Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

KONTRIBUSI DAN EFEKTIVITAS PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH DALAM MENGUKUR TINGKAT KEMANDIRIAN DAERAH DI KOTA BIMA Dian Tifani; Wirawan Suhaedi; Intan Rakhmawati
Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi, Maret 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/risma.v3i1.363

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kontribusi dan efektivitas Pendapatan Asli Daerah terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dalam mengukur tingkat kemandirian daerah periode 2017-2021. Jenis penelitian ini merupakan bentuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan rasio efektivitas, rasio kemandirian daerah, desentralisasi fiskal, dan rasio pertumbuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata tingkat efektivitas Pendapatan Asli Daerah di Kota Bima cukup efektif dengan persentase 92,79%, rasio kemandirian daerah memiliki kemampuan keuangan rendah sekali dengan rata-rata persentase 7,37%, kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap Pendapatan daerah memiliki kemampuan keuangan sangat kurang dengan rata-rata persentase 6,68%, dan kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap belanja daerah memiliki kemampuan keuangan sangat kurang dengan rata-rata persentase 6,23%.
PELATIHAN PEMBUKUAN BAGI BUM DESA DI KABUPATEN LOMBOK UTARA DALAM RANGKA MENCAPAI SDGs KETAHANAN PANGAN M. Ali Fikri; Intan Rakhmawati; Siti Atikah; Elin Erlina Sasanti; Saipul Arni Muhsyaf
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2026
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v6i2.3106

Abstract

BUM Desa merupakan badan usaha yang memperoleh pendanaan dari pemerintah desa. Dalam rangka pertanggungjawabannya, BUM Desa harus membuat laporan keuangan. Salah satu bidang usaha yang dijalankan BUM Desa yaitu peternakan ayam potong dan ayam petelur, dalam rangka mencapai Sustainable Development Goals (SDG’s) poin kedua, yaitu Ketahanan Pangan. Peternak yang diberikan pelatihan yaitu peternak baru, dan peternak dengan usaha yang sudah berjalan cukup lama. Kendalanya, laporan keuangan yang dibuat baru Laporan Arus Kas ataupun laporan keuangan yang belum sesuai format PSAK 69, PSAK 241, dan PMK Nomor 85 Tahun 2025. Kegiatan pelatihan telah dilakukan oleh Tim Pengabdian Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, bekerjasama dengan UPTD DP2KB PMD Kabupaten Lombok Utara. Kegiatan dilaksanakan bagi pengurus 20 BUM Desa. Hasilnya, ,melalui kegiatan ini, pemahaman pengurus BUM Desa, baik peternak ayam potong maupun ayam petelur yang telah meningkat, sehingga dapat menyajikan aset biologis sesuai perkembangan ayam yang diternakkan, dalam laporan keuangan. Tidak hanya itu, diharapkan pengurus BUM Desa dapat menyajikan Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus Kas, sesuai standar yang berlaku.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Bima Maratun Maratun; Intan Rakhmawati; Novia Rizki
Jambura Accounting Review Vol. 7 No. 1 (2026): Jambura Accounting Review - February - Juli 2026
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jar.v7i1.272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor kualitas pelayanan, kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan, penghasilan, dan sanksi terhadap kepatuhan wajib pajak, dalam membayar pajak kendaraan bermotor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei dengan kuesioner terhadap 119 responden wajib pajak kendaraan bermotor, menggunakan teknik pengambilan sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equition Modeling (SEM-PLS) SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan. Sementara hasil berbeda terhadap kepatuhan wajib pajak ditemukan pada kualitas pelayanan, kesadaran wajib pajak, tingkat penghasilan, dan sanksi, yang tidak memiliki pengaruh. Hasil ini menjadi masukkan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan agar kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Bima terus meningkat.
Menyeimbangkan Transformasi Hijau dan Pertumbuhan: Implementasi Pajak Lingkungan dalam Konteks Asia – Studi Kasus Vietnam, Tiongkok, dan Malaysia Tusta Prasidya; Wirawan Suhaedi; M. Ali Fikri; Intan Rakhmawati
Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram Vol 11 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32666/tatasejuta.v11i1.658

Abstract

The case studies of environmental tax reforms in Vietnam, China, and Malaysia provide a comprehensive view of the challenges and opportunities faced by developing nations in implementing environmental fiscal policies to foster green growth. Each of these countries has adopted distinct approaches to environmental taxation, tailored to their specific economic, social, and environmental contexts. Vietnam and Malaysia have focused on targeted sectors such as fuel consumption and natural resource extraction, aiming to curb pollution and over-exploitation while generating revenue for sustainable initiatives. In contrast, China has taken a broader and more integrated approach by establishing a nationwide environmental tax system, complemented by the implementation of an Emissions Trading System (ETS), which seeks to reduce industrial emissions through market-based mechanisms. These case studies highlight several critical lessons that can inform future environmental fiscal reforms. One key takeaway is the importance of comprehensive tax coverage that addresses multiple sources of environmental degradation rather than focusing narrowly on a single sector. Additionally, strong enforcement mechanisms are essential to ensure compliance, as lax regulation or weak penalties can undermine the effectiveness of these taxes. Equally important is the strategic allocation of tax revenues, which should be directed towards sustainability projects such as renewable energy development, pollution control, and environmental restoration efforts. This revenue reinvestment can further bolster green growth and ensure long-term environmental benefits.