Saeroji
Universitas Islam Nusantara Bandung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Islami Peserta Didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tebo Padriyah Krisnawardani; Saeroji; Hoerul Umam Amir; Ifah Khadijah
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v4i4.9513

Abstract

Pembentukan karakter Islami peserta didik menjadi salah satu fokus utama dalam penyelenggaraan pendidikan di era modern yang ditandai dengan perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan berbagai tantangan moral yang dihadapi generasi muda. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter peserta didik melalui proses pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Islami peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tebo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, dan peserta didik sebagai informan penelitian. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter Islami peserta didik dilaksanakan melalui keteladanan guru, pembiasaan religius, pembelajaran kontekstual, dan penguatan budaya madrasah. Guru berperan sebagai teladan dalam menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan kegiatan religius seperti tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, doa bersama, dan pembiasaan perilaku Islami menjadi sarana efektif dalam menanamkan karakter religius. Lingkungan madrasah yang kondusif dan religius turut mendukung terbentuknya sikap disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian sosial peserta didik. Keberhasilan pembentukan karakter Islami juga didukung oleh sinergi antara guru, kepala madrasah, dan orang tua peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang terintegrasi mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam membentuk karakter Islami peserta didik serta dapat dijadikan sebagai model penguatan pendidikan karakter di lingkungan madrasah.
STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA MIFTAHUL FALAH TELAGASARI KARAWANG Saeroji; Eliva Sukma Cipta; Fitriyani Kosasih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17887

Abstract

The development of students' moral character has become one of the primary goals of Islamic education, requiring effective leadership from the head of the madrasah to establish a conducive educational environment. This study aims to analyze the strategies implemented by the head of Madrasah Ibtidaiyah Swasta Miftahul Falah Telagasari Karawang in fostering students' akhlakul karimah. A qualitative approach employing a case study design was used to obtain an in-depth understanding of leadership practices in character development. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the interactive model of data condensation, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the head of the madrasah implemented several strategic approaches, including strengthening religious school culture, establishing habitual religious activities, promoting exemplary behavior among teachers and staff, enforcing educational discipline, organizing character-oriented extracurricular activities, and strengthening collaboration with parents. These strategies created a supportive learning environment that encouraged students to develop honesty, discipline, responsibility, politeness, social awareness, and religious commitment. Despite challenges arising from diverse family backgrounds, social influences, and the rapid development of digital technology, continuous evaluation and collaboration among school stakeholders contributed to the effectiveness of character development programs. The study concludes that the leadership strategies of the head of the madrasah play a significant role in fostering students' akhlakul karimah through systematic, consistent, and sustainable character-building practices integrated into all aspects of school life.
IMPLEMENTASI EDUKASI NILAI-NILAI ETIKA DAN MORAL PADA SISWA DI SD NEGERI 107/VIII GIRI PURNO Wiwik Dyah Aryani; Saeroji; Padriyah KrisnaWardani; Khodijah Rodiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17891

Abstract

Ethics and moral education plays an essential role in shaping students' character from an early age. However, technological advancements, changes in the social environment, and the limited awareness of some students in practicing discipline, responsibility, honesty, and politeness have become challenges in the implementation of character education in schools. This study aimed to describe the implementation of ethics and moral values education among students at SD Negeri 107/VIII Giri Purno. The study employed a qualitative approach using a descriptive research design. The research participants consisted of the principal, classroom teachers, Islamic Religious Education teachers, students, and parents selected through purposive sampling. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The trustworthiness of the data was ensured through source triangulation, technique triangulation, and member checking. The findings revealed that the implementation of ethics and moral values education was carried out through integration into classroom learning, school habituation programs, teachers' role modeling, religious activities, and collaboration between the school and parents. The values emphasized included honesty, discipline, responsibility, politeness, caring, tolerance, and cooperation. Although several challenges were identified, such as environmental influences, students' diverse characteristics, and the uncontrolled use of digital media, the school's habituation and character-building programs contributed positively to developing students into ethical, moral, and responsible individuals in their daily lives.