Fatiha Khoirotunnisa Elfahmi
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Negeri Surabaya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan BUBLOKS sebagai Media Pembelajaran Konkret untuk Meningkatkan Keterampilan Berhitung Dini pada Anak Usia 4–5 Tahun Selvi Deya Fatmasari; Sri Widayati; Nurhenti Dorlina Simatupang; Fatiha Khoirotunnisa Elfahmi
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media BUBLOKS yang layak digunakan serta menguji efektivitasnya dalam meningkatkan kemampuan berhitung anak usia 4-5 tahun pada bilangan 1-10. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Validasi produk dilakukan oleh dua validator pada aspek materi dan media. Uji coba instrumen melibatkan 13 anak dari kelas yang berbeda, sedangkan uji efektivitas menggunakan desain one-group pretest-posttest terhadap 20 anak usia 4-5 tahun di TK Lestari Lamongan. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon berbantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas materi mencapai 97,92% dan validitas media mencapai 95,83%, yang keduanya berada pada kategori sangat layak. Instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel, sedangkan rata-rata skor total kemampuan berhitung meningkat dari 5,40 pada pretest menjadi 6,35 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (Z = -3,051; p = 0,002). Temuan ini menunjukkan bahwa BUBLOKS sangat layak dan efektif sebagai media konkret yang menyenangkan untuk membantu anak mengurutkan bilangan dan mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah benda di kelas PAUD. Kata Kunci: BUBLOKS; keterampilan berhitung; alat bantu konkret; pendidikan anak usia dini; pengembangan kemampuan berhitung Abstract This study aimed to develop BUBLOKS, a concrete learning medium designed for early numeracy instruction, and to evaluate its feasibility and effectiveness in improving counting skills for children aged 4-5 years. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Product validation was conducted by two expert validators who assessed both content and media aspects. Instrument try-out involved 13 children from a different class, while the effectiveness test used a one-group pretest-posttest design involving 20 children aged 4-5 years at TK Lestari Lamongan. Data were analyzed descriptively and inferentially using the Wilcoxon signed-rank test with SPSS version 27. The results showed that content validity reached 97.92% and media validity reached 95.83%, both categorized as highly feasible. The research instrument was valid and reliable, and the mean total score of children's counting ability increased from 5.40 in the pretest to 6.35 in the posttest. The Wilcoxon test indicated a statistically significant difference between pretest and posttest scores (Z = -3.051, p = 0.002). These findings indicate that BUBLOKS is a highly feasible and effective medium for helping young children sequence numbers and match number symbols with quantities through concrete, enjoyable, and teacher-friendly classroom activities. Keyword: BUBLOKS; counting skills; concrete manipulative; early childhood education; numeracy development
Pengembangan Buku Cerita Digital Berbasis Branching Storyline untuk Menyimak Anak Usia 5–6 Tahun Dinda Apta Widiasari; Kartika Rinakit Adhe; Wulan Patria Saroinsong; Fatiha Khoirotunnisa Elfahmi
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3757

Abstract

Kemampuan menyimak anak pada usia 5–6 tahun di TK Taman Sari Surabaya masih tergolong rendah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan Buku Cerita Interaktif Digital berbasis Branching Storyline yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak pada tahapan dini. Metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE adalah metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini. Subjek penelitian terdiri atas 15 (lima belas) anak Kelompok B TK Taman Sari Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, validasi ahli, serta pretest dan posttest. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media memperoleh persentase validasi sebesar 93,31% dengan kategori sangat valid dan tingkat kepraktisan sebesar 100%. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,69 menunjukkan peningkatan kemampuan menyimak pada kategori sedang hingga tinggi. Dengan demikian, media yang dikembangkan dapat efektif dalam hal meningkatkan kemampuan menyimak anak usia dini.
Peningkatan Kemampuan Problem-solving melalui Media Lampah Arah dengan Pendekatan Unplugged Coding pada Anak Usia Dini Jihan Syadiyah; Kartika Rinakit Adhe; Wulan Patria Saroinsong; Fatiha Khoirotunnisa Elfahmi
Journal of Education Research Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i2.3799

Abstract

Kemampuan problem solving anak usia dini perlu dikembangkan sejak awal karena berkaitan dengan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan terarah dalam menghadapi permasalahan. Hasil observasi di TK Taman Sari Surabaya menunjukkan bahwa kemampuan problem solving anak usia 5–6 tahun masih rendah, terutama pada indikator dekomposisi dan algoritma. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Lampah Arah berbasis unplugged coding untuk menstimulasi kemampuan problem solving anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian berjumlah 15 anak Kelompok B TK Taman Sari Surabaya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi kemampuan problem solving. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 11,07 pada pretest menjadi 15,07 pada posttest. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,7 termasuk kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa media Lampah Arah dapat menjadi alternatif pembelajaran PAUD yang konkret, menyenangkan, dan mudah diterapkan untuk mengenalkan konsep berpikir komputasional tanpa perangkat digital.