Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tawakal sebagai Prinsip Dasar Kehidupan Religius Ade Nurkhayati; Khoirunnisa Khoirunnisa; Moch. Mahdiyan Nasikhin; Siti Nurasih; Syifqoh Shafrina; Yusuf Maulana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.40321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep tawakal sebagai prinsip dasar dalam kehidupan religius seorang muslim. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber, seperti Al-Qur’an, hadis, buku, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa tawakal merupakan sikap berserah diri kepada Allah Swt. setelah melakukan usaha secara optimal. Tawakal tidak dimaknai sebagai sikap pasif, tetapi sebagai keseimbangan antara ikhtiar dan ketergantungan spiritual kepada Allah. Implementasi tawakal dalam kehidupan sehari-hari mampu membentuk pribadi yang sabar, optimis, bertanggung jawab, serta memiliki ketenangan jiwa dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. Dengan demikian, tawakal menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan religius yang harmonis.
Strategi Pengembangan Wisata Edukasi Berbasis Green House dalam Mendukung Ketahanan Pangan Desa Plumbon Muslimah Muslimah; Asyrof Rojabi; Evicha Nurul Izzah; Siti Komariah; Sri Ayu Lestari; Husnul Chotimah; Imroatuz Zahra; Ahmad Jamhari; Khoirunnisa Khoirunnisa; Yahya Yahya; Hendri Susanto; Salman Al Farisi; Nayla Izzatul Himmah; Inez Fatiatuz Zahwa; Dinda Fijriyah Asshofiyyah; Ismi Kurniasih
Abdimas Indonesian Journal Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.2094

Abstract

Developing local agricultural potential through educational tourism is an effort to optimize village resources while supporting community food security. Plumbon Village has Green House SuraFarm managed by a Village-Owned Enterprise (BUMDes), which has the potential to be developed as an agricultural-based educational tourism destination. This study aims to analyze the condition and potential of SuraFarm, formulate development strategies for Green House-based educational tourism, examine its role in supporting community food security, and identify supporting and inhibiting factors. A descriptive qualitative case study approach was applied, collecting data through field observations, semi-structured interviews with BUMDes managers, and documentation, analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña model. SuraFarm possesses initial capital including a 300 m² land area, commodity diversity (melons, papayas, kale, and fish), and institutional support from BUMDes. Development strategies include structuring cultivation into learning packages, integrating agriculture and aquaculture, strengthening BUMDes tourism management, providing scale-appropriate facilities, tailoring activities to target groups, and promoting via social media. Wisata edukasi contributes to food security by adding product value, broadening cultivation education, and generating additional revenue for production expansion. SuraFarm has strong potential to be developed gradually as a sustainable educational tourism destination that strengthens local food security.