p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmanesia
Rafita Yuniarti
Universitas Muslim Nusantara Al-washliyah Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENETAPAN KADAR FLAVONOID DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL BUAH SIAK-SIAK (Dianella ensifolia (L.) Rodouté) Fitri Cindy Fricilia; Anggitha Ningtias; Ainil Fithri Pulungan; Rafita Yuniarti
Jurnal Farmanesia Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v13i1.6223

Abstract

Latar belakang: Indonesia merupakan negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk berbagai tanaman obat yang berpotensi dikembangkan sebagai agen antibakteri. Salah satu tanaman tersebut adalah buah siak-siak (Dianella ensifolia (L.) Rodouté) yang secara empiris digunakan dalam pengobatan tradisional untuk berbagai penyakit infeksi Tujuan: untuk mengetahui kandungan flavonoid total serta mengevaluasi aktivitas antibakteri dari ekstrak etanol, fraksi n-heksan, dan fraksi etil asetat buah siak-siak terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Metode: metode spektrofotometri UV-Vis untuk penetapan kadar flavonoid dengan kuersetin sebagai standar pembanding. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, diikuti fraksinasi dengan pelarut n-heksan dan etil asetat. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi cakram menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA) terhadap bakteri uji S. aureus (Gram positif) dan E. coli (Gram negatif), dengan konsentrasi sampel masing-masing 10%, 15%, dan 20%. Hasil: bahwa fraksi etil asetat memiliki kadar flavonoid tertinggi sebesar 44,6305  ± 0,168457mgQE/g diikuti oleh ekstrak etanol sebesar 33,21952± 0,30469 mgQE/g, dan fraksi n-heksan sebesar 18,85979  ± 0,35660 mgQE/g. Fraksi etil asetat menunjukkan daya hambat paling kuat terhadap S. aureus (13,2 mm) dan E. coli (12,6 mm) pada konsentrasi 20%, mengindikasikan aktivitas antibakteri yang signifikan. Kesimpulan: bahwa buah siak-siak mengandung senyawa flavonoid dalam jumlah yang tinggi dan memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami, terutama pada fraksi etil asetat.   
PENGARUH EDUKASI TERHADAP SIKAP PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA SISWA SMAN DI KOTA MEDAN SUMATERA UTARA Wanda Elvia Putri; Rafita Yuniarti; Minda Sari Lubis; Zulmai Rani
Jurnal Farmanesia Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Farmanesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jf.v13i2.6227

Abstract

Latar belakang: Setiap penyakit ada obatnya, tapi ada kalanya penggunaan obat yang tidak tepat justru menyebabkan bakteri penyakit tersebut menjadi kebal terhadap antibiotik sehingga menjadi sulit untuk diobati. Antibiotik merupakan obat untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pemberian antibiotik pada penderita penyakit infeksi bertujuan untuk menghambat pertumbuhan atau membunuh mikroorganisme, terutama bakteri penyebab penyakit. Penggunaan antibiotik akan memberikan keberhasilan terapi jika digunakan secara rasional. Tujuan: untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap serta pengaruh edukasi terhadap pengetahuan dan sikap penggunaan antibiotik pada siswa SMAN di Kota Medan Sumatera Utara. Metode: menggunakan desain Quasi-experimental dengan jenis rangcangan one grup pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah 6 SMAN di Kota Medan Sumatera Utara dengan sampel sebanyak 460 siswa. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner pretest dan kuesioner posttest. Data diolah dan dianalisa mulai dari analisis univariat dan analisis paired T-Test menggunakan aplikasi komputer SPSS versi IBM SPSS Statistics 18.0 Hasil: Berdasarkan analisis data diperoleh adanya pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap penggunaan antibiotik dengan hasil analisa data diperoleh nilai signifikan (2-tailed) yaitu 0,000 (p<0,05). Kesimpulanhipotesis alternatif/hipotesis kerja (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Berdasarkan hasil data yang diperoleh terdapat adanya pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap penggunaan antibiotik pada siswa SMAN di Kota Medan Sumatera Utara.