Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Artificial Intelligence (AI) dalam Visualisasi Materi untuk Meningkatkan Minat Belajar dan Pemahaman Mahasiswa Farmasi Fibe Yulinda Cesa; Meylinda Widyasari; Martanty Aditya; Hendry Setiawan
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 5 No 2 (2026): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol5.Iss2.2629

Abstract

Metode pembelajaran konvensional di tingkat Universitas kerap kurang mampu membangkitkan minat dan pemahaman mahasiswa secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan minat belajar mahasiswa melalui kolaborasi teknik mnemonic dengan pemanfaatan AI (ChatGPT, Image Generator 2.0, dan Gemini) dalam proses perkuliahan. Penelitian melibatkan 47 mahasiswa yang terbagi dalam dua kelompok, yaitu kelas A dan kelas B. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi serta pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji Paired Sample T-test dan Independent Sample T-test. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa sebagian besar responden merasakan kontribusi positif dari integrasi AI dan mnemonic dalam meningkatkan konsentrasi dan kemampuan mengingat materi. Uji Paired Sample T-test pada kedua kelas menghasilkan nilai p < 0,05, yang mengindikasikan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan antara pretest dan post-test. Sementara itu, uji Independent Sample T-test menghasilkan nilai p = 0,954, yang menunjukkan bahwa peningkatan yang terjadi pada kelas A dan kelas B tidak berbeda secara signifikan, sehingga kedua metode perlakuan memberikan efek yang setara. Temuan ini mengimplikasikan bahwa integrasi teknik mnemonic dan AI dapat menjadi alternatif metode pembelajaran inovatif yang efektif dan konsisten dalam meningkatkan capaian belajar mahasiswa, terlepas dari perbedaan komposisi kelompok.
PELATIHAN ILMU DASAR PARENTING BAGI ORANG TUA SISWA TERKAIT PENCEGAHAN STUNTING DAN CARA PENANGANANNYA DARI ASPEK PSIKOLOGI KESEHATAN Fibe Yulinda Cesa; Meylinda Widyasari; Leny Yuliati; Ellyvina Setya Dhini
Abdi Dharma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdi Dharma (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : LP3kM Universitas Buddhi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/ad.v6i1.4407

Abstract

Stunting merupakan tantangan yang tidak hanya berdampak pada pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpotensi memengaruhi perkembangan kognitif, emosi, dan kesehatan mental dalam jangka panjang. Urgensi penanganan stunting di Indonesia yaitu menghadapi kesenjangan akibat kurangnya literasi orang tua mengenai kaitan antara stunting dengan risiko psikososial termasuk kerentanan terhadap perilaku bullying. Analisis situasi di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Sumbersekar menunjukkan bahwa keterbatasan program parenting menjadi salah satu penghambat dalam optimalisasi pendampingan anak di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian ini mengintegrasikan pendekatan psikologi Kesehatan untuk menjembatani kesenjangan tersebut yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan orang tua dalam pencegahan stunting. Pengabdian dilakukan terhadap 32 orang tua siswa melalui diskusi awal dengan mitra, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan juga dilengkapi dengan modul bekal sehat dan monitoring kepatuhan orang tua selama satu minggu. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 88,71 menjadi 94,52 dengan nilai signifikansi p < 0,05 (0,037) yang menandakan adanya peningkatan pemahaman secara bermakna. Selain itu, mayoritas orang tua menunjukkan konsistensi dalam penerapan bekal sehat dan perhatian terhadap aspek psikologis anak. Dengan demikian, dapat disimpulkan program ini efektif dalam memperkuat peran orang tua sebagai mitra sekolah dalam pencegahan stunting. Pendekatan parenting berbasis psikologi kesehatan dapat menjadi strategi berkelanjutan dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat secara fisik dan mental.