Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Platform Digital Bank Produk Desa sebagai Media Pemasaran dan Pelaporan Akuntansi Hijau bagi UMKM Karangpring Siska Aprilia Oktaviani; Candra Pramula Pinandita; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Ponti Primastuti Aulia Nugrahaeni
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v4i1.710

Abstract

UMKM di Desa Karangpring yang bergerak di sektor batik, bunga mawar, dan kopi menghadapi keterbatasan akses pasar dan rendahnya literasi digital. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan platform digital Bank Produk Desa sebagai media pemasaran dan pelaporan akuntansi hijau. Sebagai tindak lanjut dari penelitian pengembangan model Bank Produk Desa berbasis akuntansi hijau, tim pengabdian Politeknik Negeri Jember menyelenggarakan sosialisasi penggunaan platform digital www.bankprodukkarangpring.com kepada pelaku UMKM setempat. Kegiatan ini melibatkan 10 peserta pelaku UMKM utama desa dan dilaksanakan melalui demonstrasi langsung yang mencakup fitur etalase produk dan dashboard akuntansi hijau. Pemantauan dilakukan melalui observasi partisipatif selama kegiatan berlangsung dan analisis data aktivitas website pascasosialisasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dan mampu memahami fitur pemasaran produk, sementara fitur akuntansi hijau memerlukan pendampingan lanjutan karena berkaitan dengan literasi pencatatan lingkungan yang masih perlu ditingkatkan. Para pelaku UMKM berhasil mendaftarkan akun dan mulai menggunakan platform secara mandiri. Kegiatan ini menjadi Langkah awal strategis dalam membangun ekosistem digital UMKM desa yang berkelanjutan dan berpotensi membuka akses green financing bagi pelaku usaha lokal.
CARBON ACCOUNTING AS A FORM OF ENVIRONMENTAL ACCOUNTABILITY: A PHENOMENOLOGICAL STUDY ON THE RENEWABLE ENERGY COMPANY Candra Pramula Pinandita; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Eti Putranti
Worksheet : Jurnal Akuntansi Vol 5, No 3 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/wjs.v5i3.8779

Abstract

This research aims to analyze the practices and meanings of carbon accounting as a form of environmental accountability in renewable energy companies, with a phenomenological study on PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO). The background of the research is based on the increasing demand for transparency and environmental accountability amid the energy transition and national carbon emission reduction commitments. This research uses a qualitative approach with a phenomenological method within an interpretive paradigm. Research data were obtained thru the analysis of organizational documents such as sustainability reports, annual reports, and carbon emission management policies. The data analysis technique was conducted using Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) with a focus on the dimensions of noema, noesis, and intentionality. The research results show that carbon accounting at PGEO is realized thru the systematic disclosure of Scope 1, Scope 2, and Scope 3 emissions that align with international reporting standards. Structural analysis reveals that carbon reporting practices are interpreted as a strategic instrument in maintaining the legitimacy and credibility of the company amidst ESG and capital market pressures. Meanwhile, the analysis of intentionality shows that carbon accounting is not merely understood as an administrative formality, but as a substantial and data-driven form of environmental accountability. This study concludes that carbon accounting plays a crucial role in ensuring consistency between sustainability claims and the operational realities of renewable energy companies. These findings are expected to enrich the study of environmental accounting and encourage more transparent and responsible carbon reporting practices in the renewable energy sector.
Optimalisasi Pemasaran Produk Pangan BUMDes Lancar Jaya Melalui Pemanfaatan Media Digital Endro Sugiartono; Arisona Ahmad; Siska Aprilia Oktaviani; Candra Pramula Pinandita; Prillinaya Yudhistira; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Enrico Indra Budianto; Galih Dwi Premasanam
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10870

Abstract

BUMDes Lancar Jaya di Desa Seputih, Kabupaten Jember, memiliki potensi komoditas strategis berupa padi, jagung, dan kopi. Namun, optimalisasi potensi tersebut terhambat oleh pola pemasaran konvensional yang terbatas pada lingkup lokal serta minimnya kompetensi digital sumber daya manusia (SDM). Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memodernisasi sistem pemasaran BUMDes melalui transformasi digital guna memperluas akses pasar. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan pemetaan aset, perancangan sistem, dan peningkatan kompetensi. Hasil kegiatan ini mencakup tiga capaian utama. Pertama, tersedianya infrastruktur digital berupa website resmi yang berfungsi sebagai katalog produk terpusat dengan fitur integrasi WhatsApp untuk kemudahan transaksi. Kedua, peningkatan kompetensi teknis pengurus dalam manajemen operasional website dan penulisan promosi) dasar melalui pelatihan intensif. Ketiga, terbentuknya kemandirian operasional yang ditandai dengan standardisasi pelayanan pelanggan dan serah terima penuh hak akses pengelolaan sistem kepada pengurus. Program ini berhasil meletakkan fondasi digitalisasi yang memungkinkan BUMDes mengelola pemasaran secara mandiri dan berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas UMKM Trend Salon Dito Melalui Implementasi Laporan Keuangan dan Strategi Digital Marketing: Enhancing the Capacity of Trend Salon Dito MSMEs Through the Implementation of Financial Reports and Digital Marketing Strategies Candra Pramula Pinandita; Siska Aprilia Oktaviani; Sugeng Hartanto; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Prillinaya Yudhistira
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Terintegrasi Vol. 10 No. 1 (2025): December
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jindeks.v10i1.9105

Abstract

Pogram ini  bertujuan untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi oleh UMKM Trend Salon Dito, yaitu minimnya struktur pencatatan keuangan dan belum optimalnya pemanfaatan digital untuk pemasaran. UMKM ini berlokasi di JL Gajah Mada IV No 9, RT.03 RW.021, Kampung Kebon, Jember Kidul Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember, Kabupaten Jember, dan bergerak di bidang jasa salon. Metode palaksanaan Program mulai Survei lokasi dan koordinasi mitra pelaksanaan Program, Sosialisasi Praktik Pengelolaan Keuangan dalam Pemasaran Berkelanjutan, Pelatihan Praktik Manajemen Keuangan dalam Pemasaran Berkelanjutan, Monitoring dan evaluasi penggunaan prakik pertanian berkelanjutan. Hasil ini ditunjukkan dengan kemampuan mitra dalam menyusun Laporan Laba Rugi dan Laporan Arus Kas bulanan secara mandiri, menggantukan sistem pencatatan manual yang rentan terhadap kesalahan. Kemampuan ini menjadi landasan kuat bagi pemilik usaha untuk mengambil keputusan uang lebih informatif dan terukur. Dampak dari pelatihan ini terlihat langsung pada peningkatan aktivitas digital UMKM. Sebelum pelatihan, unggahan konten yang lebih profesional, informatif dan konsisten, berfokus pada portofolio hasil kerja dan promo musiman. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mencapai tujuan untuk meningkatkankapasitas operasional dan daya saing UMKM Trend Salon Dito. Keberhasilan mitra dalam mengadopsii dan melakukan praktik penyusunan laporan keuangan dengan Microsoft Excel dan implementasi strategi digital marketing menjadi indikator utama keberhasilan program ini.
The Influence of Work-Life Balance on Employee Performance at Yuofu Fa Steel Co., Ltd. Mohamad Al Bas; Candra Pramula Pinandita
Jurnal Ilmiah Fokus Ekonomi, Manajemen, Bisnis & Akuntansi (EMBA) Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : STIE PENA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34152/emba.v5i01.1481

Abstract

The issue of work-life balance is increasingly becoming a focal point in human resource management studies. This phenomenon arises along with the increasing demands of the working world for productivity, efficiency, and full engagement from employees, especially in heavy industry sectors such as steel manufacturing. It provides a theoretical contribution to the development of studies on work-life balance, particularly in the context of heavy manufacturing industries, which are still rarely the main focus. Practically, the results of this research serve as a source or benchmark for company management in formulating work policies that are more balanced and responsive to employee needs. This research employs a descriptive qualitative approach aimed at elaborating and deeply understanding the influence of work-life balance on employee performance at YUOFU FA STEEL CO., LTD. The research results indicate that work-life balance significantly influences employee performance at YUOFU FA STEEL CO., LTD. The imbalance between work demands and personal life has become the main issue felt by the majority of employees. This imbalance is primarily due to long working hours, an almost mandatory overtime system every day, and a lack of flexibility in work schedule arrangements. According to the results of in-depth interviews and direct observations, the majority of employees stated that they did not have enough time to rest, gather with family, or engage in other social activities. This condition significantly impacts physical and mental health, which ultimately reduces work quality, focus, and employee morale
Enhancing Sustainable MSMEs in Karangpring Village through Developing a Green Accounting-based Village Product Bank Model Siska Aprilia Oktaviani; Prillinaya Yudhistira; Candra Pramula Pinandita; Dwi Indriani Fidiastutik Wijaya; Ponti Primastuti Aulia Nugraheni
International Journal of Studies in Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 1 (2026): July
Publisher : P3M Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/ijossh.v3i1.6653

Abstract

Sustainable development requires a balance between economic, social, and environmental dimensions. Green accounting emerges as an approach that internalizes environmental impacts into economic practices. However, its implementation has largely been explored at the corporate level, while studies at the village and MSME institutional scale remain limited. This study focuses on Karangpring Village, Jember, which hosts three key MSME sectors (batik, rose farming, and coffee) but faces challenges such as limited capital, weak marketing capacity, and restricted market access. This research proposes a village product bank model based on green accounting as a collective institution that integrates production management, marketing, and environmentally conscious financial recording to address these issues. A descriptive qualitative approach is employed to explore socio-economic dynamics and the feasibility of green accounting adoption in MSMEs at the village level. The novelty of this research lies in: (1) developing a model for integrating green accounting within village-scale institutions; (2) formulating green accounting indicators tailored for MSMEs; and (3) fostering a collaborative ecosystem among MSME sectors that opens opportunities for linkage with green financing schemes. The proposed model is expected to serve as a replicable framework for other villages in strengthening inclusive and sustainable local economic governance.