Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Media Memory Card terhadap Pengetahuan, Sikap dan Keterampilan Cuci Tangan Siswa SDN 016 Samarinda Ulu Nanda Gista Maharani; Dwi Hendriani; Nino Adib Chifdillah; Nina Mardiana
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v5i3.8287

Abstract

Handwashing with soap is a key clean and healthy behavior that plays an important role in preventing infectious diseases among school-aged children. However, the low levels of students’ knowledge, attitudes, and skills indicate the need for effective and engaging health education. One of the media that can be used is memory cards as an interactive educational tool. This study aimed to determine the effect of memory card media on knowledge, attitudes, and handwashing skills among elementary school students. The study employed a pre-experimental design with a one-group pretest–posttest approach. The sample consisted of students from SDN 016 Samarinda Ulu, selected using a total sampling technique. Data were collected before and after the intervention using knowledge and attitude questionnaires, as well as an observation checklist for handwashing skills. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in knowledge, attitudes, and skills after the intervention, with a p-value of 0.000 (p < 0.05). In conclusion, memory card media is effective in improving students’ knowledge, attitudes, and handwashing skills, and has the potential to serve as an interactive and relevant health education alternative in school settings.
Pendidikan Kesehatan melalui Animasi: Upaya Meningkatkan Keterampilan Cuci Tangan Cegah Diare pada Anak Sekolah Dasar Rizky Amelia Astuti; Nina Mardiana; Bernadetha Bernadetha
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i3.5352

Abstract

Diarrhea is an infectious disease and a health problem worldwide, including Indonesia. Handwashing with soap (HWWS) is an important step to prevent diseases such as diarrhea. Animated videos are an effective medium to deliver health education aimed at improving practical skills. This study evaluated the effect of health education through animated video intervention on HWWS skills in school-age children. This study used a quasi-experimental pre-posttest method with a control group design. Forty students were sampled using simple random sampling and divided into experimental and control groups. Animated videos were used as an intervention for the experimental group, while posters were used for the control group. HWWS skills were assessed using an observation checklist before and after the intervention. Data were analyzed by Wilcoxon signed-rank test and Mann-Whitney U test. The results of statistical analysis showed a significant effect (p-value = 0.000) of health education in the form of animated videos on students' HWWS skills, the results of statistical analysis also showed a statistically significant difference (p value = 0.000) in students' HWWS skills in the experimental group and control group after being given health education with different media. Schools are expected to develop animated videos as a medium to increase exposure and quality of health education.
EFEKTIVITAS MEDIA POWERPOINT DIBADINGKAN MEDIA VIDEO KESEHATAN DALAM EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA REMAJA DI SMP NEGERI 15 SAMARINDA Daud Maulana; Nina Mardiana; Emelia Tonapa
Jurnal Media Informatika Vol. 6 No. 6 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v6i6.7548

Abstract

Stunting merepresentasikan isu krusial dalam kesehatan publik yang memiliki implikasi jangka panjang terhadap kualitas modal insani. Intervensi preventif esensial untuk diimplementasikan sejak fase remaja, melalui fasilitasi edukasi kesehatan dengan seleksi sarana pedagogis yang memiliki efikasi terukur. Riset ini menginvestigasi disparitas efektivitas antara penggunaan media video edukatif dan presentasi PowerPoint dalam meningkatkan kapabilitas kognitif remaja mengenai mitigasi stunting di SMP Negeri 15 Samarinda. Metodologi penelitian mengadopsi desain quasi-eksperimental yang mengaplikasikan rancangan pretest-posttest control group. Total partisipan riset adalah 80 siswa kelas VIII yang secara acak dialokasikan ke dalam dua kelompok: kelompok eksperimental yang menerima intervensi melalui media PowerPoint, dan kelompok kontrol yang menerima intervensi melalui media video edukatif. Instrumen pengumpul data terdiri dari kuesioner pengetahuan mengenai stunting yang telah menjalani proses uji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan remaja setelah diberikan intervensi pada kedua kelompok (p=0,000). Namun, hasil uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p=0,025), di mana media PowerPoint terbukti lebih efektif dibandingkan media video dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan stunting. Media PowerPoint lebih efektif dibandingkan media video dalam meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan stunting. Disarankan agar tenaga kesehatan dan pihak sekolah menggunakan media PowerPoint yang interaktif dan sesuai karakteristik siswa dalam kegiatan pendidikan kesehatan.