Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Desa Batu Menyan Menuju Desa Ramah Anak Yang Berkelanjutan Ani Agus Puspawati; Apandi; Fery Triatmojo; Anisa Utami; M.Irsyad Fadoli; Athallah Samudra Ananta; Miftahul Jannah; Aulia Nasha Ammara; Siti Chiwi Gayatri
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 6 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v6n2.3534

Abstract

Upaya mewujudkan pembangunan berkelanjutan tidak dapat dipisahkan dari pemenuhan hak-hak anak sebagai kelompok yang akan melanjutkan pembangunan di masa depan. Meskipun demikian, pemahaman mengenai konsep Desa Ramah Anak (DRA) di tingkat desa masih belum optimal sehingga diperlukan berbagai langkah penguatan kapasitas dan peningkatan kesadaran masyarakat. Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) KKN Berdampak, kegiatan ini dilaksanakan untuk mengkaji berbagai persoalan yang berkaitan dengan anak di lingkungan desa, meningkatkan pemahaman mengenai Desa Ramah Anak, serta memberikan pendampingan teknis dalam penerapan konsep DRA di Desa Batu Menyan, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama. Tahap pertama berupa pengkajian kondisi awal dengan menelaah berbagai penelitian terdahulu dan literatur yang relevan sebagai dasar identifikasi permasalahan. Tahap kedua berfokus pada pelaksanaan intervensi melalui penyampaian materi, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD), serta simulasi yang membahas isu pemenuhan hak anak, identifikasi pemangku kepentingan yang berperan, dan penyusunan langkah strategis untuk mendukung terwujudnya Desa Ramah Anak. Tahap ketiga berupa evaluasi dan refleksi yang dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test guna mengetahui perubahan tingkat pengetahuan peserta secara terukur. Sasaran kegiatan mencakup perangkat desa, organisasi nonpemerintah (NGO), dan masyarakat setempat. Adapun luaran yang dihasilkan meliputi poster ilmiah, video dokumentasi kegiatan, serta artikel ilmiah yang direncanakan untuk diterbitkan pada jurnal pengabdian kepada masyarakat yang terakreditasi Sinta 5. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kapasitas aparatur desa serta berkembangnya kesadaran bersama masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah, aman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara berkelanjutan. 
Penguatan Pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih melalui Edukasi Kebijakan, Keuangan, dan Peluang Usaha di Kelurahan Kupang Kota, Bandar Lampung Vincensius Soma Ferrer; Fery Triatmojo; Ani Agus Puspawati; Kholifatul Munawaroh; Susana Indriyati Caturiani; K. Bagus Wardianto
Seandanan: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Seandanan: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/seandanan.v6i1.78

Abstract

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen kelembagaan ekonomi yang diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi berbasis anggota di tingkat desa dan kelurahan. Keberadaannya tidak hanya menuntut legalitas, tetapi juga kapasitas pengelolaan yang mumpuni, mencakup aspek pemahaman kebijakan, tata kelola keuangan, serta kemampuan mengidentifikasi tantangan dan peluang usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada 4 Februari 2026 di Kelurahan Kupang Kota, Bandar Lampung, dengan tujuan memperkuat pemahaman pengurus koperasi agar mampu mengelola organisasi secara lebih terarah, akuntabel, dan berkelanjutan. Dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini menyajikan materi terkait regulasi, pengelolaan keuangan, serta strategi pengembangan usaha melalui metode edukasi, ceramah interaktif, dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penguatan koperasi memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup pemahaman regulasi, penataan administrasi, tertib pencatatan keuangan, serta pemetaan potensi lokal. Hal ini menegaskan pentingnya sinergi antara keilmuan dalam mendukung pengelolaan Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan.