Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERENCANAAN,PENGAWASAN DAN EVALUASI SISTEM KENDALI PELAKSANAAN PROYEK BERBASIS PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 BAGI TENAGA PROYEK DI DESA MEDANG, TANGERANG Nadia Diandra; Mulyadi Sugih Dharsono; Stephen Valentino
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 5 (2022): PERAN PERGURUAN TINGGI DAN DUNIA USAHA DALAM AKSELERASI PEMULIHAN DAMPAK PANDEMI
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v5i0.1748

Abstract

COVID-19 is a disease caused by the severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). COVID-19 can cause respiratory system disorders, ranging from mild symptoms such as flu to lung infections, such as pneumonia. To find out about the implementation of the COVID-19 Health protocol-based project for project workers in Desa Medang, Curug, Tangerang, it is necessary to directly supervise project personnel. The method used in the implementation of this community service activity is to identify, observe and study the construction process and the interactions of construction workers during the construction process by interviewing workers, especially field supervisors in Desa Medang, Curug, Tangerang regarding the COVID-19 Health protocol. Where it is hoped that direct interaction with construction workers can improve the project implementation control system based on the COVID-19 health protocol for project workers sustainably. The result of Community Service activities is the increased awareness of project workers in implementing the COVID-19 Health protocol, as well as the implementation of comprehensive Health protocol activities under established regulations. Keywords: COVID-19, Labor, Health Protocol
Pendampingan Desain Renovasi Sekolah untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Kondusif di SDN 4 Dago, Parung Panjang Anisza Ratnasari; Nadia Diandra; Hanugrah Adhi Buwono; Abdullah Hibrawan; Mulyadi Sugih Dharsono; Felice Cynthia Rosli; Daria Aricela Susanto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v9i3.5619

Abstract

Keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan pada banyak sekolah dasar di Kabupaten Bogor,termasuk SDN 4 Dago Parung Panjang, menjadi penghambat terciptanya lingkungan belajar yangnyaman dan kondusif. Kondisi fisik sekolah yang tidak memadai, seperti dinding, plafon, dantembok ruang kelas maupun ruang guru yang rusak, sarana sanitasi dan drainase yang tidak layak,serta kondisi eksterior dan bangunan yang tidak terawat merupakan urgensi utama yangmembutuhkan penanganan segera. Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untukmerevitalisasi lingkungan sekolah melalui kegiatan renovasi fisik bangunan, dimana kegiatan inisejalan dengan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah.Disisi lain, kegiatan ini juga bertujuan membangun sinergi strategis akademisi, masyarakatsetempat, dan swasta. Kegiatan yang dilaksanakan pada Juli-September 2025 ini dilakukan melaluikolaborasi peran yang jelas. Akademisi dari Program Studi Arsitektur Universitas Pradita bertugasmelakukan observasi awal dan pendampingan desain renovasi fisik bangunan. PT. SA selaku mitraswasta bertanggung jawab atas pelaksanaan inti pekerjaan renovasi dan pengawasan pekerjaankonstruksi. Sementara guru, karyawan, serta anak didik terlibat aktif dalam mendukung berbagaipekerjaan renovasi lainnya. Hasil yang dicapai antara lain perbaikan menyeluruh plafon ruang,pengecatan semua tembok, kusen, dan furnitur, membangun sarana sanitasi dan drainase baru,membongkar dan membangun baru pintu gerbang sekolah, serta pekerjaan betonisasi halamansekolah. Kegiatan renovasi fisik bangunan sekolah ini diharapkan dapat menciptakan lingkunganbelajar yang lebih layak dan layak, memotivasi siswa dan guru untuk melakukan kegiatan belajarmengajar, serta menjadi model percontohan kolaborasi multipihak untuk untuk meningkatkankualitas fisik sarana pendidikan.Kata kunci : Lingkungan belajar kondusif, pemberdayaan masyarakat, Program HasilTerbaik Cepat (PHTC), renovasi sekolah, sinergi institusi pendidikan dan swasta.
Edukasi Perancangan Lingkungan Sehat Sejak Dini: Workshop Interaktif Arsitekktur bagi Siswa SD Cihuni 2, Pagedangan Anisza Ratnasari; Hanugrah Adhi Buwono; Nadia Diandra; Kassandra Humaira; Felice Cynthia Rosli
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i1.6348

Abstract

Kegiatan ‘Summarecon Goes to School’ merupakan bentuk pengabdian masyarakat danimplementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang diselenggarakan oleh PDV 2Summarecon Serpong bersama dengan Universitas Pradita dan unit bisnis lainnya.Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Oktober 2025 di SD Cihuni II, Pagedangan inimerupakan respons terhadap kebutuhan mitra untuk memberikan pemahaman tentangkesehatan lingkungan sekolah. Mengacu pada pedoman penyelenggaraan kesehatansekolah, siswa perlu diedukasi tentang lingkungan sekolah sehat yang harus memenuhistandar dan kriteria lokasi, konstruksi bangunan, ruang, kualitas udara ruang, pencahayaan,ventilasi, kebisingan, sanitasi, fasilitas olah raga dan ibadah serta halaman. Kegiataninteraktif yang dikemas dalam bentuk workshop ini bertujuan meningkatkan pemahamandan partisipasi siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah sehat dengan mengacu padaprinsip pengelenggaraan lingkungan sekolah yang sehat. Metode pelaksanaan mencakupempat tahap, yaitu; pemaparan materi singkat dengan alat peraga visual, sesi workshopberupa merancang lingkungan sekolah dalam bentuk pop up model tiga dimensi dengandidampingi fasilitator, presentasi karya oleh siswa, serta refleksi dan evaluasi bersama.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang tersaji dari kemampuanmereka menuangkan konsep lingkungan sehat ke dalam maket model, sepertimenambahkan area hijau, vegetasi dan elemen air, menata ruang jendela agar ruang danmassa bangunan agar mendapatkan pencahayaan dan pengudaraan alami, sertamerencanakan letak sanitasi dan drainase. Melalui pendekatan interaktif ini, kegiatan tidakmemberikan edukasi bagi siswa tetapi juga memberikan model pembelajaran kreatif untukinternalisasi pedoman kesehatan lingkungan sekolah sejak dini
Rekayasa Sirkulasi dan Zonasi Ruang Berbasis Teori Antrian untuk Meningkatkan Efisiensi Layanan Skrining Katarak Nadia Diandra; Mulyadi Sugih Dharsono; Jason Lim; Van Basten; Pengki Suanto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.7291

Abstract

Program CSR Operasi Katarak Gratis PT Summarecon Agung Tbk. menghadapi risiko penumpukan antrian karena proyeksi peserta skrining mencapai lebih dari 400 orang dalam waktu layanan terbatas, dengan mayoritas peserta yang lebih tua memiliki masalah mobilitas dan penglihatan. Selain itu, denah ruang terbuka panjang Saung Geulis memungkinkan crossing flow. Dengan menggunakan teori antrian, jalur sirkulasi satu arah dan plot relawan di titik-titik layanan, proyek PkM ini membagi area menjadi lima zona layanan. Dilakukan pada tanggal 25 April 2026 di Saung Geulis, Summarecon Bogor, dengan partisipasi 24 relawan Summarecon, 29 relawan pendukung, dan tenaga medis ERHA. Dari 359 orang yang menjalani skrining, 126 di antaranya dinyatakan layak untuk menjalani operasi katarak. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh kegiatan berjalan sesuai jadwal, mengurangi aliran lintasan, dan memberikan prioritas kepada orang tua dan pengguna kursi roda berjalan sesuai rencana. Dengan demikian, metode ini dapat digunakan sebagai model untuk kegiatan serupa di masa mendatang