Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Inovasi Angklung Gubrag di Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang Hudaepah, Hudaepah; Murwaningrum, Dyah
PANGGUNG Vol 30 No 4 (2020): Kearifan Lokal dalam Metode, Model dan Inovasi Seni
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v30i4.1366

Abstract

Indonesia merupakan bangsa yang memiliki banyak kebudayaan dalam setiap daerahnya.Kebudayaan ini berkembang dalam setiap masyarakatnya sebagai kekayaan nasional. Dikalangan masyarakat Sunda, keberadaan angklung tradisional terkait erat dengan mitos NyaiSri Pohaci atau Dewi Sri sebagai lambang dewi padi. Pada awalnya, angklung tradisionaldigunakan oleh orang- orang desa sebagai bagian dari ritual kepada Dewi Sri. Acara ritual,tersebut dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.Angklung Gubrag Putra Kemuning merupakan kesenian tradisional yang ada di kabupatenTangerang, seiring perkembangan zaman bentuk pertunjukannya mengalami inovasi yangbisa diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif denganpendekatan etnografi. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan observasi, wawancaramendalam, mengkaji beberapa buku-buku, jurnal dan hasil penelitian yang berhubungandengan Angklung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya inovasi pada angklunggubrag ini untuk melindungi dan melestarikan budaya tradisional dari kepunahan, karenabentuk pertunjukannya ini sudah berubah fungsinya dari ritual menjadi tontonan hiburanmasyarakat.Kata Kunci: Angklung, Inovasi, Pelestararian budaya
CINESONIC REALITY IN ART AND DESIGN ON DIGITAL MEDIA Setiyawan, Clemens Felix; Murwaningrum, Dyah
Proceeding Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference Vol. 4 (2024): Proceedings Bali-Bhuwana Waskita: Global Art Creativity Conference
Publisher : UPT Pusat Penerbitan LP2MPP ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31091/bbwp.v4i1.581

Abstract

Digital technology has significantly transformed the concepts and practices of art, including the creation of art and design. Cinesonic emerged as an innovative form that integrates the visual and the aural into a unified and holistic aesthetic through multisensory experiences. Consequently, it has fostered extensive artistic expression, depth and diversity of meaning, and the emergence of new paradigms in contemporary culture. This study aims to describe cinesonic as a medium for the recreation of art and culture while simultaneously fostering visual-aural awareness in everyday human activities, which are often overlooked. The development of visual-aural awareness has the potential to enhance the depth and quality of audience appreciation. This research is qualitative, employing a descriptive-analytical method. A historical explanation approach is utilized to guide the description within spatial and temporal boundaries. Data were collected from prior papers and works discussing the cinesonic movement and its realities in art and design. The paper focuses on examining the definition, history, and application of the cinesonic concept across various contexts. The findings reveal that cinesonic expands the boundaries of traditional aesthetics, offers sharp social critique, and creates multisensory interactions that are highly relevant to the digital era. At an advanced stage, cinesonic is anticipated to become an art form capable of enhancing artistic experiences, fostering awareness, and shaping new insights into the relationships between humans, technology, and their environments.