Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Otoritas Barakka: Kepemimpinan Kiai di Pesantren Sulawesi Selatan dalam Tradisi Bugis Andy Andy; Akramun Nisa; Khaerunnisa Khaerunnisa; Sitti Nadirah; Ali Rahman
Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Vol 12, No 1 (2026): Jurnal SMaRT : Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/smart.v12i1.3987

Abstract

Pesantren in Indonesia have long demonstrated remarkable institutional resilience amid the pressures of modernization, yet the sources of this resilience remain inadequately theorized in conventional educational management literature. This study investigates how Barakka authority — a concept of divine blessing and moral legitimacy rooted in the Bugis-Islamic tradition of South Sulawesi — shapes and sustains the institutional resilience of Pondok Pesantren DDI Mangkoso. Employing Interpretive Phenomenological Analysis as both an epistemological foundation and methodological design, data were collected through in-depth interviews, three months of participatory observation, and institutional document analysis. Findings reveal that Barakka authority operates across five governance dimensions: human resource management framed through the principle of amanah, curriculum renewal through spiritually grounded ijtihad, financial trust rooted in the inherited institutional Barakka, digital transformation legitimized as wasilah, and strategic network expansion curated on the basis of shared Islamic values. These findings demonstrate that deep spiritual commitment and high institutional professionalism are not opposing forces but mutually reinforcing ones, when integrated through community-recognized Barakka-based leadership. This study proposes Barakka authority as a distinct construct that extends Weber's charismatic typology while offering an indigenous Islamic governance framework with broader implications for faith-based educational leadership beyond the Indonesian context.
Mukjizat Al-Qur’an (Suatu Kajian terhadap Bahasa dan Kandungannya) Akramun Nisa; St. Aisyah Abbas
Ash-Shahabah : Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Makassar (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59638/ash.v10i1.568

Abstract

I’jaz al-Qur’an, yaitu sesuatu yang luar biasa yang ada pada al-Qur’an yang melemahkan manusia untuk mendatangkan apa yang menyerupainya, yang mengandung unsur tantangan yang tidak akan dapat ditandingi dan didatangkan oleh Allah Swt. kepada para rasul-Nya sebagai bukti atas kebenaran risalah-nya. Pada dasarnya kemukjizatan al-Qur’an berpusat pada dua segi, yaitu; segi isi atau kandungan al-Qur’an dan segi bahasa al-Qur’an. I’jaz al-Qur’an bertujuan membuktikan bahwa al-Qur’an adalah benar-benar wahyu Allah Swt. bukan buatan malaikat Jibril dan bukan tulisan Nabi Muhammad Saw, dan Nabi Muhammad Saw. yang membawa mukjizat kitab al-Qur’an itu adalah benar-benar seorang nabi atau rasul Allah Swt. Serta bertujuan menunjukkan kelemahan mutu sastra dan bahasa manusia, karena terbukti tidak ada yang mampu mendatangkan kitab tandingan yang sama seperti al-Qur’an.