Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbedaan Hasil Belajar Matematika SMA Ditinjau Dari Model Pembelajaran Kooperatif dan Kemampuan Bahasa Inggeris Rosdiana .; Askar Anwar
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2: Juli 2014
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.064 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v5i2.2049

Abstract

Penelitian eksperimen ini menggunakan 3x2 faktorial bertujuan mempelajari perbedaan hasil belajar matematika ditinjau dari model pembelajaran kooperatif (Jigsaw, TSTS, dan STAD) dan kemampuan Bahasa Inggris pada SMA Negeri 7 Kendari dengan jumlah sampel 90 siswa. Hasil analisis dengan menggunakan analisis Statistik Uji-F dan Uji-t pada taraf signifikansi α=0,05 menunjukkan bahwa : (1) karakter dapat dipercaya, bertanggung jawab secara sosial, adil dan peduli melalui penerapan RPP berkarakter, (2) hasil belajar matematika untuk kombinasi model pembelajaran kooperatif (Ai) dan Bahasa Inggris berbeda dalam mendukung hipotesis yang diajukan dengan rata-rata nilai tertinggi yaitu 80,80, (3) rerata hasil belajar matematika untuk semua sel yang dibentuk oleh model pembelajaran kooperatif dan kemampuan Bahasa Inggris secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan.Kata Kunci: Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, TSTS, STAD, Kemampuan Bahasa Inggris, Hasil Belajar Matematika.
Pengaruh Faktor Interaksi Dalam Pembelajaran Kooperatif dan Penguasaan Bahasa Inggeris terhadap Hasil Belajar Matematika Rosdiana ,; Awaluddin &; I Gede Sukarya
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1: Januari 2012
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (472.699 KB) | DOI: 10.36709/jpm.v3i1.1982

Abstract

Penelitian eksperimen ini menggunakan desain 3x2 faktorial bertujuan mempelajari perbedaan pengaruh faktor interaksi model pembelajaran kooperatif Think-Pair-Share (TPS), Student Team Achivement Divisions (STAD), Pembelajaran Konvensional, dan Penguasaan Bahasa Inggeris sebagai level yaitu siswa dengan nilai atau skor  bahasa Inggeris ≥ 65 (B=1) dan siswa dengan skor <65 (B=2) terhadap hasil belajar matematika. Hasil analisis berdasarkan Statistik Uji-F melalui analisis varian dua jalur dalam menguji hipotesis faktor interaksi secara simultan antara variabel bebas (A, B, dan A*B) mempunyai perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar matematika.Kata kunci: Pembelajaran Think-Pair-Share), Student Team Achivement Divisions,  Penguasaan Bahasa                   Inggeris
Comparison of Metacognition Awareness of Mathematics and Mathematics Education Students Based on the Ability of Mathematics La Misu; I Ketut Budayasa; Agung Lukito; Rosdiana Rosdiana
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 2, No 3 (2019)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.976 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v2i3.118

Abstract

Awareness of metacognition is one of mental process that occurs when a person knows what he thinks, including the knowledge and awareness to do something or realize the reason that. The purpose of this study is (1) to describe how the metacognition awareness of mathematics student and mathematics education student based on mathematical ability, and (2) to know the difference metacognitive awareness between of mathematics students with math education students based on mathematical ability. This research subject are the Department of Mathematics and Mathematics Education students of Halu Oleo University Kendari, Indonesia. This research is ex post facto by the data analysis using descriptive and inferential approach. Descriptive approach used to describe the level of metacognitive awareness of mathematics students and mathematics education students based on his mathematical abilities, whereas inferential approach used to see the difference in metacognition awareness of mathematics students and mathematics education students based math skills. The results of this study are: (1) the level of students metacognition awareness of Mathematics Department, generally located on level strategic use and level reflective use, while the level of students metacognition awareness of Education Mathematics Department, generally located on level aware use; (2) there is a significant difference between the awareness metacognition of math students with mathematics education student based on his mathematical abilities, and awareness metacognition of math student better than mathematics education students.
Komodifikasi Spiritualitas: Tinjauan Marxis atas Praktik Ekonomi dalam Ibadah Haji Rety Reka Merlins; Hasyim Abdillah; Rosdiana; Muammar Akbar Al Qhuraissy; Sitti Harnia
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v11i1.137

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik komodifikasi dalam penyelenggaraan ibadah haji melalui perspektif teori Marx. Komodifikasi terjadi, ketika aktivitas ibadah yang tidak bersifat materi direduksi menjadi barang dagang yang bernilai tukar dalam struktur ekonomi kapitalis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian literatur terhadap teori Marx, studi ekonomi keagamaan, dan praktik industry haji kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji membentuk rantai nilai ekonomi kompleks yang melibatkan negara, biro travel, dan perusahaan internasional. Proses komodifikasi ini, tanpa disadari membuat jamaah mengalami alienasi, komoditas ritual menjadi fetisisme, dan akses terhadap ruang sakral terstratifikasi menurut kelas sosial. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa komodifikasi spiritualitas tidak hanya mengubah makna ibadah, tetapi juga melahirkan ketimpangan sosial dalam praktek beragama.
Komodifikasi Spiritualitas: Tinjauan Marxis atas Praktik Ekonomi dalam Ibadah Haji Rety Reka Merlins; Hasyim Abdillah; Rosdiana; Muammar Akbar Al Qhuraissy; Sitti Harnia
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 1 (2026): Edisi Januari 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v11i1.137

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis praktik komodifikasi dalam penyelenggaraan ibadah haji melalui perspektif teori Marx. Komodifikasi terjadi, ketika aktivitas ibadah yang tidak bersifat materi direduksi menjadi barang dagang yang bernilai tukar dalam struktur ekonomi kapitalis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis kajian literatur terhadap teori Marx, studi ekonomi keagamaan, dan praktik industry haji kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyelenggaraan ibadah haji membentuk rantai nilai ekonomi kompleks yang melibatkan negara, biro travel, dan perusahaan internasional. Proses komodifikasi ini, tanpa disadari membuat jamaah mengalami alienasi, komoditas ritual menjadi fetisisme, dan akses terhadap ruang sakral terstratifikasi menurut kelas sosial. Kesimpulan dari kajian ini menunjukkan bahwa komodifikasi spiritualitas tidak hanya mengubah makna ibadah, tetapi juga melahirkan ketimpangan sosial dalam praktek beragama.
Resilience of Child Victims of Sexual Violence with PTSD: The Role of Integrated Service Units for Women and Children Protection in Kendari City Hasyim Abdillah; Lutfiana Nur Azizah; Ghery Safitra Fahrun; Rosdiana; Arni Nur Laila
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v7i1.22932

Abstract

This study investigated the resilience of child victims of sexual violence who developed Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) and analyzed the role of the Integrated Service Units for Women and Children Protection (UPT PPA) in Kendari City in facilitating their recovery. Adopting a qualitative case study methodology, the research utilized in-depth interviews and field observations with 10 child victims, aged 8 to 16 years, and 5 institutional staff members selected through purposive sampling based on victim status and psychological trauma indicators. The findings revealed that resilience in these children was shaped by an interplay of internal factors, such as self-efficacy and emotional regulation, and external factors, including family support and the multifaceted psychosocial interventions provided by UPT PPA. These interventions, which incorporated cultural, spiritual, and social support mechanisms, proved effective in strengthening the children's recovery processes. Ultimately, the results underscore the necessity of a holistic approach involving family, community, and institutional support in fostering resilience, while providing a basis for enhancing existing intervention models for child trauma survivors.
Resilience of Child Victims of Sexual Violence with PTSD: The Role of Integrated Service Units for Women and Children Protection in Kendari City Hasyim Abdillah; Lutfiana Nur Azizah; Ghery Safitra Fahrun; Rosdiana; Arni Nur Laila
Edu Consilium : Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ec.v7i1.22932

Abstract

This study investigated the resilience of child victims of sexual violence who developed Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) and analyzed the role of the Integrated Service Units for Women and Children Protection (UPT PPA) in Kendari City in facilitating their recovery. Adopting a qualitative case study methodology, the research utilized in-depth interviews and field observations with 10 child victims, aged 8 to 16 years, and 5 institutional staff members selected through purposive sampling based on victim status and psychological trauma indicators. The findings revealed that resilience in these children was shaped by an interplay of internal factors, such as self-efficacy and emotional regulation, and external factors, including family support and the multifaceted psychosocial interventions provided by UPT PPA. These interventions, which incorporated cultural, spiritual, and social support mechanisms, proved effective in strengthening the children's recovery processes. Ultimately, the results underscore the necessity of a holistic approach involving family, community, and institutional support in fostering resilience, while providing a basis for enhancing existing intervention models for child trauma survivors.
Pendampingan Pemanfaatan Website Program Studi Ilmu Komunikasi untuk Meningkatkan Efektivitas Pengelolaan Informasi Akademik Lisa Arifuddin; Rosdiana Rosdiana; Sitti Harnia; Asrani Asrani; Satriani Satriani
Jurnal Entitas Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): AGUSTUS
Publisher : PT Mara Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64465/jepm.v2i2.101

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong perguruan tinggi untuk bertransformasi dalam pengelolaan data dan penyampaian informasi akademik secara digital. Website program studi memiliki peran penting sebagai pusat informasi yang terintegrasi atau one stop repository. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman sivitas akademika Program Studi Ilmu Komunikasi mengenai pemanfaatan website sebagai media informasi terpusat yang efektif, cepat, dan mudah diakses. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui sosialisasi, pemaparan materi, dan diskusi interaktif yang dilanjutkan dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada beberapa aspek, yaitu pemahaman konsep website sebagai media informasi akademik, fungsi one stop repository, kemampuan akses informasi, serta pemahaman manfaat digitalisasi data akademik. Peningkatan nilai post-test dibandingkan pre-test mengindikasikan bahwa kegiatan sosialisasi efektif dalam meningkatkan literasi digital peserta. Dengan demikian, pemanfaatan website sebagai one stop repository dapat menjadi solusi dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan informasi akademik di lingkungan program studi. Kegiatan ini juga mendukung transformasi digital perguruan tinggi dalam mewujudkan sistem informasi yang transparan, terintegrasi, dan berkelanjutan.
EMBEDDEDNES EKONOMI DALAM RUANG SAKRAL: KONSTRUKSI SOSIAL DAN JARINGAN KEPERCAYAAN PADA FENOMENA HAJI FURODA DI INDONESIA Rety Reka Merlins; Muammar Akbar Al Qhuraissy; Rosdiana; Hasyim Abdillah
Welvaart: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 7 No. 1 (2026): EDISI JUNI
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/welvaart.v7i1.144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena ibadah Haji Furoda di Indonesia sebagai praktik ekonomi yang melekat (Embedded) dalam jaringan sosial dan konstruksi kepercayaan diruang sacral. Ditengah menguatnya kapitalisme religious, ibadah haji tidak lagi semata dipahami sebagai praktik spiritual, melainkan juga sebagai arena pertukaran ekonomi yang kompleks. Haji Furoda, sebagai jalur non kuota regular, menghadirkan dinamika ketidakpastian legalitas, risiko keberangkatan, serta tingginya biaya, sehingga menjadikan kepercayaan (trust) dan jejaring sosial sebagai modal utama dalam proses transaksinya. Dengan menggunakan perspektif Ebeddedness dari mark Granovetter, penelitian ini menolak pandangan ekonomi yang memisahkan Tindakan pasar dari konteks sosialnya. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memotret bagaimana relasi personal, reputasi dan otoritas religious serta kedekatan sosial berperan dalam membentuk legitimasi serta mengurangi risiko dalam praktik Haji Furoda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi Haji Furoda tidak berjalan semata berdasarkan mekanisme penawaran dan permintaan, tetapi ditopang oleh jaringan kepercayaan yang terbangun melalui relasi sosial, symbol religious, serta distribusi informasi informal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ruang sacral tidak steril dari logika pasar, melainkan menjadi arena dimana nilai spiritual dan nilai ekonomi saling berkelindan. Dengan demikian, studi ini berkontribusi dalam memperluas kajian sosiologi agama, khususnya dalam memahami bagaimana Tindakan ekonomi dalam praktik keagamaan dikonstruksi dan dilegitimasi melalui keterlekatan sosial di Indonesia.
Peduli Lingkungan Pesisir melalui Aksi Pilah Sampah dan Kreasi Daur Ulang Bagi Anak-Anak Desa Bajoe Indah Muammar Akbar Al Qhuraissy; Aini Ashary; Hasyim Abdillah; La Ode Muhammad Juanda; Rosdiana Rosdiana; Sitti Harnia
Jurnal IPMAS Vol. 6 No. 2 (2026): Mei - Agustus 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.6.2.2026.1173

Abstract

Urgensi dalam penelitian ini diakibatkan oleh penumpukkan sampah yang membuat masyarakat menjadi resah, sehingga perlu adanya sosialisasi dilingkungan masyarakat tentang Peduli Sampah. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan menumbuhkan kepedulian dan perilaku ramah lingkungan pada anak-anak pesisir Desa Bajoe Indah, Kabupaten Konawe (usia 7–15 tahun) melalui pembiasaan pemilahan sampah dan kreasi daur ulang. Solusi yang disepakati bersama mitra terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu (1) Edukasi Lingkungan Pesisir Anak, (2) Aksi Pilah Sampah dan Bank Sampah Mini Anak, serta (3) Kreasi Daur Ulang dan Kampanye Lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan mitra desa, penyusunan media edukasi ramah anak, praktik pemilahan sampah menggunakan kategori organik, anorganik bernilai, dan residu, pembentukan mekanisme bank sampah mini anak dengan pencatatan sederhana, serta pembuatan karya daur ulang dan poster kampanye lingkungan. Monitoring dan evaluasi menujukkan keterlibatan aktif Anak-Anak Pesisir, ketepatan pemilahan saat praktik, keteraturan pengumpulan dan pencatatan bank sampah mini, serta refleksi singkat terkait kebiasaan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pemahaman anak mengenai jenis sampah dan dampaknya bagi pesisir, berkembangnya keterampilan memilah dan mengelola sampah anorganik bernilai secara lebih tertib, serta munculnya sikap peduli lingkungan yang ditunjukkan melalui komitmen perilaku dan aktivitas kampanye sederhana. Program ini berpotensi berkelanjutan melalui penguatan jadwal pengumpulan bank sampah mini anak, pendampingan rutin, dan pengembangan kegiatan kreasi serta kampanye lingkungan di Desa Bajoe Indah.