Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TikTok, Marketplace, dan Artificial Intelligence: Wajah Baru Pendidikan Entrepreneurship Abidzar Al Ghifari; Mohammad Ja'far Firdaus; Amelia Gita Maharani; Muhammad Rizqiyanto; Ferida Rahmawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10799

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada bidang pendidikan kewirausahaan. Kehadiran TikTok, marketplace, dan Artificial Intelligence (AI) tidak hanya berfungsi sebagai sarana pendukung aktivitas bisnis, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu mendorong tumbuhnya minat dan kompetensi kewirausahaan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran TikTok, marketplace, dan AI sebagai wajah baru pendidikan entrepreneurship di era digital serta pengaruhnya terhadap minat berwirausaha. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur (literature review). Data diperoleh melalui penelusuran dan seleksi berbagai sumber ilmiah yang relevan, meliputi artikel jurnal nasional terakreditasi SINTA, jurnal internasional, buku, prosiding, dan laporan penelitian yang diterbitkan dalam beberapa tahun terakhir. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi pola, konsep, dan temuan penelitian terkait pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan kewirausahaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TikTok berperan sebagai media promosi dan pembelajaran yang mampu meningkatkan kreativitas serta minat berwirausaha melalui konten yang interaktif. Marketplace memberikan pengalaman praktis dalam menjalankan bisnis digital, mulai dari pemasaran hingga pengelolaan transaksi. Sementara itu, AI mendukung efisiensi aktivitas kewirausahaan melalui analisis data, pembuatan konten, dan pengambilan keputusan berbasis informasi. Integrasi ketiga teknologi tersebut membentuk ekosistem pembelajaran kewirausahaan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan era ekonomi digital. Dengan demikian, TikTok, marketplace, dan AI memiliki peran strategis dalam memperkuat minat berwirausaha sekaligus mentransformasi pendidikan entrepreneurship di era digital.
IMPLEMENTASI KODE ETIK PROFESI GURU DI ERA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALISME PENDIDIK Ismu Fahsa Rohaliana; Maratus Shalihah; Muhammad Rizqiyanto; Nur Khasanah
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58913

Abstract

pembelajaran digital serta pengaruhnya terhadap peningkatan profesionalisme pendidik di era digital. Penelitian menggunakan metode kajian literatur (library Research) dengan memanfaatkan berbagai sumber tertulis seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menelaah berbagai referensi mengenai kode etik profesi guru, pembelajaran digital, dan profesionalisme guru. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami konsep, penerapan, dampak, serta upaya penegakan penerapan kode etik profesi guru di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kode etik profesi guru memiliki peran penting dalam menjaga integritas, tanggung jawab, dan kualitas pembelajaran digital. Implementasi kode etik diwujudkan melalui penggunaan teknologi secara bijaksana, komunikasi profesional, perlindungan data pribadi peserta didik, serta penerapan prinsip keadilan dan keteladanan dalam pembelajaran. Selain itu, penguatan kode etik melalui pelatihan, supervisi, dan dukungan lembaga pendidikan dapat meningkatkan profesionalisme guru serta menciptakan pembelajaran yang lebih etis, aman, dan berkualitas.
Development of Wayground Based Educational Games for SKI Instruction in Elementary Madrasah Andre Fikar Al.Mardhafi; Muhammad Rizqiyanto; Muhamad Aldo Syahputra; Rita Laili Aseh; Melyna Yulianti; Faza Nurul Azmi; Dian Rif'iyati
The Future of Education Journal Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v5i2.1732

Abstract

In an effort to increase student enthusiasm and engagement, this study aims to develop a Wayground-based educational game to teach Islamic Cultural History (SKI) in third grade at Madrasah Ibtidaiyah Salafiyah Gapuro. The ADDIE development model, consisting of the analysis, design, development, implementation, and evaluation phases, and a mixed-methods approach, was used in the Research and Development (R&D) methodology of this study. Observations, interviews, and questionnaires were used to collect data, which was then analyzed using descriptive qualitative and quantitative methods. The results indicate that the developed media achieved a student response rate of 90%, classified as “very good,” and attained a very high level of feasibility, as validated by experts, with an average of 89%. These results indicate that students’ enthusiasm for learning, engagement, and understanding of SKI material can be enhanced through the use of Wayground-based instructional game media. Furthermore, compared to conventional approaches, this media can provide a more engaging and participatory learning environment. Therefore, Wayground-based educational game media can serve as a creative alternative for teaching SKI in Madrasah Ibtidaiyah.