Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Interaksi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran PAI untuk Meningkatkan Motivasi Belajar: Studi Kasus di SMAN 1 Tenggarong Saskya Delsalsa; Lu’lu’ul Maknunah; Alya Desvita Salma; Rani Aulia; Intan Kurnia Wati; Mubarak
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i3.8428

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika interaksi antara guru dan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) serta pengaruhnya terhadap motivasi belajar siswa di SMAN 1 Tenggarong. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai proses komunikasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi yang terjalin antara guru dan siswa berlangsung cukup aktif, komunikatif, dan kondusif sehingga mampu menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman. Guru menerapkan berbagai metode pembelajaran seperti diskusi, tanya jawab, presentasi, serta penggunaan media pembelajaran yang membantu meningkatkan perhatian dan partisipasi siswa. Selain itu, guru berperan sebagai motivator dengan memberikan dorongan belajar, apresiasi, serta pendekatan yang ramah terhadap siswa. Motivasi belajar siswa terlihat dari meningkatnya keaktifan dalam bertanya, berdiskusi, dan mengikuti pembelajaran. Namun, masih terdapat beberapa hambatan, seperti rendahnya rasa percaya diri siswa, kurangnya minat belajar, serta keterbatasan media pembelajaran. Oleh karena itu, interaksi yang positif dan strategi pembelajaran yang variatif menjadi faktor penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada pembelajaran PAI.
Strategi Menghafal Berbasis Talkback pada Siswa Tunanetra di Sekolah Luar Biasa Tenggarong Maryam Maryam; Akhmad Riadi; Arbiah Arbiah; Ferdianur Ferdianur; Muhammad Amin Badali; M. Rafli Aditya; Intan kurnia Wati
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3503

Abstract

Strategi pembelajaran yang tepat memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan belajar siswa tunanetra, khususnya dalam kegiatan menghafal materi pelajaran. Salah satu pendekatan yang relevan dengan karakteristik siswa tunanetra adalah pemanfaatan teknologi berbasis suara, seperti aplikasi TalkBack. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi menghafal berbasis TalkBack serta mengkaji dampaknya terhadap kemampuan hafalan siswa tunanetra di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tenggarong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 5 siswa tunanetra dan 3 guru pendamping yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan aktif dalam penggunaan TalkBack. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi menghafal berbasis TalkBack mampu meningkatkan kemandirian belajar siswa sebesar 78%, memudahkan pengulangan materi dengan fleksibilitas waktu hingga 85%, serta membantu siswa memahami dan mengingat informasi secara lebih sistematis dengan tingkat retensi hafalan meningkat 62% dibandingkan metode konvensional. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan perangkat, perbedaan kemampuan awal siswa dalam mengoperasikan teknologi, dan kebutuhan pendampingan intensif pada fase awal implementasi. Melalui pemanfaatan TalkBack, penelitian ini mengonfirmasi bahwa teknologi asistensi berbasis audio dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dan inklusif bagi siswa tunanetra dalam kegiatan menghafal.