Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENYELESAIAN DELIK ADAT SELAGHIANMENURUT HUKUM ADAT DALAM PERATURANDESA PAGAR AGUNG, KABUPATEN SELUMA Amelia Suci Rahmadani; Tenti Ayu; Yulia Tri Wahyuni; Sindi Hadrian Afrisa; Mardhatillah
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 2 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/kq0avr73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan mekanisme penyelesaiandelik adat selaghian menurut hukum adat dalam Peraturan Desa Pagar Agung, KabupatenSeluma, implementasinya dalam masyarakat adat, serta dampaknya terhadap pemulihanhubungan sosial dan rasa keadilan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitianhukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengantokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat, serta studi terhadap Peraturan Desa tentangHukum Adat Desa Pagar Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian delik adatselaghian dilakukan melalui mekanisme musyawarah adat yang melibatkan perangkat desa,tokoh adat, serta keluarga para pihak, dengan sanksi berupa tanci (pembayaran adat) dalambentuk uang dan/atau kambing sikuak. Sanksi ditentukan berdasarkan status pelaku dankorban serta dampak sosial yang ditimbulkan. Implementasi Peraturan Desa berjalan efektifkarena didukung oleh legitimasi sosial dan kesadaran kolektif masyarakat. Penyelesaian iniberdampak positif terhadap pemulihan harmoni sosial, menjaga kehormatan keluarga, sertamenghadirkan keadilan restoratif yang kontekstual. Meskipun demikian, diperlukankoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menghindari tumpang tindih kewenangandengan hukum pidana nasional.Kata Kunci: selaghian, peraturan desa, masyarakat Serawai
ANALISIS PENYELESAIAN DELIK ADAT SELAGHIANMENURUT HUKUM ADAT DALAM PERATURANDESA PAGAR AGUNG, KABUPATEN SELUMA Amelia Suci Rahmadani; Tenti Ayu; Yulia Tri Wahyuni; Sindi Hadrian Afrisa; Mardhatillah
Keadilan : Jurnal Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang Vol 24 No 2 (2026): Keadilan
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/kq0avr73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan mekanisme penyelesaiandelik adat selaghian menurut hukum adat dalam Peraturan Desa Pagar Agung, KabupatenSeluma, implementasinya dalam masyarakat adat, serta dampaknya terhadap pemulihanhubungan sosial dan rasa keadilan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitianhukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara dengantokoh adat, pemerintah desa, dan masyarakat, serta studi terhadap Peraturan Desa tentangHukum Adat Desa Pagar Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian delik adatselaghian dilakukan melalui mekanisme musyawarah adat yang melibatkan perangkat desa,tokoh adat, serta keluarga para pihak, dengan sanksi berupa tanci (pembayaran adat) dalambentuk uang dan/atau kambing sikuak. Sanksi ditentukan berdasarkan status pelaku dankorban serta dampak sosial yang ditimbulkan. Implementasi Peraturan Desa berjalan efektifkarena didukung oleh legitimasi sosial dan kesadaran kolektif masyarakat. Penyelesaian iniberdampak positif terhadap pemulihan harmoni sosial, menjaga kehormatan keluarga, sertamenghadirkan keadilan restoratif yang kontekstual. Meskipun demikian, diperlukankoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menghindari tumpang tindih kewenangandengan hukum pidana nasional.Kata Kunci: selaghian, peraturan desa, masyarakat Serawai
Analisis Ketidakadilan Gender Dan Peran Hukum Sebagai Payung Perlindungan Dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender Ranah Pendidikan Yulia Tri Wahyuni; Dwi Putri Lestarika
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 2 (2024): September - Oktober
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/hq2vrq34

Abstract

ini membahas ketidakadilan gender dan peran hukum sebagai instrumen untuk mencapai kesetaraan gender di Indonesia. Ketidakadilan gender yang dihadapi perempuan meliputi subordinasi, marjinalisasi, beban ganda, stereotip negatif, dan kekerasan berbasis gender. Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan sejumlah regulasi, seperti Undang-Undang Ketenagakerjaan, UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga (PKDRT), dan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap perempuan dan langkah menuju kesetaraan gender sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pendekatan yuridis normatif dan studi literatur, artikel ini mengevaluasi efektivitas hukum dalam menangani ketidakadilan gender. Meskipun terdapat kemajuan dalam regulasi, tantangan dalam implementasi tetap ada. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman perlindungan hukum yang efektif dan solusi yang dapat mengurangi kesenjangan gender di masyarakat Indonesia.