Sera Gare; Sukriati Andesti Lamanda
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15371

Abstract

This community service activity aims to increase public environmental awareness through a beach cleanup activity at Paradiso Beach, Kupang City. The main problem faced is the high amount of waste in coastal areas, especially inorganic waste in the form of plastic that can pollute the environment and disrupt the coastal ecosystem. The activity was carried out on July 7, 2025, by the Forestry Department of the Kupang State Agricultural Polytechnic through a beach cleanup and environmental education for the community and tourists. The implementation method was carried out in three stages: preparation, implementation, and post-implementation. The results of the activity showed the collection of 757 kg of inorganic waste and 56 kg of organic waste. The high amount of inorganic waste indicates that plastic waste is still a major problem in coastal areas. This activity has a positive impact on increasing public awareness of beach cleanliness and creating a cleaner and more comfortable coastal environment. Thus, beach cleanup activities need to be carried out sustainably through collaboration between the community, government, and educational institutions to support coastal environmental conservation.
Penyuluhan Biodiversitas dan Digital Marketing bagi Kelompok Tani Hutan Sismeni Menuju Desa Ekowisata Berkelanjutan Sutan Sahala Muda Marpaung; Nusrah Rusadi; Hendra Kurniawan; Eva Oktaviani; Firman Syah; Steven Jonathan Adu; Dwi Wahyuni; Khozanah Syifa; Dimaz Danang Al-Reza; Mitha Rabiyatul Nufus; Timotius Ragga Rina; Protus Hyasintus Asalang; Jenike Gracelya Noke; Oli Gretia Nitsae; Nurul Fitri Khairani; Gadis Kartika Pratiwi
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i2.8966

Abstract

Keberadaan sumber daya alam dan budaya yang beragam menjadikan Desa Tesbatan II di Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, memiliki prospek yang kuat untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berbasis masyarakat. Potensi tersebut tercermin dari kekayaan keanekaragaman hayati, meliputi vegetasi alami, satwa liar, dan berbagai jasa lingkungan yang didukung oleh nilai-nilai budaya lokal yang masih terpelihara. Meskipun demikian, potensi tersebut belum memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat karena masih terbatasnya kemampuan dalam pengelolaan usaha wisata, pemanfaatan teknologi digital untuk promosi, serta penguatan tata kelola kelembagaan ekonomi masyarakat. Sebagai upaya menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakan program pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Sismeni sebagai mitra utama. Kegiatan difokuskan pada peningkatan kapasitas anggota kelompok dalam mengenali, mengelola, dan mempromosikan potensi lokal melalui pemanfaatan media digital. Pendekatan yang diterapkan bersifat partisipatif dengan melibatkan peserta secara aktif dalam rangkaian kegiatan yang mencakup sosialisasi, pembelajaran interaktif, diskusi kelompok, praktik lapangan, inventarisasi potensi wisata, serta pengukuran tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Program yang diikuti oleh 13 anggota KTH Sismeni ini menunjukkan hasil yang positif. Peningkatan kapasitas peserta terlihat dari hasil evaluasi yang memperlihatkan skor pascakegiatan lebih tinggi dibandingkan skor awal. Selain itu, peserta mampu menyusun dokumentasi berbagai aset lokal yang berpotensi menjadi daya tarik wisata, antara lain keanekaragaman hayati, lanskap alam, tradisi budaya, produk kuliner, dan kerajinan masyarakat. Dokumentasi tersebut selanjutnya dimanfaatkan sebagai materi promosi berbasis platform digital. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dasar yang kuat bagi penguatan peran masyarakat dalam pengelolaan dan promosi destinasi wisata desa sekaligus mendukung terwujudnya Desa Tesbatan II sebagai kawasan ekowisata yang berkelanjutan
Penyuluhan Agroforestri dan Edukasi Lingkungan: Membangun Kesadaran Hijau di SMA Negeri 1 Kupang Timur Firman Syah; Nusrah Rusadi; Rosalia Silaban; Frenly Marvi Selanno; Mitha Rabiyatul Nufus; Sukriati Andesti Lamanda; Sutan Sahala Muda Marpaung
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7813

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Penyuluhan Agroforestri dan Edukasi Lingkungan: Membangun Kesadaran Hijau di Sekolah” dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kupang Timur dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kehutanan berkelanjutan dan perilaku ramah lingkungan. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan lingkungan dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar terhadap kelestarian alam. Metode pelaksanaan dilakukan melalui lima tahapan, yaitu pre-test untuk 36 siswa, penyuluhan materi agroforestri, penyuluhan edukasi lingkungan, post-test untuk evaluasi hasil belajar, serta pemberian bibit tanaman kehutanan berupa Merbau (Intsia bijuga) dan Pinang (Areca catechu) sebagai simbol aksi penghijauan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai siswa dari 84,4 menjadi 94,4 poin dengan kenaikan 11,8%, yang menandakan efektivitas pendekatan partisipatif dalam meningkatkan literasi lingkungan. Peningkatan pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap dan perilaku siswa terhadap lingkungan melalui aksi nyata konservasi di lingkungan sekolah berupa ilmu pengetahuan baru. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terutama pada bidang kehutanan dan pelestarian lingkungan. Kegiatan direkomendasikan untuk diimplementasikan secara berkelanjutan dan direplikasi di sekolah lain guna memperkuat budaya sekolah hijau dan literasi lingkungan siswa
POLA PEMANFAATAN SUMBER DAYA HUTAN OLEH MASYARAKAT DESA NGABLAK DI KAWASAN TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI Kletus Florianus Sera Gare; Nusrah Rusadi; Fransiskus Xaverius Dako; Frenly Marvi Selanno; Sukriati Andesti Lamanda; Lies Rahayu Wijayanti Faida; Much. Taufik Tri Hermawan
Jurnal Hutan Tropis Vol 14, No 1 (2026): Jurnal Hutan Tropis Volume 14 Nomer 1 Edisi Maret 2026
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jht.v14i1.25713

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pemanfaatan sumber daya hutan oleh masyarakat Desa Ngablak di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Penelitian sebelumnya umumnya berfokus pada aspek kebijakan, kelembagaan, dan ekologi, sementara kajian mengenai pola pemanfaatan sumber daya hutan pada tingkat lokal di kawasan konservasi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut melalui analisis empiris interaksi masyarakat dengan sumber daya hutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober hingga Desember 2025 di Desa Ngablak, Jawa Tengah. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur terhadap 64 petani, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya hutan meliputi tiga aktivitas utama, yaitu penggarapan lahan, pengambilan kayu bakar, dan pemanfaatan hijauan pakan ternak. Penggarapan lahan dilakukan melalui sistem agroforestri sederhana yang mengombinasikan tanaman tahunan dan semusim. Kayu bakar dimanfaatkan sebagai sumber energi rumah tangga, sedangkan vegetasi bawah dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Penelitian ini menunjukkan adanya struktur pemanfaatan yang bersifat hierarkis, di mana kawasan hutan berfungsi sebagai basis produksi ekonomi masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa TNGM tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi, tetapi juga mendukung sistem penghidupan masyarakat secara adaptif.