Latar Belakang: Kemampuan understanding emotions merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial emosional anak usia dini. Kemampuan ini membantu anak mengenali, memahami, dan mengomunikasikan berbagai emosi yang dialami diri sendiri maupun orang lain. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman emosi anak usia dini masih memerlukan stimulasi yang optimal melalui media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Seiring perkembangan teknologi, media pembelajaran tidak hanya berbentuk konvensional, tetapi juga berkembang ke arah media digital berbasis aplikasi edukatif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai media pembelajaran yang digunakan dalam mengembangkan understanding emotions anak usia dini serta mengidentifikasi potensi pengembangan aplikasi edukatif digital berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian literatur. Data diperoleh dari artikel ilmiah terbitan 2021–2026 yang dikumpulkan melalui Google Scholar, Semantic Scholar, ResearchGate, dan jurnal resmi. Sebelas artikel terpilih dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh sintesis temuan penelitian. Hasil: Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran konvensional maupun digital efektif dalam mengembangkan understanding emotions anak usia dini. Media yang bersifat visual, interaktif, kontekstual, dan berbasis bermain membantu anak mengenali, memahami, serta mengekspresikan emosi. Aplikasi edukatif berbasis gamifikasi memiliki potensi besar sebagai inovasi pembelajaran sosial emosional yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kesimpulan: Studi literatur ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan understanding emotions memiliki karakteristik visual, interaktif, dan kontekstual. Temuan ini dapat menjadi dasar pengembangan aplikasi edukatif untuk mendukung pembelajaran sosial emosional anak usia dini.