La Ode Muhammad Juanda
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo, Kendari, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN: TINJAUAN SISTEMATIS ATAS PERAN PEMERINTAH, SWASTA, DAN MASYARAKAT SIPIL Nurul Arsy Utami; La Ode Muhammad Juanda; La Ode Andi Hermawan
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v7i1.156

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis konsep dan implementasi collaborative governance dalam penanggulangan kemiskinan melalui tinjauan sistematis literatur (Systematic Literature Review/SLR) terhadap 25 artikel ilmiah yang bersumber dari Scopus, jurnal terindeks SINTA, dan laporan lembaga internasional yang dipublikasikan pada tahun 1996–2025. Menggunakan protokol PRISMA dan 8 kriteria inklusi yang ketat, penelitian ini mengidentifikasi 312 artikel pada tahap identifikasi awal dan menetapkan 25 artikel untuk dianalisis secara mendalam. Sintesis tematik menunjukkan empat temuan utama. Pertama, collaborative governance terbukti menjadi pendekatan yang lebih adaptif dan inklusif dibanding model administrasi publik konvensional karena mengintegrasikan sumber daya, kapasitas, dan legitimasi dari berbagai aktor. Kedua, pemerintah berperan sebagai regulator, koordinator, fasilitator, dan penjamin akuntabilitas, sementara sektor swasta berkontribusi melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, dan investasi sosial. Ketiga, masyarakat sipil berperan sebagai advokat, pendamping komunitas, dan pengontrol sosial yang memastikan kebijakan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat miskin. Keempat, keberhasilan collaborative governance ditentukan oleh kepercayaan antaraktor, mekanisme koordinasi yang efektif, data kemiskinan yang terintegrasi, dan kepemimpinan kolaboratif yang kuat. Kajian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka teoritis collaborative governance dalam konteks administrasi publik Indonesia yang multidimensional dan beragam secara kelembagaan.
Peduli Lingkungan Pesisir melalui Aksi Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Bagi Anak-Anak Desa Bajoe Indah Muammar Akbar Al Qhuraissy; Aini Ashary; Hasyim Abdillah; La Ode Muhammad Juanda; Rosdiana Rosdiana; Sitti Harnia
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1173

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini diakibatkan oleh penumpukkan sampah yang membuat masyarakat menjadi resah, sehingga perlu adanya sosialisasi dilingkungan masyarakat tentang Peduli Sampah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian dan perilaku ramah lingkungan pada anak-anak pesisir Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe (usia 7–15 tahun) melalui pembiasaan pemilahan sampah dan kreasi daur ulang. Solusi yang disepakati bersama mitra terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu (1) Edukasi Lingkungan Pesisir Anak, (2) Aksi Pilah Sampah dan Bank Sampah Mini Anak, serta (3) Kreasi Daur Ulang dan Kampanye Lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, penyusunan media edukasi ramah anak, praktik pemilahan sampah menggunakan kategori organik, anorganik bernilai, dan residu, pembentukan mekanisme bank sampah mini anak dengan pencatatan sederhana, serta pembuatan karya daur ulang dan poster kampanye lingkungan. Monitoring dan evaluasi menujukkan keterlibatan aktif Anak-Anak Pesisir, ketepatan pemilahan saat praktik, keteraturan pengumpulan dan pencatatan bank sampah mini, serta refleksi singkat terkait kebiasaan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman anak mengenai jenis sampah dan dampaknya bagi pesisir, berkembangnya keterampilan memilah dan mengelola sampah anorganik bernilai secara lebih tertib, serta munculnya sikap peduli lingkungan yang ditunjukkan melalui komitmen perilaku dan aktivitas kampanye sederhana. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan jadwal pengumpulan bank sampah mini anak, pendampingan rutin, dan pengembangan kegiatan kreasi serta kampanye lingkungan di Desa Bajoe Indah.
Analisis Faktor Pendorong dan Penarik pada Pengembangan Minat Usaha: Kajian Sistematis dalam Model Jodyanne Kirkwood Aini Ashary; Muh. Husriadi; La Ode Muhammad Juanda
Commodities, Journal of Economic and Business Vol. 7 No. 1 (2026): July 2026
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/commo.v7i1.1467

Abstract

Push and pull factors have long served as two explanatory poles in entrepreneurial motivation research. Jodyanne Kirkwood's (2009) model proposes an integrative approach that transcends this conventional dichotomy by demonstrating that both factors operate simultaneously within entrepreneurs. This systematic review aims to map how push and pull factors are operationalized in the literature, to identify the factor configurations most consistently associated with entrepreneurial interest development, and to evaluate the relevance of Kirkwood's model against recent empirical findings. Following the PRISMA protocol, 186 articles were identified from Google Scholar, Scopus (open access filter), and DOAJ; after staged screening, 15 articles met the inclusion criteria and were analyzed thematically. Findings indicate that pull factors, particularly the desire for independence, opportunity recognition, and achievement aspiration, predominate across research contexts, while push factors function more as enabling contexts than sole causal drivers. The push-pull interaction proves more nuanced than previously assumed; this review affirms the relevance of Kirkwood's model while identifying contextual dimensions that warrant expansion, especially in developing-country applications such as Indonesia.