Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Perencanaan Tenaga Kerja Berbasis Kompetensi untuk Meningkatkan Daya Saing pada UMKM Alpha Beta Amirrul Salam; Amelia Kristina; Aldi Hidayat; Dian Fitri Yani; TB. Hamim Riski; Resya Dwi Marselina
Bursa : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah, Yayasan Mentari Meraki Asa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jeb.v5i1.1823

Abstract

Perencanaan tenaga kerja berbasis kompetensi berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya manusia pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan perencanaan tenaga kerja berbasis kompetensi di UMKM Alpha Beta, Bandung, serta mengidentifikasi kendala dalam rekrutmen dan penempatan karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam terhadap pengelola usaha. Data dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses rekrutmen masih berfokus pada seleksi administratif tanpa standar kompetensi dan uji kemampuan yang terstruktur, sehingga terjadi ketidaksesuaian antara kompetensi karyawan dan kebutuhan pekerjaan yang berdampak pada rendahnya efektivitas penempatan serta produktivitas kerja. Penelitian merekomendasikan penerapan analisis kebutuhan tenaga kerja, pemetaan kompetensi, dan rekrutmen berbasis kompetensi sebagai upaya meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia dan daya saing UMKM.   Competency-based workforce planning plays an important role in improving the effectiveness of human resource management in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to analyze the implementation of competency-based workforce planning at Alpha Beta MSME in Bandung and identify challenges in employee recruitment and placement. A descriptive qualitative approach was employed using in-depth interviews with business managers. Data were analyzed through data reduction, data display, conclusion drawing, and triangulation to ensure the credibility of the findings. The results indicate that the recruitment process relies primarily on administrative screening without structured competency standards or skills assessments, resulting in a mismatch between employee competencies and job requirements. This condition reduces the effectiveness of employee placement and overall productivity. The study recommends implementing workforce needs analysis, competency mapping, and competency-based recruitment to improve human resource management practices and enhance the competitiveness of MSMEs.
Analisis Perencanaan Tenaga Kerja untuk Meningkatkan Produktifitas Operasional pada UMKM Dinay Konveksi Amirrul Salam; Aldi Hidayat; Diki Achmad Hidayat; Bunga Septia Anjani; Resya Dwi Marselina
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/qnn73d16

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem perencanaan tenaga kerja pada UMKM Dinay Konveksi, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja, serta menganalisis implikasinya terhadap efisiensi dan produktivitas operasional perusahaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi internal, dan wawancara mendalam dengan 5 orang informan yang terdiri dari 1 kepala produksi dan 4 tenaga kerja harian lepas. Analisis data menerapkan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan validitas yang diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dinay Konveksi menerapkan perencanaan tenaga kerja berbasis fleksibilitas operasional dengan mengandalkan sistem harian lepas dan pemanfaatan tenaga kerja magang (PKL). Faktor utama yang memengaruhi kebutuhan tenaga kerja adalah fluktuasi volume pesanan pasar dan tingkat keterampilan praktis (pengalaman kerja), bukan pendidikan formal. Produktivitas operasional dioptimalkan melalui mekanisme alokasi silang (cross-sharing) beban kerja saat lonjakan pesanan terjadi, didukung oleh insentif non-finansial berupa pemberian reward kedisiplinan dan program motivasi psikologis (study tour). Sistem fleksibel ini terbukti efektif menjaga stabilitas output operasional tanpa membebani biaya tetap perusahaan.