Zainuddin Untu
Mulawarman University

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

High School Students’ Mathematical Problem-Solving Abilities: A Polya-Based Analysis Febi Tasya Ramadhanti; Zainuddin Untu
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.11776

Abstract

This study aims to analyze high school students' mathematical problem-solving abilities in exponential and logarithmic functions based on Polya's four stages of problem solving. This study employed a qualitative descriptive approach involving 72 tenth-grade students from a senior high school in Samarinda. Data were obtained through essay tests designed to reveal students' problem-solving processes and semi-structured interviews to strengthen the interpretation of students' work results. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that students' problem-solving abilities varied across ability categories. High-ability students tended to plan, execute, and review the entire problem-solving process, although they did not always write down the initial information explicitly. Students with moderate abilities showed an initial understanding of the problem but had difficulty devising and carrying out a plan, which led to inadequately verified final results. Meanwhile, students with low abilities experienced obstacles from the problem comprehension stage, which led to failure in the subsequent stages. These findings emphasize the importance of strengthening conceptual understanding and practicing systematic problem-solving steps in mathematics learning.
TREN PENELITIAN TENTANG PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI JURNAL TERINDEKS SINTA TAHUN 2016-2025 Duratun Fahirah; Zainuddin Untu; Petrus Fendiyanto; Asyril Asyril
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/g9eprr86

Abstract

Penelitian tentang Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran matematika terus berkembang sebagai respons terhadap rendahnya kemampuan matematika peserta didik. Hasil studi Programme for International Student Assessment (PISA) menunjukkan bahwa kemampuan matematika peserta didik di Indonesia masih tergolong rendah, sehingga berdampak pada hasil belajar. Salah satu penyebabnya adalah pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang menarik. Oleh karena itu, banyak penelitian mengkaji penerapan PBL sebagai solusi, sehingga menjadikan topik ini sebagai tren dalam penelitian pendidikan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penelitian tentang Problem Based Learning (PBL) di jurnal terindeks SINTA tahun 2016-2025. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari artikel yang dipublikasi pada jurnal terindeks SINTA dengan topik PBL. Teknik pengumpulan data ialah studi dokumentasi dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta Analyses (PRISMA). Sebanyak 162 artikel memenuhi seluruh kriteria, kemudian dianalisis berdasarkan identitas artikel (nama jurnal, tahun terbit, indeks SINTA) dan konten artikel (jenjang pendidikan, rumusan masalah, dan metode penelitian). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa tren penelitian PBL dalam pembelajaran matematika pada jurnal terindeks SINTA periode 2016–2025 mengalami perkembangan yang fluktuatif namun cenderung meningkat, serta didominasi oleh penelitian pada jenjang pendidikan dasar dengan fokus utama pada peningkatan hasil belajar dan penggunaan metode eksperimen. Hal ini menunjukkan bahwa PBL masih menjadi topik yang relevan dan banyak dikaji dalam penelitian pendidikan matematika. Saran bagi peneliti lain untuk memperluas cakupan elemen yang dianalis, sehingga tidak terbatas hanya pada identitas dan konten artikel.
PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING BERBANTUAN QUIZWHIZZER TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMPN 34 SAMARINDA Diva Fitria Ali; Zainuddin Untu; Rusdiana Rusdiana; Berahman Berahman
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/h57c4585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran Games Based Learning berbantuan QuizWhizzer terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII SMP Negeri 34 Samarinda. Landasan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional pada proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 34 Samarinda tahun ajaran 2025/2026 yang terbagi menjadi 7 kelas, dengan sampel dua kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VIII F sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII G sebagai kelas kontrol. Sampel diambil dengan memilih 2 kelas yang memiliki kemampuan yang homogen. Bentuk instumen yang digunakan adalah soal tes uraian yang berjumlah 4 butir soal dengan materi relasi dan fungsi. Penelitian dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dan 1 kali posttest untuk masing-masing kelas. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar di kelas eksperimen sebesar 83,22 sedangkan di kelas kontrol sebesar 73,00. Hasil analisis statistika inferensial menggunakan uji Independent Sample t-Test dengan pengujian pihak kanan menunjukkan bahwa nilai signifikansi statistik sebesar 0,006 sehingga  ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif penggunaan model pembelajaran Games Based Learning berbantuan QuizWhizzer terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi relasi dan fungsi di kelas VIII SMP Negeri 34 Samarinda.
PENGARUH MODEL PROBING PROMPTING LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATERI PERSAMAAN GARIS LURUS Nur Syifa Azizah; Tri Widyasari; Auliul Fitrah Samsuddin; Zainuddin Untu
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pzyw6739

Abstract

Hasil belajar matematika siswa masih tergolong rendah, salah satunya disebabkan oleh pembelajaran yang berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang dapat mendorong keaktifan siswa, salah satunya yaitu model Probing Prompting Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Probing Prompting Learning terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi persamaan garis lurus di kelas VIII SMP Negeri 29 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu dan desain posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 59 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu 31 siswa kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen dan 28 siswa kelas VIII-A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (77,03 > 68,64). Uji Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (1-tailed) sebesar 0,0025 < 0,05, sehingga H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif model Probing Prompting Learning terhadap hasil belajar matematika siswa. Model Probing Prompting Learning dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa.
KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA SMP KELAS IX DALAM MENYELESAIKAN SOAL BERTIPE PISA Alifia Hadinah; Rusdiana Rusdiana; Petrus Ferdiyanto; Zainuddin Untu
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pz44gg81

Abstract

Rendahnya kemampuan matematika murid Indonesia tercermin dari hasil Programme for International Student Assessment (PISA), di mana capaian Indonesia masih berada pada peringkat 66 dari 81 negara partisipan. Pembelajaran yang cenderung prosedural diduga menjadi salah satu penyebab rendahnya kemampuan murid dalam menyelesaikan soal bertipe PISA. Data dikumpulkan melalui tes berupa soal matematika bertipe PISA yang telah divalidasi oleh validator dan wawancara semi terstruktur untuk mendukung analisis jawaban murid. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengelompokkan kemampuan murid ke dalam kategori tertentu serta didukung triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan matematika murid SMP kelas IX masih tergolong rendah. Dari 61 murid yang menjadi responden, sebanyak 33 murid (54%) berada pada kategori kurang, 22 murid (36%) pada kategori cukup, 5 murid (8%) pada kategori kurang sekali, dan 1 murid (2%) pada kategori baik. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar murid mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi masalah, memahami konteks, serta menerapkan konsep matematika pada soal bertipe PISA. Dengan demikian, tingkat kemampuan matematika siswa SMP kelas IX secara umum masih dalam kategori kurang, sehingga diperlukan upaya perbaikan pembelajaran, khususnya dengan memperkenalkan soal-soal kontekstual bertipe PISA secara berkelanjutan agar kemampuan matematika siswa dapat meningkat.
PENGEMBANGAN E-LKPD LIVEWORKSHEETS BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL (SPLTV) DI KELAS X SMA Tsaabitah Alyaa Rofifah Maimun; Zainuddin Untu; Safrudiannur Safrudiannur; Auliaul Fitrah Samsuddin
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/rffx8263

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan mengembangkan dan mengetahui langkah-langkah pengembangan E-LKPD Liveworksheets berbasis model Discovery Learning pada materi SPLTV di kelas X SMA, tingkat validitas, dan tingkat kepraktisan E-LKPD yang dikembangkan. Subjek penelitian ini adalah siswa dan validator yang meliputi ahli materi dan ahli media. Adapun objeknya adalah pengembangan E-LKPD Liveworksheets berbasis model Discovery Learning pada materi SPLTV. Model yang digunakan adalah model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Pada tahap Define, analisis menunjukkan kebutuhan terhadap bahan ajar LKPD berbasis teknologi yang memuat tahapan penyelesaian soal untuk membantu siswa dalam memahami materi, khususnya SPLTV. Menindaklanjuti hal tersebut, dikembangkan E-LKPD dengan memanfaatkan Liveworksheets berbasis model Discovery Learning yang memuat tahapan penyelesaian soal terstruktur sebagai solusi dari permasalahan yang ditemukan. Tahap Design meliputi perancangan kegiatan melalui penyajian permasalahan kontekstual yang didukung dengan ilustrasi komik, poster, dan visualisasi grafik GeoGebra. Pada tahap Develop, E-LKPD yang terdiri dari tiga kegiatan dinilai oleh validator menggunakan instrumen validasi untuk mengetahui tingkat validitas materi dan media, serta siswa sebagai pengguna utama menggunakan instrumen kepraktisan untuk mengetahui tingkat kepraktisan E-LKPD yang dikembangkan melalui uji coba pada kelompok kecil di satu kelas X MA Negeri 1 Samarinda. Hasil validasi menunjukkan bahwa E-LKPD ini memperoleh persentase skor sebesar 83,1% untuk aspek materi dan 69,3% untuk aspek media, maka rerata persentase skor ialah sebesar 76,2% sehingga dikategorikan “Valid”. Sementara itu, hasil kepraktisan menunjukkan rerata persentase skor sebesar 80%, sehingga dikategorikan “Praktis”. Terakhir, tahap Disseminate dilakukan dengan menyebarluaskan link E-LKPD yang telah dinyatakan valid dan praktis kepada sekolah yang diteliti agar dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran matematika secara lebih luas.