Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Desain Renovasi Sekolah untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Kondusif di SDN 4 Dago, Parung Panjang Anisza Ratnasari; Nadia Diandra; Hanugrah Adhi Buwono; Abdullah Hibrawan; Mulyadi Sugih Dharsono; Felice Cynthia Rosli; Daria Aricela Susanto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5619

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan pada banyak sekolah dasar di Kabupaten Bogor,termasuk SDN 4 Dago Parung Panjang, menjadi penghambat terciptanya lingkungan belajar yangnyaman dan kondusif. Kondisi fisik sekolah yang tidak memadai, seperti dinding, plafon, dantembok ruang kelas maupun ruang guru yang rusak, sarana sanitasi dan drainase yang tidak layak,serta kondisi eksterior dan bangunan yang tidak terawat merupakan urgensi utama yangmembutuhkan penanganan segera. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untukmerevitalisasi lingkungan sekolah melalui kegiatan renovasi fisik bangunan, dimana kegiatan inisejalan dengan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah.Disisi lain, kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi strategis akademisi, masyarakatsetempat, dan swasta. Kegiatan yang dilaksanakan pada Juli-September 2025 ini dilakukan melaluikolaborasi peran yang jelas. Akademisi dari Program Studi Arsitektur Universitas Pradita bertugasmelakukan observasi awal dan pendampingan desain renovasi fisik bangunan. PT. SA selaku mitraswasta bertanggung jawab atas pelaksanaan inti pekerjaan renovasi dan pengawasan pekerjaankonstruksi. Sementara guru, karyawan, serta anak didik terlibat aktif dalam mendukung berbagaipekerjaan renovasi lainnya. Hasil yang dicapai antara lain perbaikan menyeluruh plafon ruang,pengecatan semua tembok, kusen, dan furnitur, membangun sarana sanitasi dan drainase baru,membongkar dan membangun baru pintu gerbang sekolah, serta pekerjaan betonisasi halamansekolah. Kegiatan renovasi fisik bangunan sekolah ini diharapkan dapat menciptakan lingkunganbelajar yang lebih layak dan layak, memotivasi siswa dan guru untuk melakukan kegiatan belajarmengajar, serta menjadi model percontohan kolaborasi multipihak untuk untuk meningkatkankualitas fisik sarana pendidikan.Kata kunci : Lingkungan belajar kondusif, pemberdayaan masyarakat, Program HasilTerbaik Cepat (PHTC), renovasi sekolah, sinergi institusi pendidikan dan swasta.
Perencanaan Partisipatif Taman Lembur Mangrove Patikang Sebagai Peningkatan Fasilitas Pariwisata Lokal Abdullah Hibrawan; Aulina Adamy; Imaniar Sofia Asharhani; Hanugrah Adhi Buwono; Surya Romadhoni; Jonathan Sebastian Wibowo; Aura Valencia Vidurez Neda Sampoerno
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): Agustus
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i3.472

Abstract

The development of tourism villages plays a crucial role in fostering the community's creative economy, expanding local business opportunities, and creating new jobs. Lembur Mangrove Patikang in Citeureup Village, Pandeglang Regency, Banten, is one such tourism village that holds potential but has not yet succeeded. A survey conducted by the architecture study program team at Pradita University—aimed at assessing existing conditions, identifying needs to enhance tourism value, and gathering residents' aspirations—revealed two primary issues: a lack of proper planning for tourism village facilities and insufficient community awareness of environmental preservation. To generate a design while raising awareness, the tourism village planning process employed a community-based participatory approach, with students assisting under the guidance of architecture lecturers. The design process focused on layout, visitor behavior analysis, material selection, and ergonomic studies to determine appropriate facility dimensions for visitor comfort. This participatory planning process resulted in a design for the Lembur Mangrove Patikang Park, featuring a reception area, a meeting point, an information center, rest areas, and culinary tourism spots, while also serving as a hub for Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM). The village authorities subsequently utilized this design for the construction phase, funded by local government grants.