Mamlukah Mamlukah
Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Bhakti Husada Indonesia

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Analisis faktor yang berhubungan dengan hipertensi gestasional pada ibu hamil Enok Yulianingsih; Mamlukah Mamlukah; Esty Febriani
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1632

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi akibat kehamilan merupakan penyebab kematian ibu terbesar kedua di Indonesia. Di Puskesmas Nagreg, kasus hipertensi pada ibu hamil meningkat dari 170 kasus (2022) menjadi 189 kasus (2023). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hipertensi kronis pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Nagreg.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan 100 ibu hamil sebagai responden, diambil secara total sampling. Instrumen berupa wawancara dan kuesioner, dengan analisis univariat, bivariat (chi-square), dan multivariat (regresi logistik).Hasil: Ditemukan hubungan signifikan antara status gizi, riwayat penyakit kronis, umur, paritas, dan kunjungan ANC terhadap hipertensi kronis (p < 0,05). Riwayat penyakit kronis menjadi faktor dominan (p = 0,000; OR = 17,770; 95% CI: 5,091–62,022).Kesimpulan: Riwayat penyakit kronis merupakan faktor dominan penyebab hipertensi kronis pada ibu hamil. Pemeriksaan rutin dan gaya hidup sehat perlu diterapkan untuk menurunkan risiko hipertensi dan menjaga kesehatan ibu serta janin.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil Tety Rostanty; Mamlukah Mamlukah; Rossi Suparman
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1651

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan global yang memengaruhi 56 juta wanita, dan ibu hamil harus mengonsumsi setidaknya 90 tablet besi (Fe) selama kehamilan. Di Kabupaten Cirebon, prevalensi anemia pada 2022 adalah 7,17%, menurun menjadi 4,37% pada 2023, dengan 95,04% ibu hamil mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan konsumsi TTD pada ibu hamil di Puskesmas Talun Kabupaten Cirebon tahun 2024.Metode: Metode yang digunakan adalah analitik deskriptif dengan desain cross-sectional. Sampel sebanyak 100 ibu hamil diambil dengan simple random sampling, menggunakan wawancara dan kuesioner, dan dianalisis dengan distribusi frekuensi, uji chi-square, serta regresi logistik.Hasil: menunjukkan bahwa faktor umur, pendidikan, paritas, pendapatan keluarga, kuantitas ANC, dan dukungan keluarga berhubungan dengan kepatuhan, dengan dukungan keluarga sebagai faktor dominan (p-value = 0,003; OR = 7,618).Kesimpulan: Dukungan keluarga merupakan faktor paling dominan dalam kepatuhan konsumsi TTD ibu hamil.
Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 6-59 bulan Sofyan Sofyan; Susianto Susianto; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1686

Abstract

Latar Belakang: Wasting adalah kondisi ketika berat badan anak rendah dibandingkan dengan tinggi badannya. Tingginya Prevalensi wasting dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti penyakit infeksi, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, status ekonomi, jumlah anggota keluarga, pola asuh, riwayat imunisasi, dan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kaliwedi Kabupaten Cirebon 2024.Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik pengambilan sampel random sampling. Sampel berjumlah 200 responden. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dan regresi logistik.Hasil: Uji chi-square menunjukkan p-value <0,05 untuk variabel jenis kelamin, status penyakit diare, ISPA, imunisasi, riwayat pemberian ASI eksklusif, pendidikan ibu, dan pekerjaan ibu. Uji regresi logistik  menunjukkan riwayat pemberian ASI eksklusif sebagai faktor dominan dengan nilai Odds Ratio (OR) 71,869.Kesimpulan: Ada hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan kejadian wasting pada balita. Riwayat pemberian ASI eksklusif merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian wasting.
Evaluasi pelaksanaan fungsi manajemen standar pelayanan minimal (SPM) pada bidang kesehatan Warti Warti; Rossi Suparman; Mamlukah Mamlukah
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1695

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya pemahaman sumber daya manusia terhadap indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) menjadi tantangan utama dalam pencapaian target SPM di daerah. Faktor-faktor seperti perencanaan yang belum optimal, beban kerja tinggi, dan kurangnya pelatihan turut berkontribusi terhadap rendahnya capaian. Di Kabupaten Majalengka, capaian SPM tercatat sebesar 94,26%. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi kendala, tantangan, dan peluang dalam pelaksanaan fungsi manajemen SPM di bidang kesehatan.Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan metode evaluatif. Informan berjumlah 15 orang, terdiri dari informan utama dan triangulasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi.Hasil: Ditemukan kendala pada aspek input, yaitu kurangnya sumber daya manusia (man) dan keterbatasan anggaran (money). Pada aspek proses, perencanaan belum maksimal dan pelaksanaan masih menghadapi hambatan.Kesimpulan: Pelaksanaan SPM bidang kesehatan dipengaruhi oleh variabel man (manusia) dan perencanaan. Diperlukan monitoring dan evaluasi rutin oleh Dinas Kesehatan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan SPM.
Pengaruh murattal al-qur’an, musik klasik, tekanan darah dan proteinuria pada ibu hamil berisiko preeklampsia Wiwin Windiarsih; Mamlukah Mamlukah; Dwi Nastiti Iswarawanti
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1719

Abstract

Latar Belakang: Angka kematian ibu global pada 2023 mencapai 197 per 100.000 kelahiran hidup. Preeklampsia meningkatkan risiko hipertensi, stroke, dan tromboemboli. Kecemasan pada ibu hamil sering terjadi, sehingga terapi non-farmakologis seperti Murattal Al-Qur'an dan musik klasik digunakan untuk mengurangi kecemasan dan risiko preeklampsia. Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh Murattal Al-Qur'an dan musik klasik terhadap kecemasan, tekanan darah, dan proteinuria pada ibu hamil berisiko preeklampsia.Metode: Penelitian kuasi-eksperimental ini menggunakan desain dua kelompok pra dan pasca-tes, dengan 72 responden dari wilayah kerja Puskesmas Rajagaluh. Teknik sampling menggunakan cluster sampling dan analisis data dengan uji T.Hasil: Murattal Al-Qur’an berpengaruh signifikan terhadap kecemasan (p=0,000), tekanan darah sistolik (p=0,000), diastolik (p=0,000), dan proteinuria (p=0,007). Musik klasik juga berpengaruh signifikan terhadap kecemasan (p=0,000), tekanan darah sistolik (p=0,032), diastolik (p=0,006), dan proteinuria (p=0,005).Kesimpulan: Kedua terapi efektif menurunkan kecemasan, tekanan darah, dan proteinuria.
Faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 6-59 bulan di wilayah kerja uptd puskesmas bantarujeg 2024 Riske Vionita Andini; Mamlukah Mamlukah; Mala Tri Marliana; Russiska Russiska
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 2 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1720

Abstract

Latar Belakang: Stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis. Pada tahun 2024 kejadian stunting di Kabupaten Majalengka sebanyak 2.932 balita, kejadian stunting di wilayah Kecamatan Bantarujeg sebanyak 136 balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Bantarujeg 2024.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi adalah ibu yang memiliki balita stunting di wilayah Kecamatan Bantarujeg 2024 berjumlah 136 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Instrumen penelitian lembar checklist. Analisis data yaitu univariat dan bivariat dengan uji chi square.Hasil: Hasil menunjukkan yang berhubungan dengan kejadian stunting pada baita usia 6-59 bulan yaitu usia ibu (p value = 0,001), pendidikan ibu (p value = 0,005), status pekerjaan ibu (p value = 0,026), akses ke fasilitas pelayanan kesehatan (p value = 0,009).Kesimpulan: Usia, pendidikan, status pekerjaan ibu, dan akses ke fasilitas pelayanan kesehatan berhubungan dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bantarujeg 2024.