Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Guru Melalui Otonomi Profesional dan Penguatan Kompetensi di Lingkungan Sekolah Rahayu Mardikaningsih; Nur Farida Adzawiyah; Rifda Arifa Sani; Didit Darmawan; Mila Hariani
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.7689

Abstract

Artikel ini mengembangkan pembahasan konseptual pemberdayaan guru, dengan fokus pada otonomi, kompetensi, dan konsekuensinya terhadap motivasi, inovasi, dan kepuasan kerja. Pemberdayaan guru dipahami sebagai alokasi wewenang pengambilan keputusan dan kebijaksanaan profesional secara sengaja dalam kerangka tanggung jawab dan dukungan yang jelas. Makalah ini pertama-tama memperjelas dimensi otonomi pengajaran, kurikuler, dan organisasi yang dapat diberikan kepada guru. Laporan ini kemudian mengeksplorasi bagaimana pemberdayaan memperkuat motivasi intrinsik, mendorong inovasi pedagogi, dan meningkatkan kepuasan kerja bila dikombinasikan dengan pengembangan kapasitas sistematis dan prosedur akuntabilitas yang adil. Perhatian diberikan pada peran kepemimpinan sekolah dalam merancang struktur, pola komunikasi, dan pengembangan profesional yang memungkinkan pemberdayaan yang bertanggung jawab daripada pendelegasian yang dangkal. Diskusi ini menyoroti perlunya pemberdayaan yang bertahap dan terdiferensiasi sesuai dengan kesiapan guru, dan kolaborasi kolegial untuk mencegah fragmentasi. Kerangka kerja yang diusulkan ini dimaksudkan sebagai acuan normatif bagi sekolah dan pengambil kebijakan yang berupaya menyelenggarakan pemberdayaan guru sebagai elemen integral dalam pengelolaan sumber daya manusia dan upaya peningkatan sekolah.
Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Pengajaran Al-Qur'an Berbasis Metode Qiro'ati di TPQ MI Roudlotul Islamiyah Wonoayu Sidoarjo Rifda Arifa Sani
Kawanad : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): March
Publisher : Yayasan Kawanad

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56347/kjpkm.v5i1.414

Abstract

This community service activity aims to optimize the role of students in teaching the Qur'an based on the Qiro'ati method at TPQ MI Roudlotul Islamiyah, Wonoayu, Sidoarjo, through the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The activity was conducted on February 14, 2026, involving direct participation of students from Universitas Sunan Giri Surabaya as teaching assistants. To address the declining enthusiasm observed among students, several interactive strategies were introduced, including question-and-answer evaluations, icebreakers, and reward-based quizzes, without altering the established Qiro'ati learning system. These strategies proved effective in reviving students' interest and active participation during lessons. In addition, the routine practice of tadarrus Al-Qur'an before class and the Majelis Mu'allimil Qur'an (MMQ) program served as key mechanisms for maintaining teachers' recitation quality and pedagogical competence. The findings suggest that combining the Qiro'ati method with varied interactive techniques can significantly enhance the learning atmosphere and student engagement in Qur'anic education at the elementary level.  
PEMBERDAYAAN CIVITAS AKADEMIKA DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BERSIH MELALUI KERJA SAMA KOLEKTIF Roidatus Shofiyah; Rifda Arifa Sani; Rahayu Mardikaningsih; Laili Mas Ulliyah Hasan; Yeni Vitrianingsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62668/sabangka.v5i01.2182

Abstract

This community service program aims to enhance awareness and active participation of the academic community at Sunan Giri University Surabaya in creating a clean, healthy, and sustainable campus environment through collective collaboration. The program was conducted from November to December 2025 by transforming unused vacant land within the campus area. The Asset-Based Community Development (ABCD) approach was employed, emphasizing the utilization of internal assets such as human resources, social capital, and physical environmental potential. Activities included socialization sessions, collective clean-up actions, reuse of waste materials, planting of ornamental and food crops, and strengthening solidarity through collaborative activities. The results indicate increased collective awareness of environmental cleanliness, strengthened shared responsibility, and the creation of green campus spaces that support a conducive learning environment. This program demonstrates a sustainable community engagement model that positions the campus as a living laboratory grounded in collaboration and environmental sustainability.