Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

THE CONCEPT AND APPLICATION OF COVENANT IN FINANCING GOLD PAWN BY SHARIA BANKS IN WEST JAVA Nuraeni, Neni; Sulastri, Dewi; Zulbaidah, Z
Asy-Syari'ah Vol 22, No 1 (2020): Asy-Syari'ah
Publisher : Faculty of Sharia and Law, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/as.v22i1.5822

Abstract

Abstract: In Law Number 1 of 1974 Article 3 paragraphs 1 and 2, providing an explanation of the marriage principle is monogamous but is open, or in KHI using the term polygamy is limited to four wives, but with a record of the ability to provide and do justice towards his wives and children. Households that are built based on polygamy are part of a community that is a matter of controversy, but legal normativeity has been ratified and that a social reality occurs. The method is used in this study by collecting data in the form of literary literature (literature research), as for the steps in this study by reading literature in the form of books, articles, legislation and fatwas. The data is analyzed by qualitative descriptive method in order to obtain research results based on theories related to research The results showed that there were no women who were willing to be polygamous. In the case of polygamy, women are the object of violence wrapped neatly in household life. Abstrak: Salah satu bentuk inovasi yang dikeluarkan bank syariah untuk menunjang kebutuhan masyarakat adalah produk gadai emas syariah. Namun, kekhawatiran muncul terhadap produk rahn (gadai syariah) karena produk ini bukan merupakan aset produktif dalam menghasilkan keuntungan. Dengan adanya layanan ini, Bank Syariah hanya men­dapatkan keuntungan dari jasa pemeliharaan barang yang dijanjikan sebagai jaminan. Permasalahan muncul ketika keuntungan diambil dari persentase besaran pinjaman yang diberikan oleh Bank Syariah kepada nasabah sebagaimana praktik di perbankan kon­ven­­sional.  Oleh karena itu, ini adalah topik yang menarik untuk dibahas di antara akademisi yang terkait dengan besaran dan perhitungan jasa pemeliharaan yang harus dibayar nasabah kepada Bank. Jika jasa pemeliharaan ditentukan berdasar­kan persen­tase dari jumlah pembiayaan atau pinjaman, maka terdapat nilai bunga kredit atas pembiayaan yang harus dikembalikan oleh nasabah sebagai jasa pemeliharaan yang dihitung dari besaran pinjaman tersebut. Dengan demikian, penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisa konsep akad dan penerapan­nya dalam pembiayaan gadai emas di bank syariah. Adapun obyek studi ini adalah mengenai bank komersial Islam, termasuk Bank Syariah Mandiri dan Bank Jabar Banten Syariah.
Peningkatan Pemahaman Siswa pada Materi Himpunan Melalui Model Kooperatif Tipe Think Pair Share Kelas VII SMP Negeri 14 Banda Aceh Fahmi, Cut Nurul; Sulastri, Dewi
Jurnal Kinerja Kependidikan (JKK) Vol 2, No 3 (2020): JKK
Publisher : UNIVERSITAS SERAMBI MEKKAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peningkatan pemahaman materi melalui Model Pembelajaran Tipe Think Pair Share Siswa pada SMP Negeri 14 Banda Aceh. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Eksperimen, Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah One-group Pre-test and Post-Test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII2 SMP Negeri 14 Banda Aceh. Sampel di tentukan dengan teknik purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan khusus sehingga layak dijadikan sampel, sampel pada penelitian ini adalah kelas VII-2 yang berjumlah 25 orang siswa. Pengambilan data dilakukan dengan cara mengadakan tes dengan soal yang berbentuk essay, tes dilakukan dua kali setelah perlakua Pre-Test dan Post-Test design yang berjumlah 5 butir soal. Uji normalitas pengujian hipotesis menggunakan rumus thitung, dengan taraf signifikan dan derajat kebebasan n–1. Dari hasil pengolahan data penelitian didapatkan bahwa derajat kebebasan (dk) = 19 ini menunjukkan bahwa yaitu Sehingga dapat disimpulkan bahwa: “Peningkatkan Pemahaman itu Pada Materi Himpunan yang diajarkan Melalui Model Kooperatif Tipe Think Pair Share Kelas VII SMP Negeri 14 Banda Aceh telah mencapai ketuntasan
Aktivitas Antipiretik Ekstrak Etanol Daun Beligo (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn.) Pada Tikus Alim, Nur; Jasmiadi; sulastri, dewi; pratama, Agus sangka
Jurnal Novem Medika Farmasi Vol. 1 No. 2: volume 1 Issue 2
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/junomefar.v1i2.610

Abstract

Beligo merupakan tanaman yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia sebagai obat demam. Penelitian tentang buah beligo sebagai obat demam telah banyak dilakukan. Namun, pada daun belum dilakukan sehingga pada penelitian ini dilakukan uji aktivitas antipiretik ekstrak etanol daun beligo (Benincasa hispida (Thunb.) Cogn.) pada tikus putih (Rattus norvegicus). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antipiretik ekstrak etanol daun beligo pada tikus putih. Metode penelitian ini meliputi ekstraksi dan pengujian antipiretik dengan metode design pre post test with control group. Ekstraksi dilakukan secara maserasi dengan pelarut etanol 70%. Pengujian antipiretik yaitu tikus putih sebanyak 15 ekor dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Kelompok I kontrol negatif diberi Na-CMC 1%, kelompok II kontrol positif diberi paracetamol, kelompok III, IV dan V diberi ekstak etanol daun beligo dosis 250 mg/kg BB, 500 mg/kg BB dan 750 mg/kg BB yang diinduksi pepton 5%, dilakukan pengukuran suhu awal, suhu setelah induksi dan suhu setelah perlakuan setiap 30 menit selama 180 menit. Hasil penelitian dianalisis secara statistik menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan uji Duncan yang menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun beligo dosis 250 mg/kg BB, 500 mg/kg BB dan 750 mg/kg BB memiliki aktivitas antipiretik secara signifikan (p<0,05) yang tidak berbeda nyata dengan kontrol positif tablet paracetamol.
Improving Elementary School Students' Science Literacy through Office Sway Interactive Learning Media Sulastri, Dewi; Andriana, Encep; Syachruroji, A
EDUCARE: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 2 (2024): EDUCARE: Journal of Primary Education
Publisher : EDUCARE: Journal of Primary Education Published by Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Kiai Haji Achmad Siddiq State Islamic University of Jember, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/educare.v5i2.306

Abstract

This study addresses the need to improve science literacy among elementary school students. Although traditional teaching methods are important, they sometimes fail to fully engage students or deepen their understanding of the material. Therefore, this study explores the potential of using Office Sway as an interactive learning media to enhance science literacy. The aim of this study is to assess the effectiveness of using Office Sway in supporting the improvement of science literacy among elementary school students. This study also seeks to understand how Office Sway can enhance student engagement and deepen their understanding of scientific concepts through interactive multimedia elements. The results of the study show that Office Sway has significant potential to increase student engagement and science literacy in elementary schools by presenting content in a more dynamic and engaging way through interactive multimedia features. However, the success of using Office Sway heavily depends on several factors, such as well-structured teacher training, supportive technological infrastructure, and continuous content updates. To maximize its effectiveness in learning, a holistic approach and continuous evaluation are necessary. This study provides important contributions by identifying the potential of Office Sway as a learning tool that can enhance student engagement and understanding of scientific concepts, while also highlighting the importance of teacher training, proper infrastructure, and ongoing evaluation.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING SISWA DI SMA N 1 MUARO JAMBI Sulastri, Dewi; Rasimin, Rasimin; Yusra, Affan
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 11, No 1 (2025) - INPRESS
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v10i3.14916

Abstract

The ability to speak in public is a very important skill in various aspects of life, including aspects of education, career and social interaction. For students, the ability to speak in public can help in effective communication, express ideas or thoughts clearly, and of course strengthen their sense of self-confidence. Students who are able to overcome anxiety and maintain public speaking skills can be said to have high self-confidence. The aim of this research was to measure the influence of self-confidence on public speaking abilities in students at SMA N 1 Muaro Jambi with a sample size of 118 students. The research method is quantitative, expost-facto approach, sampling using purposive sampling through questionnaires or questionnaires as a data collection tool. The research results show that self-confidence (X) has an influence on public speaking ability (Y), with a determination value of 0.437 or 43.7%, which is quite strong.
Patterns of Religious Magic Customary Law in Traditional Sundanese Wiwitan Marriage in West Java Kusmayanti, Hazar; Kania, Dede; Sulastri, Dewi; Suhartini, Endeh; Rajamanickam, Ramalinggam
SASI Volume 29 Issue 3, September 2023
Publisher : Faculty of Law, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47268/sasi.v29i3.1467

Abstract

Introduction:  The marriage law was carried out through a long process, due to, religions, or national interests. Marriages in Indonesia are not only based on the beliefs of official religions in Indonesia, but there are also marriages carried out by the Faith in God Almighty. One of the faith streams in Indonesia is the Sunda Wiwitan school. Purposes of the Research:  In this study, researchers were interested in examining magical religious practices in the marriages of the Sunda Wiwitan indigenous people of West Java.Methods of the Research: The approach method used in this study is normative juridical research through legal principles, legal systematics, legal synchronization, and legal comparison. Results of the Research: The results showed that the marriage practice of indigenous peoples who live the Sunda Wiwitan faith is still thick with its customary rituals, this is done as a process in fulfilling the practice of marriage as one of the important life phases for the Sunda Wiwitan community. The characteristics of marriage of indigenous peoples who live in Sunda Wiwitan in West Java, having the concept of marriage containing the meaning of the beginning of the single end so sawaji (initially one, finally so unified), Marriage must be monogamous which is approved by the parents of both parties and the prohibition of marriage for Sunda Wiwitan believers is to marry between nations (marrying people outside Indonesia).
INTERPRETASI KEWENANGAN RECALL PARTAI POLITIK DALAM TATANAN PEMERINTAHAN PERSPEKTIF SIYASAH SYAR’IYAH Sulastri, Dewi; Nuraeni, Neni
VARIA HUKUM Vol. 1 No. 1 (2019): VARIA HUKUM: Jurnal Forum Studi Hukum dan Kemasyarakatan
Publisher : Ilmu Hukum, Sharia and Law Faculty, Sunan Gunung Djati Islamic State University of Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/vh.v1i1.5137

Abstract

AbstrakKeberadaan presiden atau pemimpin merupakan suatu keharusan yang dimiliki oleh suatu negara, seorang presiden haruslah manusia yang paling berkualitas diantara yang lainnya. Karena ia akan dibebankan tugas yang sangat berat, yaitu menopang segala bentuk kepentingan manusia yang jumlahnya sangat banyak dan beragam. Jika seorang presiden tersebut mampu, maka akan terpenuhi dan terwujud kesejahteraan yang diharapkan oleh orang banyak, dan begitupun jika sebaliknya. Dalam melaksanakan tugasnya, presiden diberikan otoritas oleh rakyat yang dipimpinnya. Dalam rangka menjaga kekhawatiran akan penympangan kekuasaan (abuse of power) maka diperlukan hukum sebagai batasan kewe­nangan presiden tersebut. Karena itu UUD 1945 membatasi kekuasaan presiden. Keberadaan presiden sebagai lembaga eksekutif berdasarkan sistem pemerintahan yang dianut oleh negara Indonesia tidak mungkin bisa berjalan dengan efektif dan efisien, maka dibutuhkan lembaga legislatif dan yudikatif sebagai bagian dari kesatuan pemerintahan yang saling melengkapi antara satu dengan yang lainnya. Fokus pada penelitian ini, yaitu menitik beratkan kepada bagaimana persepsi keilmuan siyasah syar’iyah dalam meninjau implikasi atau akibat dari fenomena recall yang telah menjadi kewenangan partai politik tersebut. Namun, agar berimbang pada penelitian ini pula dilakukan pengkajian terhadap alasan yang melandasi pelaksanaan hak recall, upaya pembelaan yang dapat ditempuh oleh kader atau korban recall dan bagaimana implikasi recall tersebut secara umum serta bagaimana analisis keilmuan siyasah syar’iyah dalam melakukan pengkajiannya terhadap fenomena recall tersebut.
PENERAPAN JAMINAN HAK MILIK PADA PERBANKAN SYARIAH DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Sulastri, Dewi; Muslim, Sarip
Al-Muamalat: Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 2 (2018): July
Publisher : Department of Sharia Economic Law, Faculty Sharia and Law, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/am.v5i2.5165

Abstract

ABSTRAKBank syariah dengan segala produk dan layanannya dalam menjalankan kegiatan usahanya juga berpedoman pada ketentuan perbankan secara umum maupun ketentuan lainnya. Salah satu pembiayaan yang cukup berkembang pada bank syariah adalah pembiayaan murabahah yang dalam menerapkan jaminan hak milik karena pembebanannya dianggap sederhana, mudah dan relatif cepat. Ketentuan jaminan hak milik dalam pembiayaan murabahah dalam Perbankan Syariah mengacu kepada Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia. Penulis melihat terdapat kontradiksi dalam pelaksanaan jaminan hak milik dala perbankan syariah. Hal tersebut dapat dilihat dengan adanya ketentuan antara UU Jaminan Fidusia dan Fatwa Rahn Tasjily yang timbul dalam konteks ruang lingkup pembebanan jaminan, jenis utang yang dapat dijamin, dan mekanisme pengikatan jaminan. Kemiripan Fatwa Rahn Tasjily terhadap UU Jaminan Fidusia tidak memberikan pengaturan sebagaimana dimuat dalam Pasal 5, Pasal 7, dan Pasal 11 UU Jaminan Fidusia. Di samping itu, konsep rahn tasjily yang dibangun sebagai jaminan utang menyebabkan jaminan tersebut tidak dapat diberlakukan pada akad selain qardh dan albai’ yang mengandung unsur utang-piutang. Hal ini memerlukan pemecahan masalah mengingat ketentuan yang ada menunjukkan bank syariah diwajibkan memiliki jaminan dari nasabah atas pembiayaan yang disalurkan.Dari permasalahan di atas penulis mengangkat penelitian dengan judul Penerapan Jaminan Hak Milik dalam Praktek Perbankan Syariah di Indonesia.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Linkungan, Ekonomi dan Kelembagaan Permana, Sulwan; Hadi, Muhamad Rizal Nurul; Suparman, Tegar Radiansyah; Sulastri, Dewi; Khaerunisa, Nisrina; Maulina, Wina Senja; Purnama, Alpin; Maulana, Mochamad Dilla; Giandhani, Mochammad Rizky; Nurahman, Zamzam; Munawar, Arby Muhyi; Firdausa, Muhamad Arga; Firzatullah, Belva Prana; Mubarok, Abil Miftahul; Maelani, Rega; Sukma, Ersa Hermalia; Aminah, Siti Nur; Fardiansyah, Bagas; Hilmayanti, Hilmayanti; Zaman, Muhammad Badru
Jurnal PkM MIFTEK Vol 4 No 1 (2023): Jurnal PkM MIFTEK
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/miftek/v.4-1.1320

Abstract

At this time there are many problems faced by the community, especially in facing challenges in life in the future. Recent issues that are often faced regarding digitalization, environment, economy and institutions. The purpose of this KKN-Thematic is to empower the community in Wanamekar Village, Wanaraja District, especially hamlet 2 and hamlet 3 according to the field of cultivation. Digitalization is currently being driven by the government so that people are literate about the benefits and understand technology now, as was done by the Garut Institute of Technology KKN-Thematic participants in Wanamekar Village, Wanaraja District. The main problems in digital literacy start from people often misusing technology, difficult business development, ethics in social media. Apart from that, the issue of recognizing the environment by making biopore wells, socialization on making eco enzyme about processing organic waste into soap, applying visual displays about prohibitions and warnings, giving directions about online business for MSME business actors in Wanamekar Village, especially in hamlet 2 and hamlet 3. And National Computer-Based Assessment of elementary school students.
Kedudukan Asas-Asas Umum Pemerintahan Yang Baik (AUPB) Sebagai Tolak Ukur Normatif atas Keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara Dalam Mewujudkan Reformasi Yudisial Ikhsan, Fachrial; Sulastri, Dewi
Qanuniya : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 2 No. 2 (2025): Qanuniya : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Program Magister Ilmu Hukum Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/qanuniya.v2i2.1796

Abstract

Penelitian ini mengkaji secara kritis kedudukan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) sebagai tolak ukur normatif dalam membentuk putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang berorientasi pada prinsip reformasi yudisial. Gagasan utama yang diangkat adalah, bahwa AUPB tidak hanya berfungsi sebagai panduan etika administrasi, melainkan telah berkembang menjadi parameter hukum yang mengikat dalam menguji legalitas Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan AUPB yang diterapkan oleh PTUN sebagai acuan substantif dalam memutus sengketa administrasi dan mengukur sejauh mana integrasi asas-asas tersebut dapat memperkuat independensi, akuntabilitas, dan profesionalisme peradilan administrasi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif berupa penelaahan terhadap perundang-undangan, yurisprudensi, dan konseptual. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan AUPB sebagai standar normatif masih bersifat tidak konsisten dan rentan terhadap bias interpretatif. Di mana penelitian ini menunjukkan perlunya formulasi baku terhadap AUPB dalam konteks peradilan guna memastikan keadilan substantif dan mempercepat agenda reformasi yudisial di bidang hukum administrasi. Adapun kontribusi penelitian ini terletak pada usulan integratif kodifikasi AUPB sebagai standar objektif yang dapat meningkatkan kualitas dan legitimasi putusan PTUN di Indonesia.